ACADEMIC SUPERVISION OF THE HEAD OF THE MADRASAH IN INCREASING THE PEDAGOGIC COMPETENCE OF MTS TEACHERS AL-KHOIRIYAH BANYUASIN

Main Article Content

Yopi Sumarlin Fuad Abdurrahman Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah

Abstract

The teacher's pedagogic competence can develop well, and it is necessary to have supervision designed and implemented by the head of the madrasa. From the implementation of academic supervision, some factors can later support these activities and inhibiting factors. This type of research is classified as qualitative research. The aim is to examine and analyze how the supervision of the madrasah principal in the development of teacher pedagogic competence. The approach used in this research is a case study approach, with data collected by observation, interviews, and documentation studies. The results of this study concluded that academic supervision was carried out through three stages, namely the planning, implementation, and evaluation processes. The development of pedagogic competence for all ten teachers at MTs al-Khoiriyah Banyuasin is carried out by supervising the learning process in the classroom, helping to solve problems faced by teachers, improving infrastructure, and creating good communication and providing motivation. Supervision of madrasah principals is related to the pedagogic competence of teachers because supervision will form the ability of capable and professional teachers to implement learning.

Article Details

How to Cite
Sumarlin, Y., Abdurrahman, F., & Abdurrahmansyah, A. (2022). ACADEMIC SUPERVISION OF THE HEAD OF THE MADRASAH IN INCREASING THE PEDAGOGIC COMPETENCE OF MTS TEACHERS AL-KHOIRIYAH BANYUASIN. Conciencia, 22(1), 49-66. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/conciencia.v22i1.13635
Section
Original Reserach Article

References

Aedi, N. (2014). Pengawasan Pendidikan: Tinjauan Teori dan Praktik. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik.
Asf, J., & Mustofa, S. (2013). Supervisi Pendidikan: Terobosan Baru dalam Peningkatan Kinerja Pengawas Sekolah dan Guru. Yogyakarta: Ar Ruzz Media.
Asmani, J. M. (2012). Tips efektif supervisi pendidikan sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Banani, M. T. (2017). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kompetensi guru dalam mewujudkan efektivitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan UNIGA, 11(1), 67–76.
Berliani, T. (2017). Implementasi Supervisi oleh Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru. JMSP (Jurnal Manajemen Dan Supervisi Pendidikan), 1(3), 218–226.
Budiastuti, P., Soenarto, S., Muchlas, M., & Ramndani, H. W. (2021). Analisis Tujuan Pembelajaran Dengan Kompetensi Dasar Pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Dasar Listrik Dan Elektronika Di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Edukasi Elektro, 5(1), 39–48.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.
Danim, S. (2008). Kinerja staf dan Organisasi.
Dimhari, A. (2022). Implementasi Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, Dan Pengawas Sekolah Di Smpn 3 Doplang Kabupaten Blora. JI@ P, 11(1).
Hartatiek, L. (2018). Penerapan Supervisi Akademik Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Mengelola Kegiatan Belajar Mengajar Berbasis Paikem Di Sd Negeri 2 Grobogan, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Jurnal Mitra Swara Ganesha, 5(1).
Jonathan, S. (2006). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Graha Ilmu.
Kasiram, M. (2010). Metodologi penelitian: Refeleksi pengembangan pemahaman dan penguasaan metodologi penelitian. UIN-Maliki Press.
Miles, M. (1994). Huberman. Qualitative data analysis (an expanded sourcebook). London: Sage.
Moleong, L. J. (2007). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasional, D. P. (2013). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 32 Tahun 2013 Perubahan Atas PP No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional.
Neagley, R. L., & Evans, N. D. (1980). Handbook for effective supervision of instruction. Prentice Hall.
Nomor, U.-U. (14 C.E.). tahun 2005 tentang Dosen dan Dosen. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor.
Purwanto, M. N. (2019). Prinsip-prinsip dan teknik evaluasi pengajaran.
Putra, S. R. (2013). Desain evaluasi belajar berbasis kinerja. Yogyakarta: Diva.
Sadulloh, U. (2010). dkk, Pedagogik (Ilmu Mendidik). Bandung: CV. Alfabeta.
Sagala, S. (2009). Administrasi pendidikan kontemporer.
Sari, K., & Bogdan, R. (1992). Qualitative research for education: An introduction to theory and methods.
Sugiyono. (2016). Memahami penelitian kualitatif.
Supriyono, A. I., & Imron Arifin, K. (n.d.). Integrated participative team based instructional supervision management At middle schools in Blitar, East Java, Indonesia: A multisite study.
SUSANTI, M. (n.d.). Pengembangan Supervisi Klinis Untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Mengajar Guru Dalam Dunia Pendidikan.
Suwarto, D., & Liana, L. (2017). Supervisi Akademik Memoderasi Pengaruh Kompetensi Profesional dan Modal Sosial terhadap Kinerja Guru (Studi pada SMK Negeri 2 Pati). PROCEEDINGS, 1(1).
Tanzeh, A. (2011). Metodologi Penelitian Praktis. Teras.
Trianto. (2009). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Jakarta: Kencana.
Zainuddin, Z. (2010). Supervisi Akademik Dapat Meningkatkan Kompetensi Guru Melaksanakan Proses Pembelajaran. Jurnal Serambi Ilmu, 11(2).