http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/issue/feed Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini 2023-01-03T03:13:59+00:00 Leny Marlina lenymarlina_uin@radenfatah.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini</strong></p> <ul> <li class="show"><strong>ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1541133256">2654-9476</a></strong><strong>&nbsp;(online)</strong></li> <li class="show"><strong>ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1500565090">2581-2793</a></strong><strong>&nbsp;(print)</strong></li> <li class="show"><strong>URL:&nbsp;<a href="http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal">http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal</a></strong></li> </ul> <p><em><strong>Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini</strong></em>&nbsp;is a peer-reviewed journal which is published by PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang.&nbsp;Then, the articles will be sent to the Mitra Bebestari/ peer reviewer and will go to the next selection by&nbsp;Blind Preview Process.&nbsp;Publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on problems of early childhood, education, parenting, media, Islamic education, religion, humanities, and development (religion, social Emotional, physic, motoric, art, language, cognitive).</p> http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/article/view/14881 Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Melalui Permainan Tradisonal Dakon, Vygotsky Vs Piaget Perspektif 2022-12-31T13:03:30+00:00 wening sekar kusuma weningsekar13@gmail.com Nur Dwi Sukmono nurdwisukmono@gmail.com Octavian Dwi Tanto 14.octavian@gmail.com <p>Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana stimulasi perkembangan kognitif anak melalui permainan tradisional dakon ditinjau dari teori Vygotsky dan Piaget. pada teori Vygotsky dan Piaget mengemukakan tentang perkembangan kognitif namun dengan pandangan yang berbeda. Vygotsky berpendapat bahwa perkembangan kognitif di pengaruhi dengan sosialnya sedangkan teori piaget berpendapat bahwa perkembangan kognitif berdasarkan tahap usia perkembangan kognitif. Tujuan peneliti untuk mengetahui perbedaan dari kedua teori tersebut melalui permainan tradisional dakon. Objek pada penelitian ini menggunakan 1 anak, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bersifat studi kasus mengunakan pengumpulan data observasi. Hasil analisis menunjukan bahwa permainan dakon untuk menstimulus perkembangan kognitif dilihat dari perspektif Vygotsky yaitu kognitif anak berkembang pada saat berinteraksi dengan lawan bermain dakon yang menjelaskan tentang aturan bermain. sedangkan&nbsp; dilihat dari perpesktif Piaget yaitu kognitif anak berkembang sesuai dengan tahapan usia, sehingga pada saat bermain permainan tradisional dakon berbeda perlakukan terhadap permaianan tersebut. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan bahwa Perkembangan kognitif dalam penelitian ini dapat di lihat dari seorang anak memainkan permainan dakon. Permainan dakon merupakan permainan tradisional yang menitiberatkan pada penguasaan berhitung, permainan ini memiliki peranan yaitu untuk melatih keterampilan dalam kogtinif anak dengan berhitung, dalam penelitian ini peneliti menggunakan permainan dakon untuk menstimulus perkembangan kognitif anak di tinjau dari teori piaget dan vygotsky, yang memiliki berbedaan pada pandangan perkembangan kognitif.</p> 2022-12-31T04:22:30+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/article/view/14036 Tinjauan Hadits tentang Mendidik Anak dengan Memukul 2022-12-31T13:03:30+00:00 Achmad Ruslan Achmadruslan@uinsi.ac.id Ana Sulton Mutmainah anasultonn60248@gmail.com Amalia Muchsinun amaliamuchsinun.am@gmail.com Muhammad Ramdani muhammadramdani@gmail.com <p>Salah satu cara yang dilakukan orang tua mendidik anaknya untuk disiplin yakni dengan memukulnya. Akan tetapi hal ini kemudian menjadi dilema karena dikhawatirkan menjadi kesempatan bagi orang tua untuk melakukan kekerasan pada anak atas dasar kedisiplinan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana tinjauan hadits terhadap mendidik dengan cara memukul tersebut dan batasan-batasan alasan memukul demi kedisiplinan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur. Informan dalam penelitian ini yaitu 4 orang tokoh Agama Islam di Kota Samarinda yang memahami hadis yang berkaitan dengan pendidikan anak. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mendidik anak dengan cara memukul diperbolehkan dengan syarat anak telah berusia di atas 10 tahun apabila mereka tidak menjalankan ibadah sholat, tidak mengarahkan pukulan pada tempat-tempat yang membahayakan seperti kepala, wajah, perut dan organ yang rawan lainnya. Hukuman memukul tersebut tidak dilakukan secara semena-mena dan hanya dilakukan atas dasar mendidik anak tersebut.</p> 2022-12-31T12:30:32+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/article/view/15000 Standar Alat Bermain dan Kualitas Satuan PAUD 2022-12-31T13:03:30+00:00 Desvi Wahyuni desviwahyuni@radenfatah.ac.id Indah Dwi Sartika indahdwisartika@radenfatah.ac.id Rahmah Novianti rahmahnovianti@univpgri-palembang.ac.id <p>Artikel ini bertujuan untuk menjabarkan alasan keterkaitan antara fasilitas alat bermain dengan kualitas dari satuan PAUD. Dilatar belakangi oleh anggapan yang ada di masyarakat yang menjadikan ketersediaan alat bermain sebagai tolak ukur kualitas dari sebuah institusi PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur yang membahas terkait kebijakan penyedian alat bermain dan kualitas satuan PAUD. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menggambarkan alasan mengapa alat bermain yang memenuhi standar dianggap dapat mencerminkan kualitas dari sebuah lembaga PAUD. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi dalam memaknai kualitas dari sebuah institusi dan penyedian alat bermain yang sesuai dengan kebutuhan anak.</p> 2022-12-31T12:33:33+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/article/view/15500 Pengaruh Metode Mendongeng Wayang Kulit Terhadap Keterampilan Menyimak Anak 2022-12-31T13:03:30+00:00 Izza Fitri izzafitri@radenfatah.ac.id yuski maryanti yuskimaryanti@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Mendongeng Wayang Kulit Terhadap Keterampilan Menyimak Anak Kelompok B Di RA As-Sidiq Desa Giriyoso Jayaloka Musi Rawas. Jenis penelitian ini adalah <em>Pre-experimental design </em>dengan desain <em>One Group Pretest-Posttest</em>. Jumlah sampel adalah 10 orang anak yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis uji t. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat bahwa ada perbedaan antara nilai <em>pretest</em> dan <em>posttest, </em>dimana nilai <em>pretest </em>dengan rata-rata 60 dan <em>posttest </em>dengan nilai rata-rata 75. Hasil hipotesis dalam penelitian ini diperoleh nilai t<sub>hitung </sub>= 7,712 dan t<sub>tabel </sub>untuk taraf signifikan 5% sebesar2,262&nbsp; sehingga dapat disimpulkan bahwa t<sub>hitung</sub>&gt;t<sub>tabel </sub>(7,712 &gt; 2,262) maka Ho ditolak dan H<sub>a </sub>diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil data tersebut. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode mendongeng wayang kulit berpengaruh terhadap keterampilan menyimak anak kelompok B di RA As-Sidiq Desa Giriyoso Jayaloka Musi Rawas.</p> 2022-12-31T12:36:42+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/article/view/14934 Permasalahan Perkembangan Nilai Agama dan Moral Generasi Alpha Untuk Anak Usia 5-6 Tahun 2022-12-31T13:03:30+00:00 Mauidah JS mauidah123@gmail.com Kun Farida kunfarida@gmail.com Sakinah Sakinah sakinah@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran permasalahan anak usia dini. Khususnya permasalahan perkembangan nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun serta memberikan stimulasi yang tepat berdasarkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA). Pengembangan nilai agama dan moral adalah kemampuan anak untuk bertindak dan berperilaku. Generasi Alpha atau Gen A adalah generasi yang dimulai pada anak-anak kelahiran tahun 2012 hingga paling tidak tahun 2035. Gen A berada di era globalisasi yang mana banyak anak usia dini yang mengalami degradasi atau kemerosotan moral. Degradasi moral adalah perilaku manusia karena tidak mengikuti hati nurani dan tidak mengakui kewajiban mutlak seseorang. Metode penelitian&nbsp;&nbsp; menggunakan&nbsp;&nbsp; studi&nbsp; literatur, dilakukan&nbsp; dengan membaca, menganalisis, dan menarik kesimpulan. Hasil dari kajian literatur berupa kemerosotan nilai agama dan moral generasi alpha untuk anak usia 5-6 tahun. Beberapa cara dapat dilakukan oleh orang tua, yaitu (1) menanamkan nilai agama dan moral sejak dini, (2) menjadi role modelling yang baik, (3) menjauhkan anak dari lingkungan negatif, (4) membacakan kisah teladan, (5) memberikan pendidikan karakter pada anak.</p> 2022-12-31T12:42:17+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/article/view/15503 Pengaruh Penggunaan Media Balok Angka Terhadap Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia 4-5 Tahun 2023-01-03T03:13:59+00:00 Yecha Febrieanitha Putri yechafebrieanithaputri@radenfatah.ac.id Leny Marlina lenymarlina@radenfatah.ac.id Yulike Tri Wulandari yuliketriwulandari@gmail.com <p>Perkembangan kognitif salah satu aspek perkembangan yang berperan penting dalam pendidikan anak usia dini. Adapun yang menjadi permasalahan peneliti adalah kemampuan kognitif anak belum optimal dalam menyebutkan angka 1-10 saat ditunjuk lambang bilangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripisikan pengaruh penggunaan media balok angka terhadap perkembangan kognitif anak usia 4-5 tahun di RA Perwanida 2 Palembang. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kelas eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, tes dan dokumentasi, desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah “<em>one group pretest posttest design</em>”. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipasi, teknik tes dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah uji validasi, uji realibilitasi, uji normalitas uji homogenitas, serta uji hipotesis. Adapun hasil penelitian bahwa ada perbedaan sebelum dan setelah menggunakan media balok angka anak sudah mampu menyebutkan angka 1-10, mengurutkan angka 1-10. Dengan menggunakan media balok angka dapat memudahkan anak dalam proses pembelajaran mengenal angka.</p> 2023-01-02T22:51:58+00:00 ##submission.copyrightStatement##