MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM MADRASAH DINIYAH PONDOK PESANTREN (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren Pancasila dan Pondok Pesantren Al-Quraniyah di Bengkulu)

Main Article Content

muhammad alfian

Abstract

Perkembangan pondok pesantren dengan berbagai macam tipologinya adalah dampak dari berkembangnya sistem pendidikan, yang tentu membutuhkan analisa proyeksi kebutuhan tenaga ahli sesuai dengan bidangnya, dalam hal ini pesantren dituntut untuk meramu kurikulum, mempersiapkan strategi pengembangan kurikulum dan selanjutnya dapat melaksanakannya dengan baik, meskipun sebenarnya tidak semua teori modern  memiliki relevansi terhadap dunia pesantren disatu sisi, dan pada saat yang sama pesantren juga membutuhkan konsep implementasi kurikulum modern. Permasalahan yang ada dalam penelitian ini adalah bagaimana model pengembangan kurikulum madrasah diniyah pesantren.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pengembangan Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field Research), dengan menggunakan pendekatan historis dan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif yang bersifat induktif. Adapun hasil temuan dalam penelitian ini adalah: Pertama, Pondok pesantren dengan pendidikan diniyahnya telah melaksanakan pengembangan kurikulum. Pelaksanaan kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah sesuai dengan kehendak penyelenggara dengan dominasi kiyai dan ustad, dan belum menjadikan pedoman kurikulum berdasarkan pedoman penyelenggaraan Diniyah Takmiliyah Kementerian Agama R.I secara total, hal ini yang membuat ada jurang pemisah antara kurikulum ideal dan kurikulum aktual, yang berdampak kepada pelaksanaan berjalan apa adanya, dan masih terjadi pengulangan materi yang tidak berkelanjutan antara pendidikan formal dan non formal. Dalam teori Miller– Seller  menyebutkan bahwa pengembangan dan implementasi adalah dengan memperhatikan komponen pengembangan kurikulum, menentukan langkah- langkah pengembangan kurikulum, maka diniyah pesantren di Bengkulu belum memliki dokumen kurikulum,akan tetapi memiliki cara tersendiri dalam pengembangan kurikulum yakni model kombinasi.

Article Details

How to Cite
alfian, muhammad. ( ). MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM MADRASAH DINIYAH PONDOK PESANTREN (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren Pancasila dan Pondok Pesantren Al-Quraniyah di Bengkulu). Conciencia, 19(2), 43-55. Retrieved from http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/conciencia/article/view/2642
Section
Artikel