PERKEMBANGAN INTELEKTUALISME KEAGAMAAN DI NUSANTARA

Main Article Content

Risan Rusli Herwansyah herwansyah Toharuddin Toharuddin

Abstract

Islam is rahmatan Lil 'Alamin, the universal religion. It means that its mission and teachings are not only for one group or country but all men. However, the meaning of the universality of Islam among Muslims is not uniform. Some group defines that the teachings of Islam brought by the Prophet Muhammad based Arabic culture are final, so this must be taken as granted as they are. Some groups also interpret the universality of Islamic teachings as being not limited to time and place. Hence it can blend into any culture. The first group has the ambition to uniform all Islamic cultural-based into one, as practiced by the Prophet Muhammad. They don't accept any particularity. This group is called fundamentalist. However, the second group considers that Islam is a value that can adapt to all existing cultures. Islam lies in its value, not its physical form. This group is called the substantive group.  However, apart from both,  another group reckons some Islamic value is fundamental and can not adjust to cultures.

Article Details

How to Cite
Rusli, Risan, Herwansyah herwansyah, and Toharuddin Toharuddin. “PERKEMBANGAN INTELEKTUALISME KEAGAMAAN DI NUSANTARA”. Jurnal Studi Agama 4, no. 2 ( ): 65-82. Accessed March 1, 2021. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jsa/article/view/7350.
Section
Articles

References

Ali, Fakhri. Bakhtiar Effendi. (2011). Akar Tradisi Politik Sunni di Indonesia Pada Masa Kerajaan Islam di Nusantara. Universitas sumatera Utara. Dalam Jurnal ISLMICA Vol. 6 Nomor 1 September.
Amien Rais, M. (1996) Tauhid Sosial: Dokrin Perjuangan Muhammadiyah”. Dalam Jurnal Media Inovasi. Nomor 1 Vol. VII
Azhari, Susikna. (2006). Jalinan Komunikasi Hubungan Muhammadiyah dan NU Dalam Menentukan Hisab dan Ruqyah. Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Yokyakarta. Dalam Jurnal Al-Jami’ah. Vol 44. Nomor 22.
Effendi Yusuf, Slamet.(2011). Membendung Radikalisme, Merajut Kerukunan Umat Beragama: Sebuah Upaya Rekontruktif Terhadap Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum. Akademi Maritim: Samarinda. Dalam Jurnal TEMPO. Vol. 12 Nomor 2. Edisi Juni- Desember.
Fanani, Muhyar. (2011) Memahami Makna Negara dalam Pandangan Peradaban Islam. Dalam Walisongo Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan. Semarang: IAIN Walisongo. Vol. 19. No 1. Januari.
Firas Khudi, Achmad. Iqra Anugra. (2013). Kajian Asia Tenggara: Antara Narasi, Teori, dan Emansipasi. Jurnal Kajian Wilayah, Vol. 4, No. 2.
Hari Juliawan, B. (2004). Ruang Publik Hubermas: Solidaritas Tanpa Intimitas dalam BASIS. Nomor 11-12 Tahun Ke-53, Nov-Des.
Hartoko, Dik. (2013). Dualisme Pendidikan di Indonesia. Dalam Jurnal Lentera Pendidikan. Vol. 16 Nomor. 2 Edisi Desember 2013.
Kasdi, Abdurrahman. Ummah Farida. (2013). Amal Ma’ruf Nahi Mungkar Menurut Al-Qur’an (Kajian Semantik). Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN): Kudus. Dalam Jurnal HERMENEUTIK Jurnal tafsir dan Hadist. Vol. 9 Nomor 2, Edisi Juni-Desember.
Malik, A. M. Thaha Tuannaya. (2011). Dakwah Berwawasan Multikultural (Stud Kasus Tentang Da’I/ Mubaligh/ Penyulu di Kota Banda Aceh. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Dalam Jurnal PANAMAS.Vol xxlv. No 1, Edisi Januari-April.
Muchith A. Karim. (2003). Potret Interaksi Sosial Lintas Agama di Mandor Pontianak. Puslitbang Kehidupan Beragama Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan Derpatemen Agama RI: Jakarta. Dalam jurnal Multikultural dan Multireligius. Vol.II. No 7. Edisi Juli-September.
Muhammad, Nurdinah. (2012). Karakteristik Jaringan Ulama Nusantara Menurut Pemikiran Azyumardi Azra. Dalam Jurnal Subontania Vol. 14 Nomor 1. Edisi April 2012. Banda Aceh: Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry.
Mustofa Bisri, A. (2002). Early Muslim Tranders in South East Asia. Dalam Journal of The Malayan Branch of the Royal Asiatic Society. Vol. XXXIV.
Mustaqim, Abdul. (2014). Model Penelitian Tokoh Dalam Teori dan Aplikasi. Dalam Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an dan Hadist. Vol. 15 Nomor 2. Edisi Juni.
Priyono. (2005). Revitalisasi Islam Profetik: Menyimak Gagasan Tokoh-Tokoh Islam Tentang Umat dan Bangsa. Dalam Diplomasi Jurnal Ilmu Sosial Aspresiasi dan Pemikiran Ulama Nusantara. Yokyakarta: Fakultas Hukum Tata Negara Universitas Gajamada. Vol. V. No. 2. Mey.
Saputra Nababa, Islan. (2015). Konsep Pemikiran dan Jalan Yang Ditawarkan Munawir Sjadzali Dalam Permasalahan Dui Pungsi Di Indonesia. Aqidah Jurnal Ilmu Politik Dan Agama Vol 1, No. 1.
Suharto, Toto. (2014). Gagasan Pendidikan Muhammadiyah dan NU sebagai Potret Pendidikan Islam Moderat di Indonesia. Jurnal Islamica, Vol. 9, No.1 September.