INTERNALISASI SIKAP KEBERAGAMAAN SEJAK ANAK USIA DINI

Ismail Ismail, Fahmi Fahmi

Abstract


Anak di usia dini merupakan bagian yang sangat berharga, oleh karena itu diistilahkan dengan masa keemasan (golden age), masa ini tidak akan terulang untuk kedua kalinya. Tulisan ini membahas mengenai bagaimana internalisasi sikap keberagamaan yang harus kita berikan sejak anak berusia dini (usia 0-6 tahun). Karena dalam usia ini, kita dapat menanamkan nilai-nilai keimanan (tauhid), nilai ibadah dan juga nilai-nilai akhlak. Nilai-nilai tersebut jika diinternalisasikan sejak anak berusia dini, maka akan menjadi bekal bagi pertumbuhan dan perkembangan anak kelaknya. Karena nilai-nilai tersebut dapat membentuk sikap keberagamaan yang sesuai dengan nilai-nilai dasar Islam. Pendidikan Islam mampu melahirkan sikap keberagamaan dalam diri anak sejak usia dini, jika diinternalisasikan secara berkelanjutan. Karena pendidikan Islam merupakan sistem pendidikan yang menuntut untuk melatih anak didik agar memiliki nilai dan kepribadian yang sesuai dengan tuntutan agama

Keywords


Internalisasi, Sikap Keberagamaan, Anak Usia Dini

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini



Creative Commons License
Raudhatul Athfal by http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.