Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/ghaidan <p style="text-align: justify;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/public/site/images/manarasmanah/jurnal_ghaidan.jpg" width="603" height="849"></p> <p style="text-align: center;"><strong>Ghaidan Journal</strong>&nbsp;<br><strong>ISSN :&nbsp;</strong><a title="ISSN Ghaidan" href="http://u.lipi.go.id/1531122398" target="_blank" rel="noopener">2621-8283</a></p> <p style="text-align: justify;">Keberadaan Jurnal Ghaidan ditujukan sebagai media yang memberi wadah kreativitas, para penulis yang berminat pada kajian-kajian Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan. Selaku pengelola jurnal ini, kami selalu berusaha untuk meningkatkan kualitasnya, baik dari segi substansi artikel maupun yang berkaitan dengan teknis penulisan.&nbsp; Jurnal Ghaidan terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember&nbsp; oleh Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis ilmiah di bidang ilmu Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan. Penyunting menerima tulisan yang belum pernah dipublikasikan di media lain.</p> <p style="text-align: justify;">&nbsp;<strong><a title="Udledge" href="http://udledge.com/" target="_blank" rel="noopener"><img src="http://jurnal.radenfatah.ac.id/public/site/images/oktawiratama/udl_logo.png" width="104" height="104"></a><a title="i-Journals" href="http://www.ijournals.my/" target="_blank" rel="noopener"><img src="http://jurnal.radenfatah.ac.id/public/site/images/oktawiratama/ijournals_logo.png" width="117" height="117"></a><a title="i-Focus" href="http://www.ifocus.my/" target="_blank" rel="noopener"><img src="http://jurnal.radenfatah.ac.id/public/site/images/oktawiratama/ifocus_logo.png" width="94" height="94"></a></strong></p> Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam en-US Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan 2621-8283 Pelaksanaan Bimbingan Keagamaan Dalam Meningkatkan Keterampilan Menemukan Makna Hidup Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/ghaidan/article/view/2944 <p>ABSTRAK: Skripsi ini berjudul “Peranan Bimbingan Keagamaan Dalam Meningkatkan Kebermaknaan Hidup Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang” bertujuan untuk mengetahui aktivitas lansia di panti, proses pelaksanaan bimbingan keagamaan yang diberikan di Panti Sosial Tresna Werha Teratai Palembang dan peranan bimbingan keagamaan dalam meningkatkan kebermaknaan hidup pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan penelitian lapangan (field research). Metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Subyek dalam penelitian berjumlah 6 orang, yaitu 1 laki-laki dan 5 perempuan lansia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa masalah yang dihadapi para lanjut usia di panti yaitu kehilangan makna hidup. Gambaran aktivitas sehari- hari lanjut usia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang yaitu para lansia sering mengalami sakit karena adanya penurunan fungsi fisik, seperti: sakit kaki, batuk-batuk, stroke, penurunan fungsi pendengaran. Akan tetapi tidak menghalangi para lansia untuk menjalankan aktivitas sehari-hari seperti: sholat wajib lima waktu, membaca al-qur’an, berzikir, mendengarkan kajian agama. Pelaksanaan bimbingan keagamaan di panti menggunakan metode bimbingan kelompok serta dengan teknik ceramah. Adapun proses pelaksanaan bimbingan keagamaan yaitu pendahuluan, materi, tanya jawab lalu doa. Bimbingan keagamaan sangat berperan dalam meningkatkan kebermaknaan hidup pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang adapun perannya adalah para lansia mampu melakukan nilai-nilai berkarya, nilai-nilai penghayatan, nilai-nilai bersikap, mampu memahami diri, mampu bertindak positif, mampu melakukan pengakraban hubungan, mampu pendalaman catur-nilai serta mampu melakukan ibadah dengan lebih giat dan rajin. Kata Kunci; Bimbingan Keagamaan, Kebermaknaan Hidup, Lansia</p> Andi M Darlis Opi Morizka ##submission.copyrightStatement## 2019-01-08 2019-01-08 2 2 1 15 Penghayatan Religiusitas Pada Ibu Hamil Dalam Menghadapi Kecemasan Pra Persalinan Di Puskesmas Pandan Agung Kecamatan Madang Suku II http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/ghaidan/article/view/2945 <p>ABSTRAK: Penelitian ini berjudul “Penghayatan Religiusitas Pada Ibu Hamil Dalam Menghadapi Kecemasan Pra Persalinan Di Puskesmas Pandan Agung Kecamatan Madang Suku II Kabupaten OKU Timur”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran kecemasan yang dialami oleh ibu hamil dalam menghadapi kecemasan pra persalinan, mengetahui faktor apakah yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil, dan untuk mengetahui bagaimana upaya/ kegiatan penghayatan religiusitas pada ibu hamil dalam menghadapi kecemasan pra persalinan.