http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/issue/feed JIP: Jurnal Ilmiah PGMI 2018-08-23T00:58:24+00:00 Mardiah Astuti diah_fajri@yahoo.com Open Journal Systems <p>JIP: Jurnal Ilmiah PGMI (<a title="ISSN" href="http://u.lipi.go.id/1456539437" target="_blank" rel="noopener">ISSN: 2527-2764</a>; <a title="E-ISSN" href="http://u.lipi.go.id/1460454078" target="_blank" rel="noopener">E-ISSN:&nbsp;2527-4589</a>) merupakan jurnal yang terbit pada Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yakni pada bulan Juni dan Desember. Selanjutnya jurnal ini terbit dalam dua versi yakni cetak dan online/elektronik. Fokus jurnal ini adalah menerbitkan artikel hasil penelitian tentang seputar Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, seperti metode pembelajaran, media pembelajaran, teknologi pendidikan, pertumbuhan dan perkembang anak, dan kurikulum pembelajaran.</p> <p>JIP: Jurnal Ilmiah PGMI berkomitmen untuk menerbitkan artikel-artikel yang berkualitas dan memberikan yang positif terhadap perkembangan keilmuan yang berkaitan dengan fokus jurnal.</p> http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/2211 Hubungan Kompetensi Guru dan Peran Orang Tua Terhadap Terhadap Hasil Belajar Siswa di MIN Se-Kota Palembang 2018-07-02T05:32:46+00:00 Aquami Aquami Aquami_uin@radenfatah.ac.id <p><em>Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik dalam jalur formal. Guru dalam menjalankan fungsinya diantaranya berkewajiban untuk menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis, dialogis, dan memberikan motivasi kepada siswa dalam membangun gagasan, prakarsa, dan tanggung jawab siswa untuk belajar. Begitu juga peran orang tua. Orang tua tidak hanya bertugas memberikan secara financial dan hanya berkewajiban menyekolahkan tetapi juga ada tanggungjawab untuk membimbing, mengarahkan dan memfasilitasi anaknya untuk belajar dan menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar dirumah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, adapun metode dalam penelitian ini menggunakan metode survey. Dalam penelitian ini peneliti akan menggunakan sampel pada siswa di MIN se-Kota Palembang. Variabel dalam penelitian ini adalah: Kompetensi Guru (X1), Peran Orang Tua (X2), Hasil Belajar (Y). Teknik pengumpulan data akan dilakukan dengan wawancara, angket, observasi dan gabungan dari ketiganya. Selanjutnya untuk analisis data peneliti menggunakan uji korelasi ganda (multiple Correlate). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu berdasarkan data yang didapatkan dari hasil penelitian terlihat bahwa rata-rata kompetensi guru di MIN 1 adalah 164.58 yang tergolong dalam kategori baik, kemudian rata-rata kompetensi guru di MIN 2 adalah 169.7 yang tergolong dalam kategori sangat baik. Selanjutnya berdasarkan data yang didapatkan dari hasil penelitian terlihat bahwa rata-rata peran orang tua di MIN 1 adalah 79.34 yang tergolong kategori baik, kemudian rata-rata peran orang tua di MIN 2 adalah 81.9 yang tergolong dalam kategori baik. Kemudian hasil perhitung didapat F<sub>hitung </sub>= 3.933039 dan F<sub>tabel </sub>= 3.443357, maka &nbsp;yaitu &nbsp;dengan demikian maka, kesimpulannya yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi guru dan peran orang tua terhadap hasil belajar siswa MIN 1 Palembang, kemudian Hasil perhitung didapat F<sub>hitung </sub>= 3.933039 dan F<sub>tabel </sub>= 3.443357, maka &nbsp;yaitu &nbsp;dengan demikian maka, kesimpulannya yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi guru dan peran orang tua terhadap hasil belajar siswa MIN 2 Palembang</em></p> <p>&nbsp;</p> 2018-07-02T03:41:41+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/2271 Implementasi Pendidikan Karakter Di Min Se Kodya Palembang 2018-08-23T00:58:24+00:00 Mardiah Astuti mardiahfajri@gmail.com Miftahul Husni miftahhusninst@yahoo.co.id Tastin Tastin Tastin_uin@radenfatah.ac.id <p>Penelitian ini berjudul Implementasi Pendidikan Karakter di MIN se-Kota palembang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) nilai-nilai karakter apa saja yang ditanamkan di MIN se-Kota Palembang? (2) Bagaimana proses implementasi pendidikan karakter di MIN se-Kota Palembang?