Manajemen Ekstrakulikuler Rohis di Sekolah Menengah Atas (SMA) Palembang
Main Article Content
Abstract
The background in this research is to study how to manage the spiritist extracurricular in high schools (SMA) in Palembang's flagship schools including SMAN 1, SMAN 5, and SMAN 17 Palembang. Rohis extracurricular management is very necessary so that the purpose of this extracurricular can be done easily.The formulation of the problem in this study is how the management of spiritual extracurricular which includes planning, organizing, implementing and controlling in SMAN 1, SMAN 5, and SMAN 17 Palembang. The type of research used in the study of Rohis Religious Management Program in Palembang's High School is qualitative research. The research instrument uses documentation, interviews, observation and triangulation. And data analysis uses reduction, data presentation and data verification.The results showed that the management of the religious program in the top high schools in Palembang, the three schools planned at the beginning of the new school year each year to determine what activities would be carried out. Organizing, all mentoring members and coaches always work together to help each other in mentoring activities. Implementation, mentoring activities carried out outside the teaching and learning activities of students. Supervision, of the three schools the supervisor does not supervise regularly and the time is uncertain, whenever the supervisor can supervise
Article Details
How to Cite
Arumsari, A., Misdar, M., & Samiha, Y. T. (2020). Manajemen Ekstrakulikuler Rohis di Sekolah Menengah Atas (SMA) Palembang. Studia Manageria, 2(1), 27-38. https://doi.org/10.19109/studiamanageria.v2i1.4221
Section
Articles
Studia Manageria by http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/studiamanageria is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Arumsari, A., Misdar, M., & Samiha, Y. T. (2020). Manajemen Ekstrakulikuler Rohis di Sekolah Menengah Atas (SMA) Palembang. Studia Manageria, 2(1), 27-38. https://doi.org/10.19109/studiamanageria.v2i1.4221
References
Alwi, H. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Anggowo. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineke Cipta.
Bajtan, A. H. (2002). Konseling dan Psikoterapi Islam. Yogyakarta: Fajar Pustaka.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1990). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:Balai Pustaka.
Douglas, S. (1963). Political Socialization and Students Activism in Indonesia. Jakarta: Bina Citra.
Faqih, A. R. (2001). Bimbingan dan Konseling dalam Islam. Yogyakarta: UII Press.
Ladjid, H. (2005). Pengembangan Kurikulum Menuju Kurikulum Berbasis Kompetensi. Ciputat: Quantum Teaching.
Malayu S. P. H (2009). Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara.
Musfah, J. (2015). Manajemen Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Noor, M. R. (2002). The Hidden Curriculum Membangun Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Yogyakarta: Insan Madani.
Salam, A. (2014). Manajemen Insani dalam Bisnis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sukardi, D. K., & Sumiati, D.M. (1990). Pedoman Praktis Bimbingan Penyuluhan Sekolah. Jakarta: CV Rineke Cipta.
Suprapto, T. (2009). Pengantar Teori dan Manajemen Komunikasi, Yogyakarta: Medpress.
Suryosubroto. (1990). Tatalaksana Kurikulum. Jakarta:Rineka Cipta.
Tolchah, M. (2015). Dinamikan Pendidikan Islam Pasca Orde Baru. Yogyakarta: Pelangi Aksara.
Usman, H. (2006). Manajemen Teori, Praktik dan Riset Pendidikan cet I. Jakarta: Bumi.
Widiyantoro, N. (2003). Panduan Dakwah Sekolah, Kerja Besar untuk Perubahan Besar. Bandung: Syamil Cipta Media.
Anggowo. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineke Cipta.
Bajtan, A. H. (2002). Konseling dan Psikoterapi Islam. Yogyakarta: Fajar Pustaka.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1990). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:Balai Pustaka.
Douglas, S. (1963). Political Socialization and Students Activism in Indonesia. Jakarta: Bina Citra.
Faqih, A. R. (2001). Bimbingan dan Konseling dalam Islam. Yogyakarta: UII Press.
Ladjid, H. (2005). Pengembangan Kurikulum Menuju Kurikulum Berbasis Kompetensi. Ciputat: Quantum Teaching.
Malayu S. P. H (2009). Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara.
Musfah, J. (2015). Manajemen Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Noor, M. R. (2002). The Hidden Curriculum Membangun Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Yogyakarta: Insan Madani.
Salam, A. (2014). Manajemen Insani dalam Bisnis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sukardi, D. K., & Sumiati, D.M. (1990). Pedoman Praktis Bimbingan Penyuluhan Sekolah. Jakarta: CV Rineke Cipta.
Suprapto, T. (2009). Pengantar Teori dan Manajemen Komunikasi, Yogyakarta: Medpress.
Suryosubroto. (1990). Tatalaksana Kurikulum. Jakarta:Rineka Cipta.
Tolchah, M. (2015). Dinamikan Pendidikan Islam Pasca Orde Baru. Yogyakarta: Pelangi Aksara.
Usman, H. (2006). Manajemen Teori, Praktik dan Riset Pendidikan cet I. Jakarta: Bumi.
Widiyantoro, N. (2003). Panduan Dakwah Sekolah, Kerja Besar untuk Perubahan Besar. Bandung: Syamil Cipta Media.