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari sumber primer yakni ibu hamil yang memasuki usia kehamilan trimister ke tiga pra persalinan. Teknik mengumpulkan data melalui wawancara,observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reducation (reduksi data), data display (penyajian data), consclusion drawing (verifikasi). Hasil dari penelitian ini didapat bahwa gambaran kecemasan yang dial ami oleh ibu hamil dalam menghadapi kecemasan pra persalinan berdasarkan gejala kecemasan, yaitu cemas, khawatir, gelisah, tegang, muka pucat, perasaan berdebar-debar, merasa lemas, sedih, bangun dini hari, mual, muntah, tidak bisa istirahat dengan tenang, tidak bisa tidur dengan nyenyak, badan lesu, mudah berkeringat, kepala terasa sakit, dan kepala terasa berat. Faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil ada dua faktor internal dan faktor eksternal. faktor internal, yaitu usia terlalu muda, takut jika bayi yang dilahirkan cacat, takut jika melahirkan bayi yang tidak bernyawa, takut jika bayi dan ibunya tidak bisa terselamatkan, belum adanya pengalaman sama sekali, kurangnya pengetahuan, adanya faktor trauma akibat pernah melihat tetangga melahirkan tidak bernyawa. Sedangkan dari faktor eksternal nya yaitu, takut jika alat medis yang tidak memadai dan tidak mendukung, takut jika biaya persalinannya mahal, dan kurangnya biaya ekonomi dalam persalinan. Upaya dan kegiatan penghayatan religisiutas pada ibu hamil dengan mengikuti kegiatan religiusitas yaitu menjalankan sholat 5 waktu, dzikir, memperbanyak membaca kitab suci alqur’an, lebih berserah diri, mengikuti kajian pengajian, lebih memperdalam agamanya, melakukan aktivitas yang positif, dan selalu berpegang teguh pada agama, dan menyerahkan segala urusannya hanya kepada Allah SWT</p> Mana Juwita Nurseri Hasnah Nasution ##submission.copyrightStatement## 2019-01-08 2019-01-08 2 2 16 28 KORELASI INTENSITAS MENGIKUTI SHALAT TAHAJUD BERJAMAAH DENGAN SELF CONTROL SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN MODERN TARBIYATUL MUBTADI’IN TANGERANG http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/ghaidan/article/view/2946 <p>Abstrak : Intensitas shalat tahajud berjamaah adalah suatu tingkat kualitas dan kuantitas kesungguhan dalam melakukan perbuatan untuk mengingat Allah melalui gerakan dan bacaan tertentu dalam shalat dengan hati yang ikhlas demi memperoleh hasil yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Korelasi antara Intensitas Mengikuti Shalat Tahajud Berjamaah dengan Self Control Santriwati. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasi Product Momen Pearson dan analisis TRS (tinggi, rendah, sedang) dengan bantuan IBM SPSS 23. Adapun populasi penelitian ini berjumlah 200 santriwati Madrasah Aliyah (MA) tahun ajaran 2018/2019, kemudian diambil sampel sebanyak 50 santri menggunakan teknik random sampling (acak). Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner, berupa angket tertutup yang berbentuk rating scale. Temuan penelitian yaitu: Intensitas Shalat Tahajud Berjamaah Santriwati termasuk dalam kategori sedang (baik) yaitu berada pada range 6777 dengan frekuensi 36 dan prosentase 72%. Sedangkan Self Control santriwati termasuk dalam kategori sedang (baik) yaitu berada pada range 5775 dengan frekuensi 39 dan prosentase 78%. Adapun korelasi (hubungan) positif dan signifikan antara intensitas shalat tahajud berjamaah dengan self control santriwati di Pondok Pesantren Modern Tarbiyatul Mubtadi’in Tangerang, ditunjukan oleh r hitung = 0,767 dengan nilai r hitung &gt; r tabel atau 0,767 &gt; 0,279 dengan taraf signifikan sebesar 5% (0,05). Dengan demikian, semakin tinggi Intensitas Shalat Tahajud Berjamaah Santriwati, maka semakin tinggi pula Self Control Santriwati. Sebaliknya semakin rendah Intensitas Shalat Tahajud Berjamaah Santriwati, maka semakin rendah pula Self Control Santriwati di Pondok Pesantren Modern Tarbiyatul Mubtadi’in Tangerang</p> Sayidah Syufiyah Mana Rasmanah ##submission.copyrightStatement## 2019-01-08 2019-01-08 2 2 29 47