Pengaruh Temperatur terhadap Persentase Yield pada Proses Perengkahan Katalitik Sampah Plastik menjadi Bahan Bakar Cair

  • Nurul Kholidah Fakultas Sains dan Teknologi, Program Studi Kimia, Universitas Islam Negeri

Abstract

Peningkatan konsumsi energi dan peningkatan timbulan sampah plastik merupakan dua permasalahan besar yang muncul seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk. Salah satu jenis sampah plastik polystyrene yang dapat diolah menjadi bahan bakar cair dengan proses perengkahan adalah styrofoam. Pada penelitian ini, proses perengkahan sampah plastik polystyrene dilakukan dengan proses perengkahan katalitik dengan menggunakan katalis Al2O3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur terhadap persentase yield produk dan karakteristik produk yang dihasilkan dari proses perengkahan katalitik sampah plastik polystyrene menggunakan katalis Aluminium Oksida. Proses perengkahan katalitik dilakukan didalam reaktor jenis fixed bed, dimana proses berlangsung pada suhu 150 oC, 200 oC, 250 oC dan 300 oC dengan waktu perengkahan 60 menit dan berat katalis 6% dari berat styrofoam yaitu 250 gram. Dari hasil penelitian diperoleh persentase yield cairan tertinggi sebesar 17,0% pada temperatur 250 oC, sedangkan karakteristik bahan bakar cair yang mendekati karakteristik gasoline yaitu pada temperature 250 oC, lama waktu perengkahan 60 menit dan berat katalis 6%, dimana masing-masing diperoleh nilai densitas sebesar 0.763 g/mL, specific gravity sebesar 0.778 dan oAPI gravity sebesar 50.2. Untuk bahan bakar cair yang diperoleh dari hasil perengkahan polystyrene pada suhu 150 oC, 200 oC dan 300 oC masih berada dalam rentang toleransi karakteristik bensin. Bahan bakar cair yang dihasilkan dari proses perengkahan katalitik dianalisa menggunakan alat GC-MS, dimana hasil analisa menunjukkan bahwa bahan bakar cair tersebut termasuk kedalam fraksi bensin.
Published
29-06-2018
Section
Articles