TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE DI ERA KONTEMPORER PERSPEKTIF HADIS-HADIS JUAL BELI ANALISIS HERMENEUTIKA HANS GEORG GADAMER

Main Article Content

azam azam

Abstract

Artikel ini mendiskripsikan tentang jual beli online perspektif hadis, dengan menggunakan metode hermeneutika “fusion of horizon ala Gadamer” sebagai pisau analisis. Tujuannya untuk memotret bagaimana status jual beli online di era kontemporer dengan perspektif hadis-hadis jual beli sebagai bahan primer. Melihat media sosial berkembang begitu pesat dan signifikan dalam kehidupan ini. Sehingga membutuhkan sebuah respon terkait pola hidup khususnya transaksi jual beli yang prosesnya melalui sosial media seperti Whatsaap, Facebook begitu seterusnya. Transaksi yang prosesnya melalui media sosial (medsos), menurut pembacaan hadis-hadis terkait jual beli, maka ditemukan prinsip jual beli online dalam pandangan hadis, dan hasil analisis penelitian sebagai berikut “jual beli online boleh dan sah transaksinya menurut perpektif hadis, dengan syarat saling merelakan, berlaku jujur, mentransfer uang ke rekening pemilik website, pemilik website memungkinkan mengirim barangnya. Pengiriman barang melaui pengirim yang terpercaya sehingga barang yang terkirim akan sampai kepada pemesan, barang sesuai dengan harapan pemesan dan barang yang dikirim tidak mengandung cacat dan sesuai dengan kesepakan pemesan dan pemilik website”.

Article Details

How to Cite
azam, azam. “TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE DI ERA KONTEMPORER PERSPEKTIF HADIS-HADIS JUAL BELI”. el-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis dan Integrasi Ilmu 4, no. 1 ( ): 1-12. Accessed February 21, 2024. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/elsunnah/article/view/16609.
Section
Articles