SISTEM FULL-DAY SCHOOL DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) STUDI KASUS DI IZZUDDIN PALEMBANG

Akmal Hawi

Abstract


: Sistem full-day school dalam lingkup sekolah dasar yang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mempersiapkan manusia-manusia unggul sejak dini, karena pada usia 6-12 tahun adalah sebuah pengembangan seluruh potensi diri bagi anak-anak, baik secara emosional, intelektual dan moral. Pada sekolah Islam terpadu Izzuddin Palembang ini full-day school atau Sekolah sehari penuh ini tentunya berbeda dengan sekolah dasar biasa pada umumnya baik dari pelayanan maupun fasilitasnya. Kegiatan pembelajaran di sekolah merupakan salah satu aspek dari proses pendidikan, karenanya seluruh aspek pendidikan harus didesain secara sistematik dan aplikatif. Apalagi sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran sepanjang hari (full-day school), dimana siswa berada di sekolah lebih kurang 8 (delapan) jam sehari, memerlukan ruang gerak yang cukup bagi keseluruhan aktivitas mereka. Karenanya landasan filosofis yang diterapkan dalam masing-masing komponen pendidikan perlu didesain secara terintegrasi dan saling mendukung. Islam sebagai agama yang sempurna telah memberikan pijakan yang jelas tentang tujuan dan hakikat pendidikan, yaitu memberdayakan potensi fitrah manusia yang condong kepada nilai-nilai kebenaran dan kebajikan. Rumusan ini mencakup konsep sistem full-day School dengan penerapan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dengan Studi Kasus di Izzuddin Palembang

Keywords


full-day School, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), Pendidikan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Istinbath oleh http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/istinbath disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.