Ampera: A Research Journal on Politics and Islamic Civilization http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Ampera <p>Ampera: A Research Journal on Politics and Islamic Civilization <a href="http://u.lipi.go.id/1579227005">E ISSN 2720-9741</a>&nbsp;is open journal acces published by Department of Islamic Politic Faculty of Adab and Humanities Raden Fatah State Islamic University provides critical analyses of contemporary political phenomena and is the journal of record for the discipline of political science and islamic civilization reporting on research, teaching, and professional development.</p> Program Studi Politik Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang en-US Ampera: A Research Journal on Politics and Islamic Civilization 2720-9741 <p>Authors who publish with this journal agree to the following terms:</p> <ol> <li class="show">Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a&nbsp;<a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" target="_blank" rel="noopener">Creative Commons Attribution License</a>&nbsp;that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.</li> <li class="show">Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.</li> <li class="show">Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work</li> </ol> Pendidikan Politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pada Masyarakat Kota Palembang Di Masa Pandemi http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Ampera/article/view/13515 <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>This &nbsp;research &nbsp;discusses &nbsp;political &nbsp;education&nbsp; conducted &nbsp;by &nbsp;the &nbsp;Regional Board of the &nbsp;Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Palembang on the Community in Palembang City during the Pandemic. The research data was collected through in-person interviews with several informants, namely the secretary and members of the Regional Governing Council of the Partai Keadilan Sejahtera. Data that can then be processed by using data collection, data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. &nbsp;The &nbsp;theory&nbsp; used&nbsp; is &nbsp;the &nbsp;theory&nbsp; of&nbsp; Herman &nbsp;Giescake,&nbsp; in &nbsp;this theory there are 4 notions: Bildungwissen, Orientirungwissen, Verhaltungswissen, Aktionswissen. The results of this study found a different concept from the usual activities because at this time the occurrence of a covid-19 pandemic makes political education carried out differently such as socialization education in the form of prevention and countermeasures of covid-19 and conducting political education activities through mass media, online or webinar activities, while indonesian love school activities are carried out with the aim of instilling political value to the community or&nbsp;&nbsp; This activity is carried out in accordance with existing health protocols, as well as the creation of educational murals containing the educational values of nationalism and religion that indirectly educate the community, adolescents and even children around the world.</p> <p><strong>Keywords: Political Education, Political Parties.</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>Penelitian ini membahas tentang pendidikan politik yang dilakukan oleh Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Palembang Pada Masyarakat Kota Palembang Di Masa Pandemi. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan beberapa informan yaitu sekretaris dan anggota Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Palembang. Data yang di dapat kemudian di olah dengan cara menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori Herman Giescake, dalam teori ini terdapat 4 pengertian : Bildungwissen,&nbsp; Orientirungwissen, &nbsp;Verhaltungswissen, &nbsp;Aktionswissen. Hasil penelitian ini &nbsp;ditemukan sebuah konsep yang berbeda dari kegiatan yang biasa dilakukan karena pada masa ini terjadinya sebuah pandemi covid-19 membuat pendidikan politik yang dilakukan pun berbeda seperti pendidikan&nbsp; sosialisasi berupa pencegahan dan penanggulangan covid-19 serta melakukan kegiatan pendidikan politik melalui media massa, online atau kegiatan webinar, adapun kegiatan sekolah cinta indonesia yang dilakukan dengan tujuan menanamkan nilai politik kepada masyarakat atau pencerdasan politik kegiatan ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ada, serta pembuatan mural edukasi yang berisikan nilai- nilai edukasi nasionalisme dan religious yang secara tidak langsung mengedukasi masyarakat, remaja bahkan anak-anak sekitar.