ALKIMIA : Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/alkimia <p>ALKIMIA : <span lang="en">Journals of chemistry and applied science</span> with number of E-ISSN: 2580-9881 and P-ISSN: 2580-9873 is a journal of chemistry that publishes research results related to the findings in the field of organic chemistry, inorganic, physical, analytical, biochemical and other as a problem solving in the field of environment, energy, and food. ALKIMIA is published twice a year in February and August, by chemistry science and technology faculty of UIN Raden Fatah Palembang. The editors are happy to invite researchers to publish their research results at Journal ALKIMIA. The Open Journal System (OJS) has been applied to all processes in this journal. Therefore, the author is required to register and submit the manuscript online.</p> FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN RADEN FATAH PALEMBANG en-US ALKIMIA : Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan <ol><li>The author saves the copyright and gives the journal simultaneously with the license  under Creative Commons Attribution License which permits other people to share the work by stating that it is firstly published in this journal.</li><li>The author can post their work in an institutional repository or publish it in a book by by stating that it is firstly published in this journal.</li><li>The author is allowed to post their work online (for instance, in an institutional repository or their own website) before and during the process of delivery. (see Open Access Effect).</li></ol> Daur Ulang Limbah Cair CPO Menjadi Sabun Cuci http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/alkimia/article/view/1324 Kelapa sawit adalah salah satu tanaman penghasil minyak nabati yang sangat penting. Semakin banyaknya proses pengolahan minyak kelapa sawit menyebabkan jumlah limbah yang dihasilkan akan semakin meningkat juga. Limbah cair dari hasil pengolahan minyak kelapa sawit terdapat kandungan organik cukup tinggi. Melalui penelitian ini dilakukan pemanfaatan limbah (waste re-use) dengan menjadikan limbah CPO sebagai bahan baku dalam pembuatan sabun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sabun. Parameter analisis mutu sabun meliputi kadar air, alkali bebas, lemak tak tersabunkan, minyak dan bilangan penyabunan. Dilakukan juga pengukuran pH, konduktivitas dan tegangan permukaan menggunakan pHmeter, konduktometer dan metode plat. Hasil penelitian yang diperoleh, sabun memiliki karakteristik: kadar air 21,9779%(b/b), alkali bebas 0,7443%(b/v), lemak tak tersabunkan 3,8438%(b/v), kadar minyak 9,2856%(b/b) dan bilangan penyabunan 89,7549 (mg KOH/g minyak). Konsentrasi optimum sabun adalah 4,5 %(b/v), dengan selisih tegangan permukaan sebesar 0,01092 dyne/cm. PH optimum sabun sebesar 12,62 dan konduktivitas optimum sabun sebesar 18,28-1m-1. Ady Mara Yeni Agustin ##submission.copyrightStatement## 2017-08-01 2017-08-01 1 1 1 9 Sintesis Mg(OH)2 dari Bittern Menggunakan Metode Elektrokimia http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/alkimia/article/view/1325 Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan Mg(OH)2 dari bittern menggunakan metode elektrokimia, dengan menitik beratkan pada kajian pengaruh potensial terhadap rendemen dan kemurnian Mg(OH)2 yang dihasilkan. Proses elektrokimia dilakukan menggunakan sel elektrolisis 2-kompartemen, dihubungkan dengan jembatan garam berupa suspensi NaCl dalam gelatin. Proses elektrolisis dilakukan dengan elektroda nikel sebagai katoda dan elektroda karbon sebagai anoda selama 10 jam dengan variasi potensial 10, 14, 18, dan 22 volt. Hasil yang didapatkan menunjukkan Mg(OH)2 yang dihasilkan dari elektrolisis bittern memiliki kemurnian 81.73 % dengan komponen pengotor NaCl dan CaCO3. Hanif Amrulloh Wasinton Simanjuntak Rudy T M Situmeang ##submission.copyrightStatement## 2017-08-01 2017-08-01 