UPAYA PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH KARDUS DAN KAIN PERCA SEBAGAI INDUSTRI RUMAHAN OLEH IBU PKK DI DESA BINDUNG LANGIT KECAMATAN BATURAJA KABUPATEN OKU
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini melatarbelakangi upaya meningkatkan kesejahteraan khususnya memperbaiki permasalahan ekonomi keluarga masyarakat di Desa Bindung Langit Kecamatan Baturaja Kabupaten OKU dengan memanfaatkan kardus dan kain perca sebagai industri limbah memiliki nilai jual. Penelitian ini menganalisis tentang Upaya Pemberdayaan Keluarga melalui Pemanfaatan Limbah Kardus dan Kain Perca sebagai Industri Rumahan oleh Ibu PKK di Desa Bindung Langit Kecamatan Baturaja Kabupaten OKU. Tujuan penelitian yaitu pertama, untuk mengetahui upaya pemanfaatan limbah kardus dan kain perca sebagai industri rumahan oleh Ibu di PKK di desa Bindung Langit. Kedua, untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam upaya pemberdayaan keluarga melalui pemanfaatan limbah kardus dan kain perca sebagai industri rumahan oleh Ibu PKK di desa Bindung Langit. Ketiga, untuk mengetahui hasil upaya pemanfaatan limbah kardus dan kain perca di desa Bindung Langit kecamatan Baturaja Kabupaten OKU. Peneliti menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pertama, sudah mencapai target dan mampu mewujudkan kesejahteraan keluarga, karena hasil produk dari perlimbahan yang telah dilakukan dalam bentuk kerjasama memiliki nilai jual dan memberikan peluang bisnis maupun UMKM kepada seluruh warga yang berperan serta. Kedua, faktor pendukung yaitu secara internal meliputi adanya keterlibatan anggota, teknologi dengan berkembangannya teknologi dari waktu ke waktu. Secara eksternal meliputi keterlibatan masyarakat, kerjasama banyak pihak. sedangkan faktor penghambat yaitu tidak disiplinya masyarakat dalam mengikuti pelatihan kegiatan di PKK, rendahnya mindset masyarakat, kurangnya minat anak muda, kemudian adanya kendala cuaca. Pemanfaatan limbah kardus dan kain perca dalam mencapai usaha indistri rumahan memiliki berbagai faktor pendukung dan penghambat, akan tetapi hal ini tidak menutup kemungkinan pemanfaatan limbah di Desa Bindung Langit mampu untuk menciptakan kondisi masyarakat yang sejahtera. Ketiga, suatu proses atau upaya untuk menumbuhkan kesadaran dengan pencapaian 1) dominasi profesional (mencapai kesehatan masyarakat lebih baik), 2) partipasi keluarga, 3) pengetahuan dan kerampilan 4) kemandirian bagi masyarakat dan pelaung bisnis yang menjanjikan.
Article Details
References
Ambar Teguh Sulistiyani. (2014: 80). Kemitraan dan model-model pemberdayaan. Yogyakarta: Gava Media.
Departemen RI. (2015). Al-Qur’an Terjemahan Indonesia. Jakarta: PT. Sari Agung.
Euis Sunarti. (2012). Indikator Keluarga Sejahtera: Sejarah Pengembangan, Evaluasi dan Keberlanjutannya. Bogor:, Fakultas Ekologi Manusia.
Euis Sunarti. (2021). Indikator Keluarga Sejahtera: Sejarah Pengembangan, Evaluasi dan Keberlanjutannya. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia.
Limas Dodi. (2017). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Nurhaeni, Harahap, J. (2019). Peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dalam Pemberdayaan Wanita Di Desa Simatahari Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Observasi di Desa Bindung Langit kecamatan Baturaja Kabupaten OKU, pelaksanaan penelitian pada tanggal 10 Mei 2024. . (n.d.).
Sunarti. ((2018).4). Partisipasi Masyrakat Dalam Pembangunan Sanitasi Perkotaan di Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang.vol. 4.
Zubaidi. (2018:14). Pengembangan Masyarakat Wacana dan Praktik. Jakarta: Kencana Prenada Media.