</p> <p><strong>Kata Kunci : Pendidikan Politik, Partai Politik</strong></p> Hatta Azzuhri ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-08-30 2022-08-30 3 03 149 155 10.19109/ampera.v3i03.13515 Efektifitas Program CSR Hidroponik Rakit Apung Terhadap Peningkatan Taraf Hidup Penerima Manfaat Program http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Ampera/article/view/13720 <p>A company, in implementing a CSR program, aims to meet the needs of the community as beneficiaries of the CSR program. However, in practice, the expected results are often not obtained so that the main objectives of the program are not achieved. <em>Program</em> <em>Hidroponik Rakit Apung</em> in Kelurahan Mariana and LPP Kelas II A Palembang aims to increase people's income through hydroponic vegetable agribusiness. But then another problem arose. Hydroponic installations that use &nbsp;&nbsp;&nbsp;pipes as planting media are quite expensive. Starting from seeds, installation of &nbsp;&nbsp;&nbsp;pipes, rockwool, planting media, nutrition, and so on. So that an innovation emerged, namely the application of <em>Hidroponik Rakit Apung</em> using styrofoam. This then raises the question of the effectiveness of its implementation in improving the living standards of program beneficiaries. This research found that the <em>Hidroponik Rakit Apung</em> community development program had an impact on the energy efficiency of 109.8 KwH, emission reduction of 0.97722 Ton Co2eq, water efficiency of 300 liters, and utilization of Non-B3 waste of 21.6 kg. If assessed from the economic side, the saving value from energy use efficiency is Rp. 734,391, and the saving value from water use efficiency is Rp. 6,840. Based on the results obtained, the replacement of hydroponic installations that originally used pipes, to later become floating rafts or used Styrofoam, is considered effective and can improve people's lives.</p> Sigit Irfan Hilmy Izmi Dwi Maharani Poetri Bella Adinda Putri ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-08-30 2022-08-30 3 03 156 164 10.19109/ampera.v3i03.13720 Persepsi Masyarakat Kota Palembang Terhadap Pembubaran FPI http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Ampera/article/view/12105 <p>Penelitian ini berangkat dari permasalahan 1) bagaimana persepsi masyarakat Kota Palembang terhadap pembubaran FPI? 2) Bagaimana sikap masyarakat Kota Palembang terhadap pembubaran FPI?. Data penelitian diambil dengan instrumen angket dimana penulis menyebarkan kuesioner melalui google form. Penyimpangan dari ideologi Pancasila dengan aksi yang dilakukan kepada Pemerintah dan pada akhirnya Pemerintah melakukan tindakan tegas atas organisasi yang dipimpin oleh Rizieq Syihab, sehingga pada tanggal 30 Desember 2020 Pemerintah secara resmi membubarkan FPI diseluruh Indonesia termasuk di Provinsi Sumatera Selatan, salah satu undang-undang yang dilanggar yaitu UU nomor 16 tahun 2017.<br>Berdasarkan kenyataan tersebut penulis ingin mengetahui persepsi masyarakat Kota Palembang terhadap pembubaran FPI, dimana FPI merupakan organisasi yang memainkan peran amar ma’ruf nafi munkar. Berdasarkan teori persepsi sosial yang bersif at selekt if , pemilihan persepsi yang bersif at selekt if mengingat persepsi masyarakat atas suatu objek yakni pembubaran ormas FPI. Dari hal tersebut penulis ingin melihat persepsi masyarakat terhadap keputusan Pemerintah yang membubarkan FPI.<br>Hasil penelitian ini menunjukkan dengan data yang diolah menggunakan SPSS yaitu Ada pengaruh persepsi masyarakat secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembubaran FPI. Dilihat dari hasil persepsi masyarakat gerakan yang dilakukan FPI mendominasi jawaban yang setuju dan kurang setuju, sedangkan pada variabel pembubaran FPI didapatkan distribusi jawaban yang mendominasi setuju dalam item pernyataan ke 4 bahwa Pembubaran FPI telah sesuai Undang- Undang yang berlaku dikarenakan Indonesia merupakan Negara yang memiliki beberapa Agama.</p> Ganeta Autaria Yazwardi Yazwardi Kiki Mikail ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-08-30 2022-08-30 3 03 165 173 10.19109/ampera.v3i03.12105 Politik Kebudayaan Zuriat Kiyai Marogan Dalam Mempertahankan Nilai-Nilai Budaya Di Pulau Kemaro http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Ampera/article/view/13480 <p>Kajian ini membahas tentang kebijakan budaya keturunan Kiyai Marogan dalam menjaga nilai-nilai budaya Pulau Kemaro sebagai bentuk pencegahan kepada pemerintah kota palembang yang ingin membangun kawasan tersebut. Tulisan ini juga menguraikan terkait politik pembangunan oleh pemerintah kota palembang yang akan dilakukan di pulau kemaro. Penelitian ini bertujuan untuk 1. Untuk mengetahui bentuk politik keturunan Kiyai Marogan yang mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada di Pulau Kemaro. 