1 1 10 15 Pengembangan LKPD Berbasis Berpikir Kritis Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan pada Mata Pelajaran Kimia di SMA http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/alkimia/article/view/1326 Telah berhasil dikembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis berpikir kritis pada mata pelajaran kimia materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Rowntree. Teknik pengumpulan data berupa lembar validasi untuk data kevalidan, lembar angket untuk data kepraktisan, tes untuk data keefektifan dan tingkat berpikir kritis peserta didik, dan observasi untuk mengetahui aktivitas berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu: perencanaan, pengembangan, dan evaluasi. Pada tahap evaluasi menggunakan model evaluasi formatif Tessmer yang terdiri dari: self evaluation, expert review untuk menyatakan kevalidan LKPD yang dikembangkan layak untuk diujicoba, one-to-one evaluation dan small group untuk menilai kepraktisan LKPD dimana diperoleh hasil angket peserta didik terhadap LKPD sebesar 85,94% dengan kategori sangat praktis, dan field test untuk menilai keefektifan penggunaan LKPD. Hasil tes N-Gain menunjukkan LKPD yang dikembangkan memiliki rerata di atas 0,3 dan di bawah 0,7 sebesar 82,5% dalam kategori sedang yang menunjukkan LKPD efektif penggunaannya dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Fuad Abd.Rachman Riska Ahsanunnisa Effendi Nawawi ##submission.copyrightStatement## 2017-08-01 2017-08-01 1 1 16 25 Studi Perbandingan Sintesis dan Karakterisasi Dua Senyawa Organotimah(IV) 3-Hidroksibenzoat http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/alkimia/article/view/1327 Senyawa organotimah(IV) karboksilat dan semua turunannya menunjukan aktivitas biologi sangat kuat dan dikenal memiliki aktivitas penghambatan yang tinggi bahkan pada konsentrasi yang sangat rendah sehingga golongan senyawa ini sangat menarik untuk terus dipelajari. Melanjutkan keberhasilan dalam sintesis senyawa organotimah(IV) karboksilat pada beberapa penelitian sebelumnya, dalam makalah ini kami laporkan hasil sintesis senyawa difeniltimah(IV) di-(3-hidroksibenzoat) dan trifeniltimah(IV) 3-hidroksibenzoat dari bahan awal senyawa difeniltimah(IV) oksida dan trifeniltimah(IV) hidroksida dengan ligan asam 3-hidroksibenzoat . Senyawa hasil sintesis dikarakterisasi dengan beberapa teknik spektroskopi dan mikroanalisis unsur. Hasil analisis menunjukan kedua senyawa hasil sintesis memiliki kemurnian yang baik dengan waktu refluks 4 jam dan nilai persen rendemen berturut-turut 92,66% dan 88,60%. Sutopo Hadi Hapin Afriyani ##submission.copyrightStatement## 2017-08-01 2017-08-01 1 1 26 31 Modifikasi Katalis Dolomit dengan Abu Layang Leaching dan Non-leaching http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/alkimia/article/view/1328 Dewasa ini, katalis tidak hanya dapat dibuat dari bahan-bahan kimia di laboratorium, tetapi katalis juga dapat dibuat dari bahan alam dan limbah, seperti dolomit (Aransiola et al., 2014). Sifat katalitik dari bahan alam dapat diaktifkan dengan perlakuan kalsinasi atau menambahkan bahan alam lain sebagai material pendukung. Persentasi massa dan perlakuan pada material pendukung dapat mempengaruhi aktivitas katalis. Abu layang merupakan material pendukung yang mengandung SiO2 dan Al2O3 yang tinggi (Chakraborty et al., 2010 and Jain et al., 2011). Pada penelitian telah dibuat katalis dolomit yang didispersi dengan abu layang melalui metode impregnasi basah menggunakan abu layang leaching dan non-leaching dengan persentase massa dolomit 100%, 75%, dan 50%. Katalis dikarakterisasi menggunakan Difraksi sinar-X dan spektroskopi FTIR. Ratna Ediati Siti Rodiah ##submission.copyrightStatement## 2017-08-01 2017-08-01 1 1 32 36 Analisa Konsumsi Penggunaan Bahan Bakar Campuran Biodiesel Jarak Pagar dan Solar pada Boiler http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/alkimia/article/view/1329 