Pendidikan Politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pada Masyarakat Kota Palembang Di Masa Pandemi

  • Hatta Azzuhri FISIP UIN Raden Fatah Palembang

Abstract

ABSTRACT   This  research  discusses  political  education  conducted  by  the  Regional Board of the  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Palembang on the Community in Palembang City during the Pandemic. The research data was collected through in-person interviews with several informants, namely the secretary and members of the Regional Governing Council of the Partai Keadilan Sejahtera. Data that can then be processed by using data collection, data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal.  The  theory  used  is  the  theory  of  Herman  Giescake,  in  this theory there are 4 notions: Bildungwissen, Orientirungwissen, Verhaltungswissen, Aktionswissen. The results of this study found a different concept from the usual activities because at this time the occurrence of a covid-19 pandemic makes political education carried out differently such as socialization education in the form of prevention and countermeasures of covid-19 and conducting political education activities through mass media, online or webinar activities, while indonesian love school activities are carried out with the aim of instilling political value to the community or   This activity is carried out in accordance with existing health protocols, as well as the creation of educational murals containing the educational values of nationalism and religion that indirectly educate the community, adolescents and even children around the world. Keywords: Political Education, Political Parties.   ABSTRAK     Penelitian ini membahas tentang pendidikan politik yang dilakukan oleh Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Palembang Pada Masyarakat Kota Palembang Di Masa Pandemi. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan beberapa informan yaitu sekretaris dan anggota Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Palembang. Data yang di dapat kemudian di olah dengan cara menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori Herman Giescake, dalam teori ini terdapat 4 pengertian : Bildungwissen,  Orientirungwissen,  Verhaltungswissen,  Aktionswissen. Hasil penelitian ini  ditemukan sebuah konsep yang berbeda dari kegiatan yang biasa dilakukan karena pada masa ini terjadinya sebuah pandemi covid-19 membuat pendidikan politik yang dilakukan pun berbeda seperti pendidikan  sosialisasi berupa pencegahan dan penanggulangan covid-19 serta melakukan kegiatan pendidikan politik melalui media massa, online atau kegiatan webinar, adapun kegiatan sekolah cinta indonesia yang dilakukan dengan tujuan menanamkan nilai politik kepada masyarakat atau pencerdasan politik kegiatan ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ada, serta pembuatan mural edukasi yang berisikan nilai- nilai edukasi nasionalisme dan religious yang secara tidak langsung mengedukasi masyarakat, remaja bahkan anak-anak sekitar. Kata Kunci : Pendidikan Politik, Partai Politik
Published
30-08-2022
How to Cite
Azzuhri, H. (2022). Pendidikan Politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pada Masyarakat Kota Palembang Di Masa Pandemi. Ampera: A Research Journal on Politics and Islamic Civilization, 3(03), 149-155. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/ampera.v3i03.13515