Profesionalisme Dai di Era Society 5.0: Mengulas Profil dan Strategi Pengembangan Dakwah

Main Article Content

Ari Wibowo

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan dan menjelaskan tentang pentingnya upaya peningkatan profesionalisme dai dalam menghadapi era society 5.0. Ada dua tantangan besar yang dihadapi masyarakat Indonesia, yakni era revolusi industri 4.0 dan era society 5.0. Hadirnya dua peradaban baru tersebut memunculkan trend baru dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, sehingga masyarakat Indonesia mudah mendapatkan informasi. Masyarakat juga dapat mengakses internet dengan bebas dan saling terkoneksi dengan cepat. Dampaknya,  terjadi infiltrasi budaya asing dan tersebarnya paham keagaaman yang bertolakbelakang dengan kepribadian bangsa. Kondisi tersebut menuntut para dai untuk dapat mengembangkan dakwah yang lebih transformatif, responsif, dan adaptif. Artikel ini diperkuat dengan penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka dengan pendekatan deskriptif. Beberapa sumber data dari berbagai literatur mempertajam analisa mengenai profesionalisme dai di era society 5.0. Setidaknya ada sembilan kompetensi yang dapat meningkatkan profesionalisme dai di era ini, diantaranya; creative, critical thinking, leadership, digital literacy, emotional intelligence, entrepreneurship, global citizenship, problem solving, dan team working. Profil daisebagai komunikator dan konten kreator mutlak diperlukan, karena tingginya aksesbilitas masyarakat terhadap konten media sosial.

Article Details

How to Cite
Wibowo, A. ( ). Profesionalisme Dai di Era Society 5.0: Mengulas Profil dan Strategi Pengembangan Dakwah. Wardah, 22(1), 1-13. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/wardah.v22i1.9003
Section
Articles