Kebijakan energi nasional yaitu dengan dikeluarkannya Perpres No.5 Tahun 2006 dan telah dikuatkan dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri ESDM No. 12 Tahun 2015 dimana penggunaan biodiesel di tahun 2025 dapat mencapai 30 % dari kebutuhan yang ada baik dari sektor transportasi, rumah tangga maupun industri sehingga menuntut untuk dapat segera direalisasikan. Penggunaan bahan bakar biodiesel telah digunakan di transportasi sedangkan penggunaan bahan bakar di industri khususnya boiler sampai saat ini belum terpublikasi. Dimana boiler merupakan peralatan industri yang sangat menentukan dalam proses industri, terutama pada industri kimia, pupuk &amp; petrokimia, oil &amp; gas, manufaktur lainnya. Penelitian menggunakan bahan bakar campuran biodiesel dari jarak pagar yang disubstitusi kedalam solar sebagai bahan bakar boiler dan dianalisa dari pertama kali boiler dihidupkan hingga mencapai kondisi steady state yaitu kondisi dimana steam sudah tidak mengandung uap air lagi. Penelitian ini penting dilakukan karena berhubungan erat dengan besarnya jumlah konsumsi bahan bakar dalam produksi steam yang dihasilkan. Hasil pembakaran di boiler dilihat dari uap saturated steam yang dihasilkan dan tekanan steamserta parameter uji yang diukur/analisa adalah konsumsi bahan bakar (%V) dengan rasio campuran bahan bakar antara solar dan biodiesel jarak pagar (B5,B10,B15,B20). Penelitian terhadap campuran bahan bakar antara solar dan biodesel jarak pagar (B5,B10,B15,B20) pada keadaan steady state memberikan hasil bahwa konsumsi bahan bakar campuran biodiesel dan solar tidak jauh berbeda. Mariyamah Mariyamah ##submission.copyrightStatement## 2017-08-01 2017-08-01 1 1 37 42 Pemodelan dan Analisis QSAR Turunan Aminosulfenil Metilkarbamat sebagai Insektisida menggunakan Metode Semiempirik Austin Model 1 http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/alkimia/article/view/1330 Telah diteliti pemodelan insektisida turunan aminosulfenil metilkarbamat berdasarkan model QSAR (Quantitative Structure Activity Relationship). Senyawa turunan aminosulfenil metilkarbamat dan data aktivitas inhibitor asetilkolinesterasenya diperoleh dari literatur. Perhitungan deskriptor elektronik, polaritas dan pemodelan struktur senyawa turunan aminosulfenil metilkarbamat dilakukan dengan metode semiempirik Austin Model 1 (AM1). Analisis QSAR dilakukan dengan analisis regresi multilinier untuk memperoleh persamaan QSAR terbaik untuk memprediksi aktivitas inhibitor asetilkolinesterase pada serangga dan mamalia, persamaan tersebut adalah: Serangga Log LD50 = 28,655 + 409,682 qC2 + 111,990 qO4 – 68,932 qC5 + 79,603 qC9 + 36,628 qO12 + 14,228 qO15 + 18,116 qC16 – 15,488 qS17 + 5,022 qN18 – 0,105 dipol – 0,044 Log P + 0,054 Polarisabilitas (n= 43, R= 0,928, SD= 0,176, Fhitung/Ftabel= 6,865, PRESS= 0,242) Mamalia Log LD50 = 6,984 + 28,671 qO15 - 6,986 qN18 - 0,091 dipol -0,180 Log P + 0,053 Polarisabilitas (n = 13, R = 0,977, SD = 0,042, Fhitung/Ftabel= 7,326, PRESS = 0,006) Berdasarkan model diatas, dirancang senyawa insektisida baru turunan aminosulfenil metilkarbamat dengan aktivitas inhibitor asetilkolinesterase yang tinggi terhadap serangga tapi rendah terhadap mamalia. Senyawa yang tersubstitusi ganda dengan kurkumin dan – (CH2)2COOC2H5 yaitu etil 3-((((((2,2- dimetil-2,3-dihidrobenzofuran-7-il)oksi)karbonil) (metil)amino)tio) ((4-((1E,6E)-7-(4–hidroksi-3-metoksifenil)- 3,5- dioksohepta- 1,6-dien-1il) -2-metoksifenoksi) metil)amino) propanoat memiliki aktivitas inhibitor asetilkolinesterase yang tinggi terhadap serangga (LD50=0,71 µg/g) dan aktivitas inhibitor asetilkolinesterase yang rendah terhadap mamalia (LD50=20.769,86 g/kg). Senyawa ini direkomendasikan untuk disintesis di laboratorium sebagai senyawa insektisida baru. Dwi Siswanta Gerry Nugraha ##submission.copyrightStatement## 2017-08-01 2017-08-01 1 1 43 49