Pelestarian Pengetahuan Asli Pande Besi sebagai Sumber Belajar Kimia Unsur Periode IV

Main Article Content

Riva Ismawati
Rina Rahayu
Lutfi Kaedzorotul Muna

Abstract

Ethnoscience is a study that includes original knowledge of the community which can be verified through scientific methods. This original knowledge can be used as a learning resource to provide in-depth experiences, broaden knowledge, and increase students' interest in studying science. The purpose of this research is to reconstruct the original blacksmith's knowledge into scientific knowledge. This study used a qualitative approach with interview and observation methods. The population used in this research is the people of Rejosari Village, Pakis District, Magelang Regency who work as blacksmiths. The focus of research is on the tools and materials used by blacksmiths during the production process. Data analysis uses the Miles-Huberman model which includes data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. Based on the results of the research, a number of conclusions were obtained, including the form of the relevance of original science to period IV chemical elements, so that it could be used as a learning resource. The scientific concepts contained in the original knowledge of blacksmiths include metal elements, electron configurations, metal properties, corrosion, redox reactions, and metal alloys.

Article Details

How to Cite
Pelestarian Pengetahuan Asli Pande Besi sebagai Sumber Belajar Kimia Unsur Periode IV. (2023). Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 7(2), 140-152. https://doi.org/10.19109/ojpk.v7i2.19020
Section
Articles

How to Cite

Pelestarian Pengetahuan Asli Pande Besi sebagai Sumber Belajar Kimia Unsur Periode IV. (2023). Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 7(2), 140-152. https://doi.org/10.19109/ojpk.v7i2.19020

