ANALISIS KADAR LOGAM MERKURI (Hg) DAN (pH) AIR SUNGAI KUANTAN TERDAMPAK PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN (PETI)

  • Putri Ade Rahma Yulis Universitas Islam Riau
Keywords: Limbah PETI, Analisis Kadar Air, Logam Berat

Abstract

Semakin maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi mengakibatkan munculnya beragam permasalahan, terutama pencemaran air Sungai Kuantan yag menjadi lokasi aktivitas penambangan . Oleh karena itu pada penelitian kali ini dilakukan analisis kualitas air Sungai Kuantan khususnya di Desa Bandar Alai Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi yang meliputi derajat keasaman ( pH) dan kadar Hg atau logam merkuri yang kita ketahui sangat berbahaya bagi tubuh yang merupakan hasil limbah dari pengolahan emas secara amalgamasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan penentuan titik sampling secara purposive berdasarkan lokasi maraknya aktivitas PETI. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 titik mulai dari daerah hulu, tengah dan hilir. Dari hasil penelitian didapatkan nilai pH berkisar diatas pH 6 antara 6,46 - 6,50, nilai ini masih memenuhi angka baku mutu yang ditetapkan, kemudian untuk kadar logam berat merkuri 12,67 ppb - 13,60 ppb (µg/L) dan kadar merkuri ini sudah melampaui angka baku mutu yang diizinkan. Kata Kunci : Limbah PETI, analisis kadar air, logam berat

References

Anwar Hadi, Asiah Asiah. 2015. Penentuan Batas Linearitas Metode Pengujian Air Raksa Dalam Air Secara Spektrofotometri Serapan Atom Uap Dingin Sesuai SNI 6989.78 : 2011. Jurnal Ecolab, Vol 9, No 1 (2015).

Barus, T.A.2004. Pengantar Limnologi Studi Tentang Ekosistem Sungai dan Danau. Fakultas MIPA. USU, Medan.

Buyang, Yorinda. 2013. Analisis Kadar Kadmium dan Timbal Pada Air di Lima Lokasi Sungai Totok Sulawesi Utara. Jurnal Agricola Tahun III No.1 Maret 2013.

Edward. 2008. Pengamatan Kadar Merkuri di Perairan Teluk Kao (Halmahera) dan Perairan Anggai (Pulau Obi) Maluku Utara, Makara Sains,Volume 12 No.2 97-101.

Mirdat, Patadungan,Y.S. 2013. Status Logam BeraT Merkuri (Hg) dalam Tanah Pada Kawasan Pengolahan Tambang Emas di Kelurahan Poboya, Kota Palu, e-J Agrotekbis 1(2): 127-134 ISSN 2338-3011.

Mahida, U.N. 1981. Pencemaran Air dan Pemanfaatan Limbah Industri. CV. Rajawali : Jakarta. 543p

Narasiang,A.A., Lasut, M.T., Kawung, N.J. 2015. Akumulasi Merkuri (Hg) Pada Ikan di Teluk Manado. Jurnal Pesisir dan Laut TropisVolume 1 No.1.

Nuraini, Iqbal, Sabhan. 2015. Analisis Logam Berat dalam Air Minum Isi Ulang dengan Menggunakan AAS. Jurnal Gravitasi Vol 14.No.1 Jan-Jun 2015.

Odum, E.P. 1971. Fundamental of Ecology. W.B. Saunder Com. Philadelphia 125 pp.

Rochyatun,E., Kaisupy,M. Taufik dan Rozak, Abdul. 2006. Distribusi Logam Berat Dalam Air Dan Sedimen Di Perairan Muara Sungai Cisadane. MAKARA, SAINS, VOL. 10, NO. 1, APRIL 2006: 35-40

Stancheva,M., Makedonski,L., Petrova, E., 2013. Determination of Heavy Metals (Pb,Cd, As and Hg) In Black Sea Grey Mullet. Bulgarian Journal of Agricultural Science. 2013, 30-34.

Safitri, M dan M.R. Putri. 2013. Kondisi Keasaman (pH) Laut Indonesia. Jurnal Fakultas Ilmu Dan Teknologi Kebumian. ITB. Bandung.

Tasriani dan T. Zulhadi. 2013. Pengendalian Pencemaran Sumber Daya Air Sungai Kuantan dan Sungai Singingi dengan Pendekatan Kearifan Lokal (Local Wisdom) di Kabupaten Kuantan Singingi. E-journal.uin-suska.ac.id.
Published
28-02-2020