</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yakni metode yang bertujuan untuk membuat gambaran atau lukisan secara sisitematis, faktual dan akurat. Pengumpulan data dalam penelitian ini&nbsp; diperoleh melalui teknik catat dan teknik wawancara. Data diperoleh berdasarkan dokumentasi, observasi, dan wawancara.&nbsp; Hasil penelitian disajikan dalam bentuk uraian tabel/matrik dan bagan dengan disertai&nbsp; contoh-contoh pada setiap uraian temuan.</p> <p>Adapun hasil penelitian berdasarkan menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter yang dikembangkan di MIN I dan MIN II Palembang adalah 18 nilai karakter, sebagaimana yang telah dirumuskan oleh pemerintah. Implementasi pendidikan karakter yang terdapat di MIN I dan MIN II palembang meliputi sebagai berikut. 1) Implementasi pendidikan karakter di MIN I Palembang dilakukan atau dilaksanakan dengan 4 proses antara lain: a) implementasi melalui proses pembiasaan dalam kegiatan belajar mengajar, b) implementasi melalui proses pembiasaan pada kegiatan, budaya dan lingkungan sekolah/madrasah, c). implementasi melalui proses pembiasan pada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler, d). implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan sholawat. Kemudian, (2) Proses implementasi pendidikan karakter di MIN II Palembang&nbsp; dilakukan atau dilaksanakan dengan 4 komponen, antara lain: a) implementasi/penanaman nilai melalui pembelajaran, b) implementasi/penanaman nilai melalui kegiatan madrasah, c) implementasi/penanaman nilai melalui pembelajaran ekstrakurikuler, d) implementasi melalui budaya dan lingkungan madrasah.</p> 2018-08-23T00:55:18+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/2270 Analisis Keterampilan Dasar Mengajar Guru Dalam Perspektif Guru Pamong Pada Mahasiswa Prodi PGMI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang 2018-07-02T05:32:46+00:00 Nurlaili Nurlaili nurlaili_uin@radenfatah.ac.id <p>Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan II merupakan pengalaman mengajar bagi mahasiswa sebagai gambaran akan tugas-tugas guru secara praktis agar mahasiswa memperoleh bimbingan mengenai kependidikan. Guru yang profesional adalah guru yang memiliki seperangkat kompetensi (pengetahuan, keterampilan, dan perilaku) meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan kompetensi profesional. Oleh karena itu, PPLK merupakan pengalaman penting dalam menunjang pencapaian keterampilan mahasiswa&nbsp; sebagai seorang guru yang profesional.</p> <p>Permsalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana keterampian dasar mengajar mahasiwa PGMI dalam perspektif pamong, sedangkan tujuannya untuk mengetahui keterampilan dasar mengajar mahasiwa Prodi PGMI pada PPLK II dalam persepsi guru pamong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif karena penulis memaparkankan secara faktual dan objektif mengenai keterampilan mengajar mahasiswa berdasarkan hasil wawancara dengan guru (pamong), observasi, dan dokumentasi. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data lebih mendalam, kredibel dan&nbsp; bermakna sehingga tujuan penelitian dapat dicapai. Lokasi penelitian adalah Madrasah Ibtidaiyah se-Kota Palembang. Kesimpulan keterampilan terkategori cukup baik, yaitu keterampilan membuka dan&nbsp; menutup pelajaran serta keterampilan&nbsp; menjelaskan, sedangkan tergolong baik, yaitu keterampilan bertanya, memberi penguatan, dan&nbsp;&nbsp; mengadakan variasi.</p> 2018-07-02T04:03:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/2266 Kesesuaian Materi IPA Dalam Buku Ajar Tematik Edisi Revisi 2017 Kelas IV SD/MI Dengan Standar Isi Kurikulum 2013 2018-07-02T05:32:46+00:00 Anggitiyas Sekarinasih keynasih@gmail.com <p>Buku mempunyai peranan penting dalam dunia pendidikan, sehingga proses pembelajaran tidak dapat dipisahkan dari adanya media pembelajaran bentuk buku ajar. Buku ajar merupakan salah satu sarana pendidikan yang sangat penting dan strategis untuk menentukan keberhasilan dalam proses belajar mengajar siswa di sekolah. Sehubungan dengan hal tersebut seharusnya buku ajar yang digunakan dapat menunjang dalam peningkatan hasil belajar dan mencerdaskan bangsa, dalam hal ini adalah peserta didik.