PENGARUH REAL LABORATORY DAN VIRTUAL LABORATORY TERHADAP KUALITAS PROSES PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA

  • Mawadatur Rohmah Universitas Wahidiyah
  • Suhadi Ibnu Universitas Negeri Malang
  • Endang Budiasih Universitas Negeri Malang
Keywords: kualitas proses, real laboratory, virtual laboratory

Abstract

Kesetimbangan kimia adalah salah satu materi kimia yang dianggap memiliki beberapa konsep sulit, sehingga harus disampaikan menggunakan model pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik, salah satunya dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E menggunakan real laboratory dan virtual laboratory. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan real laboratory dan virtual laboratory terhadap kualitas proses pembelajaran pada materi kesetimbangan kimia. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan analisis data deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 2 Malang, menggunakan convenience sampling dan diperoleh sampel penelitian siswa kelas XI MIA 4 (LC 5E dengan real laboratory) dan siswa kelas XI MIA 5 (LC 5E dengan virtual laboratory). Instrumen yang digunakan berupa instrumen perlakuan yang terdiri dari RPP dan bahan ajar, serta instrumen pengukuran yang terdiri dari lembar RTOP, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta lembar penilaian afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas proses dengan model pembelajaran LC 5E menggunakan real laboratory dan virtual laboratory terlaksana dengan baik, serta penilaian afektif dan psikomotorik peserta didik mencapai ketuntasan sebesar 100%. Kata kunci: kualitas proses, real laboratory, virtual laboratory.

References

Akar, E. (2005). Efectivenes of 5E Learning Cycle Model on Student's Undersatnding of Acid Base Concept. Thesis: Middle East Technical University.

Arifin, M. (2005). Strategi Belajar Mengajar Kimia. Malang: UM Press.

Bybee, R. W. (2006). The BSCS 5E Instructional Model: Origins, Effectiveness and Aplications. Executive Summary: Biological Science Curriculum Study (BSCS).

Colorado: Mark Dabling Boulevard. Dahar, R. W. (2011). Teori – Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Dasna, I. W., & Sutrisno. (2005). Model – Model Pembelajaran Konstruktivistik dalam Pengajaran Sains/Kimia. Malang: Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang.

Fraenkel, J. R., & Wallen, N. E. (2009). How to Design and Evaluate Research in Education : Seventh Edition. USA: McGraw – Hill Higher Education.

Hokkanen, S. L. (2011). Improving Student Achievement, Interest and Confidence in Science Through the Implementation of The 5E Learning Cycle in The Middle Grades of An Urban School. Thesis: Montana State University.

Iskandar, S. M. (2011). Pendekatan Pembelajaran Sains Berbasis Konstruktivis. Malang: Universitas Negeri Malang.

Johnstone, A. H., MacDonald, J. J., & Webb, G. (1977). Chemical Equilibrium and Its Conceptual Difficulties. Education on Chemistry, 169 – 171.

Kirna, I. M. (2010). Pengaruh Penggunaan Hypermedia dalam Pembelajaran Menggunakan Strategi Siklus Belajar Terhadap Pemahaman dan Aplikasi Konsep Kimia pada Siswa SMP dengan Dua Gaya Belajar Berbeda. Disertasi: Universitas Negeri Malang.

Kresnanto, M. (2013). Keefektifan Virtual Laboratory dan Real Laboratory dalam Pembelajaran Kimia dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar Siswa SMK dengan Gaya Belajar Visual dan Kinestetik. Tesis: Universitas Negeri Malang.

Lawson, A. E. (2001). Using the Learning Cycle to Teach Biology Concept and Reasoning Pattern. Journal of Biological Education 35 , 165 – 169.

Mukhlis, M. M. (2013). Identifikasi Pemahaman Konseptual, Algoritmik, Grafik dan Gambaran Mikroskopik Siswa Kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Malang pada Materi Kesetimbangan Kimia. Skripsi: Universitas Negeri Malang.

Ören, F. S., & Tezcan, R. (2009). The Effectiveness of The Learning Cycle Approach on Learners Attitude Toward Science in Seventh Grade Science Classes of Elementary School. Elementary Education Online, 8 (1) , 103 – 118.

Phillips, R., McNaught, C., & Kennedy, G. (2010). Toward A Generalized Conceptual Framework for Learning : The Learning Environment, Learning Processes and Learning Outcomes (LEPO) Framework. The 22nd Annual World Conference on Education Multimedia, Hypermedia and Telecomunication, ED-MEDIA, (pp. 2495 – 250).

Qarareh, A. O. (2012). The Effect of Using The Learning Cycle Method in Teaching Science on The Educational Achievement of The Sixth Grades. International Journal Educational Science, 4 (2), 123 – 132.

Renner, J. W., & Abraham, M. R. (1989). The Sequence of Learning Cycle Activities in High School Chemistry. Journal of Research in Science Teaching, 23 (2), 121 – 143.

Rohmah, M. (2012). Pengembangan e-module dengan Model Pembelajaran Learning Cycle 5E pada Pokok Bahasan Kesetimbangan Kimia untuk SMA Kelas XI IPA Semester Ganjil. Skripsi: Universitas Negeri Malang.

Sastrawijaya, T. (198). Proses Belajar Mengajar Kimia. Jakarta: P2LPTK, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Setiawan, N. C. (2011). Pengaruh Model Pembelajaran dan Kemampuan Awal terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Turen pada Materi Kesetimbangan Kimia. Tesis: Universitas Negeri Malang.

Solihin, I. (2010). Keefektifan Model Pembelajaran Inkuiri Terbuka dan Learning Cycle dalam Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Bontang. Tesis: Universitas Negeri Malang.

Sulistina, O. (2009). Keefektifan Penggunaan Metoda Pembelajaran Inkuiri Terbuka dan Inkuiri Terbimbing dalam Meningkatkan Kualitas Proses Pembelajaran dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Laboratorium Malang. Tesis: Universitas Negeri Malang.

Suryati. (2011). Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle Dipadu dengan Diagram Alir terhadap Kualitas Proses, Hasil Belajar dan Kemampuan Metakognitif Kimia Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Malang. Tesis: Universitas Negeri Malang.

Suyanti, R. (2010). Strategi Pembelajaran Kimia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suyanti, R. D. (2010). Strategi Pembelajaran Kimia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suyono, & Haryanto. (2014). Belajar dan Pembelajaran : Teori dan Konsep Dasar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Tuna, A., & Kaçar, A. (2013). The Effect of 5E Learning Cycle Model in Teaching Trigonometry on Student’s Academic Achievement and Performance of Their Knowledge. International Journal on New Trends in Education and Their Implication, 4 (1), 73 – 87.

Wahyuni, T. S. (2014). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Menggunakan Real-Lab dan Virtual-Lab terhadap Pemahaman Representasi Kimia dan Motivasi Siswa pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Tesis: Universitas Negeri Malang.
Published
21-06-2019