Penghayatan Religiusitas Pada Ibu Hamil Dalam Menghadapi Kecemasan Pra Persalinan Di Puskesmas Pandan Agung Kecamatan Madang Suku II Penghayatan Religiusitas Pada Ibu Hamil Dalam Menghadapi Kecemasan Pra Persalinan Di Puskesmas Pandan Agung Kecamatan Madang Suku II

Main Article Content

Mana Juwita Nurseri Hasnah Nasution

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini berjudul “Penghayatan Religiusitas Pada Ibu Hamil Dalam Menghadapi Kecemasan Pra Persalinan Di Puskesmas Pandan Agung Kecamatan Madang Suku II Kabupaten OKU Timur”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran kecemasan yang dialami oleh ibu hamil dalam menghadapi kecemasan pra persalinan, mengetahui faktor apakah yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil, dan untuk mengetahui bagaimana upaya/ kegiatan penghayatan religiusitas pada ibu hamil dalam menghadapi kecemasan pra persalinan.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari sumber primer yakni ibu hamil yang memasuki usia kehamilan trimister ke tiga pra persalinan. Teknik mengumpulkan data melalui wawancara,observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reducation (reduksi data), data display (penyajian data), consclusion drawing (verifikasi). Hasil dari penelitian ini didapat bahwa gambaran kecemasan yang dial ami oleh ibu hamil dalam menghadapi kecemasan pra persalinan berdasarkan gejala kecemasan, yaitu cemas, khawatir, gelisah, tegang, muka pucat, perasaan berdebar-debar, merasa lemas, sedih, bangun dini hari, mual, muntah, tidak bisa istirahat dengan tenang, tidak bisa tidur dengan nyenyak, badan lesu, mudah berkeringat, kepala terasa sakit, dan kepala terasa berat. Faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil ada dua faktor internal dan faktor eksternal. faktor internal, yaitu usia terlalu muda, takut jika bayi yang dilahirkan cacat, takut jika melahirkan bayi yang tidak bernyawa, takut jika bayi dan ibunya tidak bisa terselamatkan, belum adanya pengalaman sama sekali, kurangnya pengetahuan, adanya faktor trauma akibat pernah melihat tetangga melahirkan tidak bernyawa. Sedangkan dari faktor eksternal nya yaitu, takut jika alat medis yang tidak memadai dan tidak mendukung, takut jika biaya persalinannya mahal, dan kurangnya biaya ekonomi dalam persalinan. Upaya dan kegiatan penghayatan religisiutas pada ibu hamil dengan mengikuti kegiatan religiusitas yaitu menjalankan sholat 5 waktu, dzikir, memperbanyak membaca kitab suci alqur’an, lebih berserah diri, mengikuti kajian pengajian, lebih memperdalam agamanya, melakukan aktivitas yang positif, dan selalu berpegang teguh pada agama, dan menyerahkan segala urusannya hanya kepada Allah SWT

Article Details

Section
Articles