Dinamika Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Desa di Pengolahan Limbah Desa Daleman

Main Article Content

Faskan Aditama Tantan Hermansah

Abstract

Limbah industri Pati Onggok (Tepung Aren) yang telah beroperasi di Desa Daleman sejak tahun 1960-an, menyebabkan pencemaran lingkungan di perairan sungai karena dibuang begitu saja tanpa diolah terlebih dahulu. Dengan bantuan dana hibah yang diberikan oleh Kedutaan Besar Negara Denmark bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membangun mesin IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) menimbulkan dinamika pemberdayaan masyarakat yang mengantarkan BUMDes menuju pengembangan potensi desa. Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pertanyaan penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah dinamika pemberdayaan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi biogas di Desa Daleman untuk mengelola potensi desa dan (2) Apakah potensi manfaat yang akan didapatkan oleh masyarakat jika BUMDes di Desa Daleman mengoptimalkan pengelolaan limbah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dinamika pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa melalui pengelolaan limbah pada prosesnya menghasilkan ragam potensi manfaat bagi masyarakat. Adapun ragam potensi dari optimalisasi pengelolaan limbah yang akan dilakukan oleh BUMDes adalah hasil olahan limbah ke biogas dijadikan sebagai alternatif pengganti gas elpiji, memodali pembangunan objek wisata outbound, memberikan peluang kepada UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), mengembangkan aset milik desa, meningkatkan perekonomian warga di Desa Daleman.

Article Details

How to Cite
Aditama, F., & Hermansah, T. (2020). Dinamika Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Desa di Pengolahan Limbah Desa Daleman. El-Kirãs: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1). Retrieved from http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/elkiraas/article/view/5719
Section
Articles