Manajemen Mutu Madrasah Ibtidaiyah II Palembang

  • Syaiful Akhyar kementerian agama
Keywords: manajemen mutu madrasah, aspek perencanaan, pengorganisasian, komitmen

Abstract

. Keberadaan MI Hijriyah II Palembang Pada awalnya berada disalah satu ruangan dibagian bawah mushollah Hijriyah yang dijadikan sebagai tempat belajar bagi anak-anak yang ada disekitarnya. Lama kelamaan jumlah siswanya semakin bertambah dan dikenal masyarakat sekitarnya dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan terutama bagi pendidikan yang berbasih madrasah yang ada di kota Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep manajemen mutu dari aspek perencanaan dan pengorganisasian  yang dilaksanakan di MI Hijriyah II Palembang dan menganalisis komitmen civitas madrasah dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bersifat evaluatif, yang menginterpretasikan data yang dibuat dan disusun secara menyeluruh dan sistematis yang dirancang untuk menjawab pertanyaan, menguji atau membuktikan hipotesis. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian  disajikan secara triangulasi dengan langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data, setelah data terkumpul lalu dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Untuk menjamin mutu pihak madrasah sebagai lembaga pendidikan agar  dapat mengembangkan berbagai kreatifitas, keilmuan, dan pengetahuan, terutama yang berkaitan dengan kompetensi guru yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional, maka madrasah perlu membentuk forum komunikasi guru madrasah, sehingga kompetensi guru yang ada di madrasah dapat terus ditingkatkan kualitasnya.

References

Akdon. (2009). Strategic Management For Educational Management (Manajemen Strategik untuk Manajemen Pendidikan). Bandung: Alpabeta.
Crosby, P. B. (1979). Quality is Free, New York: New American Library.
Danim, S. (2006). Menjadi Komunitas Pembelajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Deming, W. E. (1986). Out of The Crisis. Cambridge: University Press.
Depdikbud. (1999). Pengelolaan Pembelajaran yang Efektif (Materi Pelatihan Calon Kepala Sekolah). Jakarta: Dirjen Dikdasmen.
Echoles, M, J. & Shadily, H. (2000). Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia pustaka Utama.
Irianto, Y. B. (2006). Pembangunan manusia dan Pembaharuan Pendidikan. Bandung: Lab Administrasi Pendidikan UPI.
¬¬¬¬Mulyasa, E. (2012). Manajemen Berbasis Sekolah, Konsep, Strategi dan Implementasi. Bandung: Rosdakarya.
Nasution, M. N. (2004). Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management). Jakarta: Ghalia Indonesia.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2005). Permendiknas Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah. Jakarta: BSNP.
Shaleh, A.R. (2004). Madrasah dan Pendidikan Anak Bangsa; Misi dan Aksi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Siswanto, H.B. (2010). Manajemen Kepengawasan. Bandung: Sinar Baru.
Stoner, J.A.F., & Charles W. (1986). Management. Third Edition, Prentice-Hall International, Inc. New Jersey: Englewood Clffes.
Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003. (2003). Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bandung: Citra Umbara.
Wahjosumidjo. (2002). Kepemimpinan Kepala Sekolah, tinjauaan teoritik dan permasalahannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Published
10-01-2020
How to Cite
Akhyar, S. (2020). Manajemen Mutu Madrasah Ibtidaiyah II Palembang. Studia Manageria, 1(2), 133-148. Retrieved from http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/studiamanageria/article/view/4145