2. Mengkaji upaya Zuriat Kiyai Marogan dalam memelihara dan melestarikan budaya lokal Pulau Kemaro.</p> <p>Hasil .penelitian. ini menunjukkan bahwa keterlibatan zuriat kiyai marogan Dalam menjaga nilai budaya atau melestarikan kembali nilia-nilai kebudayaan di pulau kemaro supaya tidak terjadinya marjinalisasi pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah kota palembang yang hanya memutuskan kebijakan sepihak tanpa adanya koordinasi dengan masyarakat setempat dan pemilik tanah, maka orientasi sikap politik dari zuriyat Ki Marogan menunjukkan upaya-upaya dalam mempertahankan kebudayaan dengan Suatu cara yang menekankan hubungan lintas budaya dengan maksud bahwa keberadaan satu budaya harus memperhitungkan keberadaan budaya lain. Hal ini memunculkan ide-ide seperti kesetaraan, toleransi dan saling menghormati. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi mahasiswa khususnya program studi Politik Islam UIN Raden Fatah Palembang dan seluruh mahasiswa di Provinsi Sumatera Selatan.</p> Badas Sajiwa Mohammad Syawaludin Leo Andi Guna ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-08-30 2022-08-30 3 03 174 183 10.19109/ampera.v3i03.13480 Modal Politik Keterpilihan Evy Susanti Sebagai Anggota Legislatif Kota Prabumulih Periode 2019-2024 http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Ampera/article/view/13484 <p>Penelitian ini mengkaji tentang modal politik dan faktor pendorong serta penghambat keterpilihan Evy Susanti pada Pemilu Kota Prabumulih tahun 2019. Tulisan ini menguraikan Pengendalian modal yang menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi oleh perempuan yang terlibat dalam politik. Secara luas terdapat anggapan bahwa perempuan yang terjun ke politik berkorelasi dengan norma-norma tradisional. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dengan menggunakan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mengetahui modal politik keterpilihan Evy Susanti. 2. Untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat keterpilihan Evy Susanti.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Evy Susanti mampu mengelola modal politiknya. Modal politik Evy Susanti tersusun dari pengalaman poitik, dukungan penuh dari partai politik dan tim sukses yang terbentuk, motivasi yang besar dari diri Evy sendiri dan yang terakhir marketing politik yang dibentuk oleh Evy dengan pencitraan politk dan penggunaan media sosial. Dengan dukungan partai dan pengalaman politiknya ia mampu dan berhasil terpilih menjadi anggota legislatif Kota Prabumulih. Untuk faktor pendorong serta penghambat keterpilihan Evy adalah dukungan penuh dari partai politik. Di lanjutkan dengan penempatan dapil strategis dimana di dapil tersebut Evy Susanti sendiri sebelumnya sudah memiliki popualritas yang tinggi ditengah masyarakat dan yang terakhir kepemilikan nomor urut kecil yang juga memudahkan para pemilih untuk mengingat nomor urut pencalona&nbsp; Evy Susanti. Sedangkan Faktor Penghmbatnya adalah masih adanya budaya patriarki dan Proses seleksi dalam partai yang masih mengutamakan kader lama. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, pemerintah daerah, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Prodi Politik Islam Fakultas adab dan humaniora UIN RF Palembang dan pihak pemerintah sumatera Selatan Indonesia.</p> Erin Yunita Ahmad Syukri Muhammad Sirajuddin Fikri ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-08-30 2022-08-30 3 03 184 192 10.19109/ampera.v3i03.13484 Pengaruh Pimpinan LDII Dalam Memobilisasi Masa Pada Pemilihan Umum Legislatif 2019 di Kecamatan Sungai Lilin http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Ampera/article/view/13476 <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; This research is motivated by the involvement of the LDII leadership in Sungai Lilin with one of the legislative candidates to provide support or mobilize support that directs or influences the LDII Jama'ah in Sungai Lilin to elect these legislative candidates during the 2019 legislative elections. The purpose of this study is to determine the influence of LDII leaders in influencing and mobilizing the masses against the LDII group or Jama'ah during the legislative elections in Sungai Lilin District, Musi Banyuasin Regency. This study uses the mobilization participation theory of Samuel P. Huntington. This type of research used is descriptive research with a qualitative approach. The data collection method in this research is through interview and documentation techniques.