Konsep Usaha Bersama dalam Koperasi Menurut Sri Edi-Swasono Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syari’ah

Main Article Content

Eka Cahya Wardhani

Abstract

Koperasi merupakan “soko guru” perekonomian nasional, artinya kegiatan ekonomi rakyat di bawah mendukung perekonomian besar di atasnya (hubungan vertikal). Sri Edi Swasono mengajarkan bahwa konsep koperasi disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Hal ini sesuai dengan konsep islam karena pada prinsipnya memiliki kesesuaian dengan bentuk kerjasama ekonomi (syirkah) dalam islam yang menekankan prinsip kerjasama, tolong menolong (ta’awun) dan persaudaraan (ukhuwah), sehingga koperasi di kategorikan sebagai syirkah t’aawunyyah.

Article Details

How to Cite
[1]
E. Wardhani, “Konsep Usaha Bersama dalam Koperasi Menurut Sri Edi-Swasono Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syari’ah”, Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, vol. 7, no. 2, pp. 199-208, Jan. 2019.
Section
Articles

References

[1] I. fahmi, Bank dan lembaga keuangan lainya teori dan aplikasi.
[2] S. E. Swasono, Kebersamaan Dan Asas Kekeluargaan: Kerakyatan, Nasionalisme dan Kemandirian cet ke4, Jakarta: UNJ-Press, 2005.
[3] H. Suhendi, Fiqh Muamalah ke-1, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002.
[4] Mardani, Fiqh Ekonomi Syariah Cet. Ke- 2, Jakarta: Kencana, 2013.
[5] BP7, Penerapan Pancasila dalam Demokrasi Di Indonesia, Jakarta: BP-7 Pusat, 1985.
[6] S. S. Gitosardjono, Perkembangan dunia usaha, organisasi bisnis, dan ekonomi di Indonesia, 1950-2000, Jakarta : Tema Baru, 2000.
[7] A. M. Ali, Sejarah Islam Pramodern, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1995.
[8] B. Yatim, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2000.
[9] Idri, Hadis Ekonomi: Ekonomi dalam Perspektif Hadis Nabi, Jakarta: Kencana, 2016.
[10] S. E. Swasono, Kebersamaan Dan Asas Kekeluargaan: Kerakyatan, Nasionalisme dan Kemandirian cet ke4, Jakarta: UNJ-Press, 2005.
[11] F. Radhi, Kebijakan Ekonomi Pro Rakyat, Jakarta: Republika , 2008.
[12] S. E. Swasono, Ekspose Ekonomika Mewaspadai Globalisasi dan Pasar-Bebas Cet. V, Yogyakarta: PUSTEP-UGM, 2010.
[13] M. A. Anwar, S. E. Swasono dan I. J. Azis, Ekonomi Indonesia masalah dan prospek 1989/1990, Jakarta : UI PRESS, 1989.
[14] A. W. Muslich, Fiqh muamalat, Jakarta: Amzah , 2013.