PENGARUH PEMANASAN TERHADAP KESTABILAN PIGMEN BETALAIN DARI BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS)

  • Yelfira Sari Islamic University of Riau
Keywords: Hylocereus polyrhizus, betalain, betasianin, spektrofotometer UV-Vis

Abstract

Betalain merupakan pigmen alami yang mengandung atom nitrogen dan larut dalam air,  terdiri dari campuran betasantin kuning dan betasianin merah. Salah satu sumber penghasil betalain adalah buah naga merah.. Ekstrak buah naga merah diukur serapannya pada 200-800 nm menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Dari ekstrak buah naga merah, didapatkan dua puncak absorban pada 269 nm dan 536 nm. Puncak absorban pada 536 nm ini menunjukkan keberadaan betasianin. Degradasi warna pigmen betalain oleh pengaruh suhu dimonitor dengan spektrofotometer UV-Vis pada λ 536 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu optimum untuk kestabilan pigmen betalain adalah pada 30oC.

References

Amalia, Indrian R., Aziza Slyvia H., dan Dian S., Studi efektivitas penggunaan ekstrak pigmen bunga bugenvil (Bougainvillea spectabilis) sebagai zat warna alami pada produk jajanan pasar, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia, (2009).

Rebecca, O.P.S., A.N. Boyce, and S. Chandran, Pigment identification and antioxidant properties of red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus), African Journal of Biotechnology., 9, (2010), 1450-1454.

Rahayu, Dwi P., Retno Mastuti, Anna Roosdiana. Kultur kalus sebagai penghasil betalain secara in Vitro. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia.

Umayah, Evi dan Moch. Amrun H. Uji aktivitas antioksidan ekstrak buah naga (Hylocereus undatus (Haw.)) Britt. & Rose. Jurnal Ilmu Dasar., 8, (2007), 83-90.

Woo, K. K., F. H. Ngou, L. S. Ngo, W. K. Soong and P. Y. Tang. Stability of betalain pigmen from red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus). American Journal of Food Technology., 6, (2011), 140-148.

Azeredo, Henriette M.C., Betalains: properties, sources, applications, and stability–a review, International Journal of Food Science and Technology, 44, (2009), 2365-2376.
Published
18-02-2020