&nbsp; Mengingat dari pentingnya buku ajar bagi keberlangsungan pembelajaran dan implementasi kurikulum 2013 yang terkesan terburu-buru serta banyaknya revisi dari buku ajar yang diterbitkan pemerintah inilah kemudian muncul pertanyaan terkait dengan kesesuaian isi buku ajar tematik dengan standar isi kurikulum 2013. Dari penelusuran yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa dari Sembilan ruang lingkup materi untuk kelas IV yang telah ditetapkan kemendikbud ada empat materi yang belum tersampaikan di kelas IV dan ada dua materi tambahan yang tidak tercantum dalam ruang lingkup materi yang telah ditentukan. Selain itu juga ditemukan bahwa ada penulisan kompetensi dasar dalam buku guru yang tidak sesuai dengan standar isi dalam beberapa buku.</p> 2018-07-02T05:10:52+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/2267 Implementasi Model Discovery learning dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiah (MI) Al-Ma’arif Gendingan Kec. Kedungwaru Kab. Tulungagung 2018-07-02T05:32:46+00:00 Sigit Dwi Laksana sigitciovi@gmail.com <p>Proses belajar mengajar merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang guru sangat berperan sekali dalam dunia pendidikan salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh guru di sekolah ialah memberikan pelayanan kepada para siswa agar mereka menjadi siswa yang selaras dengan tujuan sekolah, salah satu bentuk pelayanannya yaitu dengan memberikan susana pembelajaran yang menyenangkan dalam bentuk model pembelajaran yang mampu membangkitkan gairah belajar siswa, utamanya dalam beberapa mata pelajaran yang dituntut untuk berfikir analisis, seperti PKn, melalui beberapa model pembelajaran yang tepat dapat menghasilkan kualitas pembelajaran yang baik, salah satunya yitu model <em>discovery learning</em>, dalam penelitian ini akan banyak membahas tentang efektifnya model pembelajaran <em>discovery learning</em> pada mata pelajaran PKn.</p> 2018-12-16T10:14:52+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/2269 Analisis kebutuhan anak usia dasar dan Implikasinya dalam penyelenggaraan pendidikan 2018-07-02T05:32:46+00:00 Dian Andesta dianandesta819@gmail.com <p>Manusia, sebagai makhluk hidup dan makhluk sosial, memiliki kebutuhan dasar yang mesti terpenuhi agar dapat bertahan hidup dan memperoleh kehidupan&nbsp; yang nyaman, senang dan sejahtera, tak terkecuali anak usia dasar. Kebutuhan anak usia dasar (6-12 tahun) berbeda dengan kebutuhan anak remaja dan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan anak usia dasar dan implikasinya terhadap penyelenggaraan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif jenis library research.&nbsp; Berdasarkan hasil analisis, kebutuhan anak usia dasar&nbsp; meliputi enam aspek yaitu, Pertama kebutuhan fisiologis seperti makanan, minuman, wahana permainan dan sebagainya. Kedua, kebutuhan perlindungan dan rasa aman seperti lingkungan yang asri, aman dan damai. Ketiga, kebutuhan akan rasa kasih sayang dan perhatian. Keempat, kebutuhan akan penghargaan atas segala tindakan atau prestasi. Kelima, kebutuhan aktualisasi diri seperti menunjukan kemampuan <em>(ability)</em>&nbsp; atau bakat&nbsp; <em>(talent)</em> yang dimiliki.&nbsp; Keenam yaitu kebutuhan akan rasa sukses. Setiap individu dan tingkatan usia anak memiliki level kebutuhan yang berbeda-beda, dikarenakan adanya perbedaan faktor usia, fisik, psikologi, keturunan dan lingkungan. Kebutuhan anak usia dasar sangat berkaitan dengan proses pendidikan anak. Pada usia dasar, anak memiliki kemampuan berifkir dan bergerak yang masih terbatas. Anak juga memiliki sifat yang egois, keras kepala, manja dan sensitif yang masih sangat tinggi. Hematnya, sebagai pihak eksternal,&nbsp; orang tua, guru maupun orang dewasa mesti memahami tingkat kebutuhan dan karakter anak, supaya tidak terjadi kesalahan dalam mendidik dan mengajar dalam rangka membentuk pribadi anak yang beriman, cerdas dan berkarakter.