“ARISAN MBANGUN” PERSPEKTIF POLA KEGOTONGROYONGAN EKONOMI PADA MASYARAKAT DESA SAKO KABUPATEN BANYUASIN

Main Article Content

Syahril Jamil

Abstract

Upaya menemukan jatidiri bangsa berdasarkan kearifan lokal merupakan hal yang penting. Rumah yang didirikan dengan sistem arisan di Desa Sako, Banyuasin merupakan salah satu kearifan lokal. Arisan adalah sistem ekonomi yang diambil dari adat istiadat tradisional Indonesia yang menekankan prinsip kerja sama dan kekerabatan. Sampai saat ini arisan masih banyak digunakan oleh masyarakat indonesia. Bagaimana pun, tidak diketahui siapa yang pertama kali memicu sistem ini, dan kapan sistem ini mulai digunakan. Serta berbagai arisan yang ada di desa Sako Banyuasin. Arisan di desa-desa ini sudah lama berevolusi dari arisan bulanan dan tahunan berupa arisan tabungan, arisan bercocok tanam, arisan perayaan atau hajatan dan arisan bahan bangunan.
Secara spontan tumbuh sikap kebersamaan, karena rasa senasib sepenanggungan dalam rangka untuk mengolah pertanian. Sikap kebersamaan yang tumbuh itu adalah sikap gotong-royong dalam bentuk arisan yang berasal dari daerah asal. Mereka telah terbiasa hidup dalam suasana gotong-royong dan sikap tenggang rasa di daerah asal, sehingga perlu ditanamkan kembali di daerah baru (transmigrasi) walaupun mereka tidak saling mengenal.

Article Details

How to Cite
Jamil, S. (2019). “ARISAN MBANGUN” PERSPEKTIF POLA KEGOTONGROYONGAN EKONOMI PADA MASYARAKAT DESA SAKO KABUPATEN BANYUASIN. Nurani: Jurnal Kajian syari’ah Dan Masyarakat, 18(2), 1-8. https://doi.org/10.19109/nurani.v18i2.1901
Section
Artikel

How to Cite

Jamil, S. (2019). “ARISAN MBANGUN” PERSPEKTIF POLA KEGOTONGROYONGAN EKONOMI PADA MASYARAKAT DESA SAKO KABUPATEN BANYUASIN. Nurani: Jurnal Kajian syari’ah Dan Masyarakat, 18(2), 1-8. https://doi.org/10.19109/nurani.v18i2.1901