Relasi Doa dengan Usaha Dalam Perspektif Al-Qur'an

  • Ahmad Fauzan STAI IC Demak

Abstract

Manusia yang dianugrahi akal fikiran merupakan makhluk yang bernalar, berfikir, berkeinginan dan berkemauan di dalam menentukan apa-apa yang menjadi harapan dan keinginannya. Untuk itu, sebagai sarana guna meraih harapannya, Allah SWT memerintahkan manusia untuk selalu berusaha, baik usaha guna mencapai keinginan duniawi maupun usaha mencapai keinginan ukhrawi, ataupun usaha untuk meraih kedua-duanya. Namun begitu, usaha saja juga tidak cukup, Allah juga memerintahkan manusia untuk berdoa (meminta) kepada-Nya dari setiap hal yang diinginkan manusia. Penelitian ini akan mengulas relasi doa dan usaha dalam perspektif al-Qur’an. Dengan menggunakan metode tematik dan pendekatan ilmu munasabah, di dapatkan kesimpulan bahwa harapan yang diinginkan oleh manusia harus diwujudkan dalam bentuk ikhtiar yang sungguh-sungguh. Tidak boleh hanya berpangku tangan terhadap hasil dari harapan yang diinginkannya. Sekaligus harapan-harapan tersebut juga harus diwujudkan dalam bentuk doa kepada Allah SWT sebagai Dzat yang Maha Mampu atas segalanya. Hal ini dikarenakan manusia sebagai makhluk membutuhkan Allah yang merupakan Tuhan seluruh alam semesta ini. Oleh karena itu, harapan dan keinginan manusia harus digapai dengan cara berusaha dan berdoa secara berkesinambungan.

References

Abdillah, Ukron. Filosofi Doa; Dari Penentram Hati, Pembangun Diri, hingga Pengubah Nasib. Tangerang: Alifia Books. 2020.
‘Audh, Qasim Husein. Doa-doa Pewujud Keinginan dan Harapan. Jakarta: Zahra Publishing House, 2011.
Abdur Rahim, Umar. “Doa Sebagai Komunikasi Transendental Dalam Prespektif Komunikasi Islam”. Idarotuna. Vol. 2, No. 1, Oktober 2019.
Al-Ashfahani, al-Raghib. Mu‘jam Mufradaat Alfaz al-Qur’an, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2004.
Al-Damaghaniy, Abu Abdullah al-Husain bin Muhammad. Qamus al-Qur’an auw Ishlah al-Wujuh wa al-Nazhair fi al-Qur’an al-Karim. Libanon: Dar al-‘Ulum li al-Malayin, 1085.
Al-Harrani, Ahmad ibn Abdul Halim. al-‘Ubudiyah. Kairo: Maktabah Dar al-Balagh, t.th.
Al-Manawi, Muhammad Abdur Ra’uf. Faidh al-Qadir Syarh al-Jami’ al-Shaghir. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1415 H.
Al-Maraghi, Ahmad bin Mustafa. Tafsir al-Maraghi. Jilid 8. Mesir: Maktabah al-Halabi, 1946.
Al-Qaththan, Manna’ Khalil. Mabahits fi ‘Ulum al-Qur’an. Riyadh: Mansyurat al-‘Ashr al-Hadis, 1973.
Al-Zuhaily, Wahbah bin Mustafa. Al-Tafsir al-Munir. Damaskus: Dar al-Fikr al-Muasir, 1418 H.
Anafarhanah, Sri. “Keutamaan Bekerja (Berproduksi) dalam Islam”. Alhadharah Jurnal Ilmu Dakwah. Vol. 15. No. 30. Juli-Desember 2016.
Ardi. “Al-Hamdulillah Dalam Al-Qur’an (Kajian Terhadap Lafadz Al-Hamdulillah dalam Fawatih dan Khawatim As-Suwar”. Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir, Vol. 1, No. 1, Juni 2021.
Hamka, Buya. Dari Hati ke Hati. Depok: Gema Insani, 2016.
Ibrahim, Sulaiman. Argumen Takdir Perspektif al-Qur’an. Cet. II. Jakarta: Lekas, 2016.
Komalasari, Shanty. “Doa Dalam Perspektif Psikologi”. Proceeding Antasari International Conference. Vol. 01, Nomor. 01, 2019.
Kurniawan, Rahmad. “Urgensi Bekerja Dalam al-Qur’an”. Jurnal Transformatif. Vol. 3, No. 1, April 2019.
Lidwa Pusaka i-Sofwere – Kitab 9 Imam Hadist
Makki, Husein. Muzdakarah al-Tauhid. Mesir: T.tp. 1986.
Munir, Ahmad. “Kerja Perspektif al-Qur’an”. al-Tahrir. Vol. 11. No. 1. Mei 2011
Mursalim. “Doa dalam Perspektif al-Qur’an”. Jurnal al-Ulum. Vol. 11, No. 1, Juni 2011.
Najamuddin & Muhammad Jefri. “Teori al-Kasb Imam al-Syaibani”. Jurnal Syariah. Vol. IX, No. 1, April 2021.
Nurdin, Fauziah. “Pandangan al-Qur’an dan Hadist Terhadap Etos Kerja”. Jurnal Ilmiah al-Mu’ashirah. Vol. 17, No. 1, Januari 2020.
Priatna, Tedi & Teti Ratnasih. “Konsep Manusia Ahsani Taqwim dan Refleksinya dalam Pendidikan Islam”. Artikel Ilmiah Filsafat dan Teori Pendidikan. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati. 2017.
Sanusi, Uci dan Rudi Ahmad Suryadi. Kenali Dirimu: Upaya Memahami Manusia dalam al-Qur’an. Cet. 1. Yogyakarta: Deepublish. 2018.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati. 2002.
Shihab, M. Quraish. Wawasan al-Qur’an (Tafsir Maudhui Atas berbagai Persoalan Manusia). Bandung: Mizan Pustaka, 2005.
Sitepu, Novi Indriyani. “Etos Kerja ditinjau Dari Perspektif al-Qur’an dan Hadis (Suatu Kajian Ekonomi dengan Pendekatan Tafsir Tematik)”. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam. Vol. 1, No. 2, September 2015.
Sugono, Dendy dan Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa, 2008.
Suhadha, Moh. Metode Penelitian Sosial Kualitatif untuk Studi Agama. Yogyakarta: SUKA-Press UIN Suka, 2012.
Septiawan, Menulis Ilmiah: Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. 2007.
Walian, Armansyah. “Konsepsi Islam Tentang Kerja; Rekontruksi Terhadap Pemahaman Kerja Seorang Muslim”. An Nisa’a. Vol. 8. No. 1. Juni 2013.
Yusuf, Burhanuddin. “Manusia dan Amanahnya: Kajian Teologis Berwawasan Lingkungan”. Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah. Vol. II, No.2, Tahun 2016.
Zaini, Ahmad. “Meneladani Etos Kerja Rasulullah SAW”. Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam. Vol. 3, No. 1, Juni 2015.
Published
14-06-2022
How to Cite
Fauzan, Ahmad. “Relasi Doa Dengan Usaha Dalam Perspektif Al-Qur’an”. Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir 2, no. 1 (June 14, 2022): 55-78. Accessed February 1, 2023. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jsq/article/view/11523.