Isu Syiah Sesat di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang; Studi Atas Pandangan Akademisi Dalam Upaya Deradikalisasi Faham Keagamaan
Main Article Content
Abstract
The background to this article is due to the issue of heretical sects against Shia teachings in the view of lecturers or academics at Islamic Religious Colleges (PTKI), including at Raden Fatah State Islamic University (UIN) Palembang. It is feared that the issue of heretical sects will lead to intolerance and radical thinking, such as making statements "infidel" or "heretical" to fellow Muslims. The purpose of this study is to get an overview from academics at UIN Raden Fatah about their views on Shia ideology or sects and to relate it to efforts to deradicalize religious views among the dpsen. The type of this research is a qualitative research. The results of this study indicate that as an academic, the views of UIN Raden Fatah lecturers do not see that all Shia teachings are heretical; except Shia Hullat who are extreme. They even agree that Shia teachings are studied scientifically either in class or in an open discussion to gain an objective and balanced understanding.
Article Details
How to Cite
Isu Syiah Sesat di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang; Studi Atas Pandangan Akademisi Dalam Upaya Deradikalisasi Faham Keagamaan. (2022). Medina-Te : Jurnal Studi Islam, 18(2), 176-191. https://doi.org/10.19109/medinate.v18i2.18386
Section
Artikel
Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
How to Cite
Isu Syiah Sesat di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang; Studi Atas Pandangan Akademisi Dalam Upaya Deradikalisasi Faham Keagamaan. (2022). Medina-Te : Jurnal Studi Islam, 18(2), 176-191. https://doi.org/10.19109/medinate.v18i2.18386
References
Abdul Azis, (2004) Varian-varian Fundamentalisme Islam di Indonesia, Jakarta: Diva Pustaka.
Abdul Rusul Musa al-Musawi. (2002). Syi’āh fii Tārikh, Cairo: Maktabatu Badbuli.
Abu Rokhmad. (2012). “Radikalisme Islam dan Upaya Deradikalisasi Paham Radikal”, Jurnal Walisongo, 20, No. 1.
Ahmad Husnan. (1980). Gerakan Inkar al-Sunnah dan Jawabannya. Jakarta: Media Dakwah.
Ahmad Muhammad Syakīr. (1399H/1979). Al-Baa'itsul Hatsits Syarah Ikhtisar 'Ulūmil-Hadits. Dārut turāts: Lil-Hafīzh Ibnu Katsīr.
Asy-Syahīd ats-Tsāni. (1408H). ar-Ri’āyah fii ‘ilmi ad-Dirāyah, tahqīq Abdul Husai Muhammad ‘Ali Baqal. Iran: Matba’ah Bihmin.
Azyumardi Azra. (1999) Konteks Berteologi di Indonesia: Pengalaman Islam (Cet. I; Jakarta: Paramadina.
https://id.wikipedia.org/wiki/Taqiyyah. Diakses tanggal 22 September 2018.
https://mui.or.id/wp-content/uploads/2017/02/06.-Faham-Syiah.pdf; diakses tanggal 10 September 2018.
https://www.kiblat.net/2016/05/14/keaslian-al-quran-menurut-syiah/. Diakses tanggal 22 September 2018
https://www.merriam-webster.com/dictionary/stream; diakses tanggal 25 Agustus 2018.
Ibnu Hajar. (1398H) Al-Ishabah fil Tanyizis-Shahabah, (Daarul-fikr), jlid.1.
Jajat Burhanuddin dan Ahmad Baedowi. (2003) dalam Transformasi Otoritas Keagamaan; Pengalaman Islam Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Kamus Besar Bahasa Indonesia; diakses dari https://kbbi.kata.web.id/aliran/ tanggal 25 Agustus 2018.
Kuntowidjoyo. (1998) Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi. Bandung: Mizan.
Mohammad Baharun, Tantangan Syiah terhadap Ahlus Sunnah.
Muhammad bin Ismaīl al-Bukhāri. (1422) Shahih al-Bukhāriy, Kitab al-Syahādāt, bab Lā Yasyhadu 'ala Syahadat al-Jur idza Asyhada. Tahqīq: Muhammad Zuhair bin Nashīr al-Nashīr (Madinah: Dar Thuq al-Najh, jlid. 3.
Sri Lestari, ”bbc”www.bbc.com.25Mei2016.http://www.bbc.com/indonesia/beritaindonesia /2016/05/160519_indonesia_hapus_radikalisme_anakmuda_sekolah. Diakses tanggal 18 Maret 2017.
Tim Puslitbang Kemenag. (2014). Pedoman Penanganan Aliran dan Gerakan Keagamaan Bermasalah di Indonesia. Jakarta: Kemenag RI.
Abdul Rusul Musa al-Musawi. (2002). Syi’āh fii Tārikh, Cairo: Maktabatu Badbuli.
Abu Rokhmad. (2012). “Radikalisme Islam dan Upaya Deradikalisasi Paham Radikal”, Jurnal Walisongo, 20, No. 1.
Ahmad Husnan. (1980). Gerakan Inkar al-Sunnah dan Jawabannya. Jakarta: Media Dakwah.
Ahmad Muhammad Syakīr. (1399H/1979). Al-Baa'itsul Hatsits Syarah Ikhtisar 'Ulūmil-Hadits. Dārut turāts: Lil-Hafīzh Ibnu Katsīr.
Asy-Syahīd ats-Tsāni. (1408H). ar-Ri’āyah fii ‘ilmi ad-Dirāyah, tahqīq Abdul Husai Muhammad ‘Ali Baqal. Iran: Matba’ah Bihmin.
Azyumardi Azra. (1999) Konteks Berteologi di Indonesia: Pengalaman Islam (Cet. I; Jakarta: Paramadina.
https://id.wikipedia.org/wiki/Taqiyyah. Diakses tanggal 22 September 2018.
https://mui.or.id/wp-content/uploads/2017/02/06.-Faham-Syiah.pdf; diakses tanggal 10 September 2018.
https://www.kiblat.net/2016/05/14/keaslian-al-quran-menurut-syiah/. Diakses tanggal 22 September 2018
https://www.merriam-webster.com/dictionary/stream; diakses tanggal 25 Agustus 2018.
Ibnu Hajar. (1398H) Al-Ishabah fil Tanyizis-Shahabah, (Daarul-fikr), jlid.1.
Jajat Burhanuddin dan Ahmad Baedowi. (2003) dalam Transformasi Otoritas Keagamaan; Pengalaman Islam Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Kamus Besar Bahasa Indonesia; diakses dari https://kbbi.kata.web.id/aliran/ tanggal 25 Agustus 2018.
Kuntowidjoyo. (1998) Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi. Bandung: Mizan.
Mohammad Baharun, Tantangan Syiah terhadap Ahlus Sunnah.
Muhammad bin Ismaīl al-Bukhāri. (1422) Shahih al-Bukhāriy, Kitab al-Syahādāt, bab Lā Yasyhadu 'ala Syahadat al-Jur idza Asyhada. Tahqīq: Muhammad Zuhair bin Nashīr al-Nashīr (Madinah: Dar Thuq al-Najh, jlid. 3.
Sri Lestari, ”bbc”www.bbc.com.25Mei2016.http://www.bbc.com/indonesia/beritaindonesia /2016/05/160519_indonesia_hapus_radikalisme_anakmuda_sekolah. Diakses tanggal 18 Maret 2017.
Tim Puslitbang Kemenag. (2014). Pedoman Penanganan Aliran dan Gerakan Keagamaan Bermasalah di Indonesia. Jakarta: Kemenag RI.