</p> 2018-12-16T10:14:52+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/2268 Pengaruh Penerapan Media Video Terhadap Kreativitas Belajar Siswa Kelas III Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Di Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang 2018-07-02T05:32:46+00:00 Ines Tasya Jadidah jadidahines@gmail.com <p>Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam merupakan salah satu pelajaran yang dianggap oleh siswa atau guru sebagai materi hafalan saja sehingga proses pembelajaran sangat menjenuhkan. Hal ini mengakibatkan pembelajaran kurang menarik perhatian peserta didik dan terkesan hanya untuk menyelesaikan pokok bahasan saja. Agar hal ini tidak berlarut - larut dan berkepanjangan maka kiranya seorang guru harus meningkatkan keterampilan dalam mengajar. Salah satunya adalah dengan pemilihan dan penggunaan metode dan media yang tepat sehingga siswa dapat tertarik dengan mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam</p> <p>Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang. Untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan penerapan media video terhadap kreativitas belajar siswa kelas III mata pelajaran SKI di Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen menggunakan penelitian eksperimen Pre-experimental design (non design) bentuk one-group pretest-posttest design. Populasi adalah seluruh siswa Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang yang berjumlah 352 siswa yang terdiri dari laki-laki berjumlah 153 siswa dan perempuan berjumlah 199 siswa. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III A&nbsp; jumlahnya 29 siswa Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data untuk mengambil kesimpulan menggunakan rumus test t.</p> <p>Hasil analisis data dapat diinterpretasikan bahwa kreativitas belajar siswa pada kelas posttest mengalami peningkatan skor mean jika dibandingkan dengan pretest yaitu yaitu 66,48 (<em>pretest</em>) meningkat menjadi 80,48 (<em>posttest</em>). Kemudian setelah dilakukan hipotesis dengan rumus uji t maka, ternyata didapat to= 5,39,&nbsp; dengan df&nbsp; sebesar 28 itu diperoleh besarnya t yang tercantum pada tabel nilai t (t<sub>t.ts5%</sub> = 2,05 dan t<sub>t.ts1% </sub>= 2,76) maka dapat diketahui bahwa t<sub>o</sub> lebih besar dari pada t<sub>t</sub> yaitu: (2,05&lt; 5,39 &gt; 2,76 ). Jadi, karena t<sub>0</sub> lebih besar daripada t<sub>t</sub> maka hipotesa nihil yang diajukan ditolak, ini berarti bahwa ada pengaruh penerapan media video terhadap&nbsp; kreativitas belajar siswa.</p> 2018-12-16T10:14:52+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/2265 Hubungan Kreativitas Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Mi Ma’had Islamy Palembang 2018-07-02T05:32:46+00:00 Midya Botty midyabotty_uin@radenfatah.ac.id <p>Penelitian ini membahas tentang hubungan kreativitas dengan hasil belajar siswa kelas V mata pelajaran bahasa Indonesia di MI Ma’had Islamy Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas siswa kelas V di MI Ma’had Islamy Palembang.Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas V di MI Ma’had Islamy Palembang.Untuk mengetahui hubungan antara kreativitas dengan hasil belajar siswa kelas V di MI Ma’had Islamy Palembang.</p> <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan menggunakan desain penelitian korelasional bivariat.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MI Ma’had Islamy yang berjumlah 26 siswa..</p> <p>Hasil penelitian menyatakan bahwa kreativitas belajar siswa secara umum berada pada kategori sedang dengan persentase 69,24%dan hasil belajar bahasa Indonesia siswa secara umum juga berada pada kategori sedang dengan persentase 76,92%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kreativitas dengan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V di MI Ma’had Islamy Palembang Tahun ajaran 2017-2018.</p> 2018-12-16T10:14:52+00:00 ##submission.copyrightStatement##