Modifikasi Katalis Dolomit dengan Abu Layang Leaching dan Non-leaching

Ratna Ediati, Siti Rodiah

Abstract


Dewasa ini, katalis tidak hanya dapat dibuat dari bahan-bahan kimia di laboratorium, tetapi katalis juga dapat dibuat dari bahan alam dan limbah, seperti dolomit (Aransiola et al., 2014). Sifat katalitik dari bahan alam dapat diaktifkan dengan perlakuan kalsinasi atau menambahkan bahan alam lain sebagai material pendukung. Persentasi massa dan perlakuan pada material pendukung dapat mempengaruhi aktivitas katalis. Abu layang merupakan material pendukung yang mengandung SiO2 dan Al2O3 yang tinggi (Chakraborty et al., 2010 and Jain et al., 2011). Pada penelitian telah dibuat katalis dolomit yang didispersi dengan abu layang melalui metode impregnasi basah menggunakan abu layang leaching dan non-leaching dengan persentase massa dolomit 100%, 75%, dan 50%. Katalis dikarakterisasi menggunakan Difraksi sinar-X dan spektroskopi FTIR.

Keywords


abu layang; bahan alam; dolomit; katalis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Alkimia by http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/alkimia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.