ANALISA KINERJA KEUANGAN BTM BINA MASYARAKAT UTAMA DI BANDAR LAMPUNG

Main Article Content

Ruslaini Ruslaini Moh. Fakhrurozi

Abstract

BTM Bina masyarakat utama (BiMU) is one of the businesses in the financial sector. The research methods used namely description and qualitative. The data based on the results of the study and annual reports of members. Economic business charityare one of the organizations' efforts for gaining of economy field goal, to ensure and to establish the religion of Islam in order to promote the economic conditions of the community, so the society can be prosperous that is blessed by God.
BMT BiMU Bandar Lampung services of  finance are dominated in the trade sector, it  reach out  80% of the 14,299 members and they are in traditional markets especially at productive businesses; BTM BiMU Bandar Lampung has not been able to fulfill the minimum needs of the liquidity in Eid holiday.Financial Performance of BTM BiMU as follows: Current ratio, leverage ratio, profitability ratio result, they  are not good enough.
Based on the financial performance over 2017, it can be seen that the current ratio is less than 100, the leverage ratio showed  that the value> 80 so that the debt still dominated  and ROA and ROE showed  that less than 1% , it indicates the lowest profit.
 
BTM Bina Masyarakat Utama (BiMU) merupakan salah satu amal usaha di bidang keuangan. Metode penelitian yang dipergunakan deskripsi dan kualitatif. Data yang diamblil berasal dari laporan tahunan saat Rapat Anggota Tahunan. Amal usaha ekonomi adalah salah satu usaha persyarikatan untuk mencapai maksud dan tujuan persyarikatan dibidang ekonomi,yakni menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam serta memakmurkan kondisi perekonomian masyarakat, sehingga terwujud masyarakat berpenghasilan yang diridlai Allah SWT.
Pelayanan pembiayaan BMT BiMU Bandar Lampung kepada pelaku usaha didominasi di sektor perdagangan mencapai 80 % dari 14.299 anggota dan berada di pasar-pasar tradisional terutama usaha yang produktif;BTM BiMU Bandar Lampung belum dapat memenuhi kebutuhan anggota secara maksimal terutama likuiditas di hari raya idul fitri.Kinerja keuangan BTM BiMU dilihat Current ratio, leverage ratio, profitabilitas ratio hasilnya kurang bagus.
Berdasarkan kinerja keuangan selama 2017 terlihat bahwa current ratio dibawah 100, leverage ratio menunjukkan nilai >80 menunjukkan bahwa hutang masih mendominasi dan ROA dan ROE menunjukkan dibawah 1 % menunjukkan keuntungan sangat rendah.

Article Details

How to Cite
Ruslaini, R., & Fakhrurozi, M. (2019). ANALISA KINERJA KEUANGAN BTM BINA MASYARAKAT UTAMA DI BANDAR LAMPUNG. I-Finance: A Research Journal on Islamic Finance, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.19109/ifinance.v4i2.2884
Section
Artikel

References

Ayi Sobarna. Konsep Pemberdayaan Ekonomi Bagi Masyarakat Miskin Perkotaan. Jurnal Mimbar VolumeXIXNo.3Juli–September2003:316–329. Universitas Islam Bandung.

Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung. 2017. Kota Bandar Lampung Dalam Angka 2016.

Fikma, Bram. 2013. Amal Usaha Ekonomi Muhammadiyah. http://bramfikma.blogspot.co.id/2013/03/amal-usaha-ekonomi-muhammadiyah.html Jumat, 29 Maret 2013 Diakses tgl 27 Juni 2016 jam 12:01

Ghony, M. Djunaidi dan Almanshur, Fauzan. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

http://btmbimu.id

Idrus, Muhammad. 2007. Metode Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial (pendekatan Kualitatif & Kuantitatif, Yogyakarta: UII Press.

Kurniawati, Dwi Pratiwi; Supriyono, Bambang dan Hanafi, Imam. 2013. Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Usaha Ekonomi (Studipada Badan PemberdayaanMasyarakat Kota Mojokerto). JurnalAdministrasi Publik(JAP),Vol.I,No.4,Hal9-14. Malang : Universitas Brawijaya.

Manurung,Laurensius. 2010. Strategi dan inovasi model bisnis meningkatkan kinerja usaha: studi empiris industry penerbangan Indonesia.Jakarta : Elex Media Komputindo.

Mardikanto, Totok dan Soebianto, Poerwoko. 2015. Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung : Alfabeta.

Muhammad, Jamaluddin. Macam-macam amal usaha Muhammadiyah, 2013 http://www.belajarnya.com/2016/06/macam-macam-amal-usahamuhammadiyah.html#more

Rahadi, Dedi Rianto. (2010). Manajemen Kinerja Sumber Daya Manuasia. Malang: Tunggal Mandiri Publishing.

Simanjuntak, Payaman. 2005. Evaluasi kinerja. Informasi Hukum Vol. 2 Tahun VII, 2005. http://membangun-sdm.blogspot.co.id/2008/10/evaluasi-kinerja.html Diakses 27 Juni 2017 20:01 WIB

Sumodiningrat,Gunawan.(1999).Pemberdayaan MasyarakatdanJaringPengamananSosial.Yogyakarta: GhaliaIndonesia.

Suryawan, Nasrul wahyu. 2013. Program organisasi Muhammadiyah dalam membangun Nilai Toleransi sebagai upaya menghadapi perbedaan paham pada masyarakat di Kabupaten Ponorogo, Jurnal Pendidikan kewarganegaraan Universitas Negeri Malang, vol 2, No. 1, 2013.
http://jurnal-online.um.ac.id/data/artikel/artikelD4EDB98236A38C670118AE52C23F525D.pdf
Diakses 27 Juni 2017 20:20 WIB

Ruslan, Ismail. 2012. Pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis masjid di Pontianak. Jurnal Khatulistiwa – Journal OfIslamic Studies, Volume2 Nomor 1Maret 2012. STAIN Pontianak

Ridwan, Mochamad (2012). Penguatan ekonomi masyarakat berbasis kelompok. JurnalEkonomiPembangunan Volume13, Nomor2,Desember2012, hlm.207-217. Universitas Bengkulu.

Wayan Siti, dkk. 2011. Pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis masyarakat adat di kecamatan Bebanden kabupaten Karangasem, Bali. Majalah AplikasiIpteksNgayah,2(2),2011,78-88. Universitas Udayana

Zamzami, Lucky. 2011. PemberdayaanEkonomiMasyarakatPesisir diNagariAmpiangPerak,SumateraBarat. Jurnal Mimbar,Vol.XXVII,No.1(Juni2011):113-125. Universitas Islam Bandung.

Hasil wawancara, Kepengurusan BTM BiMu, disampaikan oleh Dhia fadila staf personalia pada wawancara terpimpin, tanggal 22 maret 2018

Hasil wawancara tentang, Segmentasi pelayanan anggota BTM BiMU, yang di sampaikan oleh Sumarna pada wawancara dengan Kabag IT, tangggal 26 Juni 2018

Hasil wawancara tentang, Bidang usaha anggota BTM BiMU, yang di sampaikan oleh Ahsanal Huda pada wawancara Direktur SDI & Pengembangan Bisnis, tanggal26 juni 2018

Laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) BTM BiMU Bandar Lampung 2012-2017, yang diolah kembali