References

Abonyi, O. S., Achimugu, L., & Njoku, M. I. A. (2014). Innovations in Science and Technology Education: A case for ethnoscience based science classrooms. International Journal of Scientific and Engineering Research, 5(1), 52-56.
Afandi, Y. K., Arief, I. S., & Amiadji, A. (2015). Analisa Laju Korosi pada pelat baja Karbon dengan Variasi ketebalan coating. Jurnal Teknik ITS, 4(1), G1-G5.
Arif, S. (2020). Karakterisasi Pisau Dari Bahan Wire Rope Tempa Manual. JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin, 1(2), 85-95.
Battiste, M. (2005). Indigenous knowledge: Foundations for first nations. WINHEC: International Journal of Indigenous Education Scholarship, (1), 1-17.
Cahyani, M. D., & Gusman, T. A. (2023). Desain dan Uji Validitas e-Modul Perkuliahan Kimia Fisika Berbasis Problem Based Learning. Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 7(1), 117-125.
Dwipayana, P. A. P., Redhana, I. W., & Juniartina, P. P. (2020). Analisis kebutuhan pengembangan multimedia interaktif berbasis konteks budaya lokal untuk pembelajaran IPA SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI), 3(1), 49-60.
Elsera, M. (2019). Suku Laut di Dusun Linau Batu Desa Tanjungkelit, Kabupaten Lingga Provinsi Kepri. Sosioglobal : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 3(2), 1. https://doi.org/10.24198/jsg.v3i2.21054
Guspara, W. A. (2019). Craftmanship: Sudut Pandang Pandai Besi. Dinamika Kerajinan dan Batik, 36(1), 1-16.
Haryono, T. (2001). Logam dan peradaban manusia. Philosophy Press.
Haryono, T. (2008). Seni Pertunjukan dan Seni Rupa dalam Perspektif Arkeologi Seni. ISI Press Solo.
Ilhami, A., Syahvira, R., Maisarah, U., & Diniya, D. (2020). Kajian Etnosains Tradisi Maauwo di Danau Bakuok Sebagai Sumber Pembelajaran Biologi. Bioeduca: Journal of Biology Education, 2(2), 79-86.
Irawan, B., & Muhartati, E. (2019). Identifikasi Nilai Etnosains pada Kearifan Lokal Berkarang dan Menyondong Ikan Pada Masyarakat Pesisir Bintan. Pedagogi Hayati, 3(1), 53–58. https://doi.org/10.31629/ph.v3i1.1595
Johanis, A. L., & Dimu, R. J. (2019). Studi Tentang Penggunaan Beberapa Jenis Bahan Bakar Briket Pada Proses Perlakuan Panas Menggunakan Tungku Krusibel Sederhana. Jurnal Teknik Mesin, 2(2), 77-81.
Karmila, I. (2018). Kerajinan Pandai Besi Masyarakat Di Desa Limbang Jaya Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir (Tinjauan Historis) (Doctoral dissertation, UIN Raden Fatah Palembang).
Laksono, P. J., Patriot, E. A., Shiddiq, A. S., & Astuti, R. T. (2023). Etnosains: Persepsi Calon Guru Kimia terhadap Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya. Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 7(1), 66-80.
Lela, M., Amilda, A., & Jayanti, E. (2023). Efektivitas Penggunaan Modul Pembelajaran Kimia Berbasis POE Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit terhadap Hasil Belajar. Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 7(1), 11-24.
McKinley, E., & Stewart, G. (2012). Out of place: Indigenous knowledge in the science curriculum. In Second international handbook of science education (pp. 541-554). Springer, Dordrecht.
Mercer, J., Kelman, I., Suchet‐Pearson, S., & Lloyd, K. (2009). Integrating indigenous and scientific knowledge bases for disaster risk reduction in Papua New Guinea. Geografiska Annaler: Series B, Human Geography, 91(2), 157-183
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Sage.
Nukman, N., & Kamaludin, A. (2011). Pengukuran Temperatur Bahan Bakar Arang Kayu, Arang Batok Kelapa dan Batubara pada Tuyer dengan Suplai Udara dari Blower. Majalah Ilmiah Sriwijaya, 18(11), 647-657.
Prabowo, A. A., & Sunyoto, S. (2020). Pengaruh Media Pendingin Pada Proses Quenching Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro, Dan Kekuatan Bending Baja AISI 1010. Journal of Mechanical Engineering Learning, 9(1).
Salamiyah, S., Astutik, T. P., & Wicaksono, A. T. (2023). Efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan STEAM pada Materi Asam Basa. Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 7(1), 57-65.
Santoso, E. B., & Alfin, R. (2021). Peningkatan Ketrampilan Dan Pengetahuan Kelompok Pande Besi Tradisional Di Kabupaten Maluku Tengah. Indonesian Journal Of Community Service, 1(2), 289-296.
Sodikin, I., Waluyo, J., & Pratiwi, Y. (2016). Rancang bangun tungku pemanas untuk pande besi yang ramah lingkungan guna meningkatkan kapasitas produksi alat pertanian.
Sudarmin, S. (2014). Pendidikan Karakter, Etnosains dan Kearifan Lokal [Konsep dan Penerapannya dalam Penelitian dan Pembelajaran Sains].
Sudarmin, Sumarni, W., Mursiti, S., & Sumarti, S. S. (2020). Students’ innovative and creative thinking skill profile in designing chemical batik after experiencing ethnoscience integrated science technology engineering mathematic integrated ethnoscience (ethno-stem) learnings. Journal of Physics: Conference Series, 1567(2). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1567/2/022037
Sudarwanto, A., & Darmojo, K. W. (2018). Teknik Tradisional Ukir Logam Di Desa Tumang Cepogo Boyolali. In Seminar Hasil Penelitian dan PPM (No. 3).
Sumarni, W. (2016). The Reconstruction of Society Indigenous Science into Scientific Knowledge in the Production Process of Palm Sugar.Journal of Turkish Science Education, 13(4).
Sumarni, W. (2018). The influence of ethnoscience-based learning on chemistry to the chemistry’s literacy rate of the prospective teachers. Unnes Science Educational Journal, 7(2), 198–205. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/usej
Supriyadin, J. (2019). Perajin Pandai Besi Garut Riwayatmu Kini. Diakses dari https://www.liputan6.com/regional/read/3993225/perajin-pandai-besi-garut-riwayatmu-kini
Suryani, I. (2018). Sejarah Kerajinan Pande Besi Di Tanjung Pinang Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah. In Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.
Suja, I. W. (2022). Revitalisasi etnosains untuk mendukung literasi. Bivalen: Chemical Studies Journal, 5(1), 01-10.
Wahyudiati, D., & Fitriani, F. (2021). Etnokimia: Eksplorasi potensi kearifan lokal sasak sebagai sumber belajar kimia. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 5(2), 102-111.
Yogi, I. B. P. P. (2016). Teknologi Tempa Logam pada Masa Lalu di Daerah Aliran Sungai Pawan, Kalimantan Barat (sebuah pendekatan etnoarkeologi). Kapata Arkeologi, 12(2), 137-146.
Zakaria, Z., Muslim, D., Sophian, R. I., Kuswaryan, S., & Tanuwirya, U. H. (2013). Bio-engineering, melalui pemanfaatan tanaman kaliandra (Caliandra calothyrsus) di wilayah zona rawan longsor, Jawa Barat. Bulletin of Scientific Contribution, 11(3), 168-175.