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; The results of this study indicate that the practice of mobilization carried out by the leadership of the Sungai Lilin LDII branch with one of the legislative candidates who will provide assistance in the form of mosque renovations. The practice of mobilization carried out by LDII leaders has succeeded in influencing the LDII Jama'ah or Community by delivering it after the recitation or after worship. The background of the LDII group or congregation in Sungai Lilin in selecting candidates for legislative members itself is much influenced by the leadership of the LDII Sungai Lilin branch because it is based on equality and obedience to the leader.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Keywords : Mobilization, LDII, Legislative Elections</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterlibatan pimpinan LDII di Sungai Lilin dengan salah satu calon anggota legislatif untuk memberi dukungan atau mobilisasi dukungan yang mengarahkan atau mempengaruhi Jama’ah LDII di Sungai Lilin untuk memilih calon anggota legislatif tersebut saat pemilihan legislatif 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pimpinan LDII dalam mempengaruhi dan mobilisasi masa terhadap kelompok atau Jama’ah LDII pada saat pemilihan legislatif di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini menggunakan teori partisipasi mobilisasi dari Samuel P. Huntington. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui teknik wawancara dan dokumentasi.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa praktek Mobilisasi yang dilakukan oleh pimpinan cabang LDII Sungai Lilin dengan salah satu calon anggota legislatif yang akan memberikan bantuan berupa renovasi Masjid, Praktek Mobilisasi dukungan ini dilakukan secara persuasif dengan metode atau cara sembunyi-sembunyi. Praktek mobilisasi yang dilakukan oleh pimpinan LDII berhasil untuk mempengaruhi Jama’ah atau Masyarakat LDII dengan cara penyampaian setelah pengajian atau setelah beribadah. Latar belakang kelompok atau jamaah LDII di Sungai Lilin dalam memilih calon anggota legislatif sendiri banyak dipengaruhi oleh pimpinan cabang LDII Sungai Lilin karena atas dasar kesamaan dan kepatuhan terhadap pemimpin.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci : Mobilisasi, LDII, Pemilihan Umum Legislatif</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Reno Wahid Setiawan Nico Oktario Adytyas ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-08-30 2022-08-30 3 03 193 201 10.19109/ampera.v3i03.13476 Relasi Dukun Dalam Pemilihan Kepala Desa (Studi Kasus Pemilihan Kepala Desa Sawah Pada Tahun 2017) http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Ampera/article/view/12844 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini dilatar belakangi mengenai hubungan antara pemilihan kepala desa di sebuah daerah dengan kebudayaan yang terdapat di daerah tersebut dan dalam penelitian ini penulis melakukan di Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang pada kontestasi pemilihan kepada desa tahun 2017. Jika di jelaskan sedikit penelitian ini menguraikan hubungan anatara pemilihan kepada desa di Desa Sawah dengan tradisi masyarakat desa Sawah yang masih mempercayai akan keberadaan puyang. Adapun metode penelitian yang dilakukan penulis dalam penelitian ini adalah metode sosial dengan tujuan deskriptif. Dengan menggunakan jenis penilitian kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi narasumber yaitu dukun, kepala desa dan masyarakat desa Sawah. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini keberadaan dukun di desa Sawah merupakan hal yang masih di percayai oleh semua masyarakat. Pada pemilihan kepela desa tahun 2017 di desa Sawah, semua calon mendatangi dukun yang berbeda-beda. Terdapat 5 calon dalam pemilihan kepala desa Sawah di tahun 2017 yaitu Ahmad Tabrani, Mad Panjang, Melly, Mawok dan Les. Setiap para calon kepala desa memiliki guru spiritual (dukun) masing-masing yang mereka datangi ada yang di perlihatkan dan ada juga yang tidak diperlihatkan. Pada umumnya kegiatan yang dilakukan oleh para calon saat mendatangi dukun adalah meminta restu dan izin kepada puyang melalui bantuan dukun. Biasanya saat mendatangi dukun, calon kepala desa memiliki beberapa pertanyaan mengenai hal yang harus mereka lakukan supaya memenangkan pemilihan kepala desa dan menanyakan pendapat dukun seberapa besar peluang kemenangan calon kepala desa tersebut. Saat mengunjungi dukun, ada ritual khusus yang harus di lakukan oleh calon kepala desa yaitu melakukan menanak minyak tumit bidadari.</p> </div> </div> </div> Nanda Irawan Endang Rochmiatun ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-08-30 2022-08-30 3 03 202 213 10.19109/ampera.v3i03.12844