Program Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) di Ma’had Zaadul Ma’ad Palembang
Main Article Content
Abstract
This study aims to evaluate the Equality Education program at the Salafiyah Islamic Boarding School (PKPPS). The research was conducted in Ma'had Zaadul Ma'ad Palembang. The research time starts from October 2020 to April 2021. The research subjects are students of the Salafiyah Wustha level. This type of research is an evaluation research using the CIPP evaluation model (context, input, process, product). Evaluation is carried out to see the level of conformity of program implementation with the criteria set out in the PKPPS Technical Guidelines. The results showed that the PKPPS program at the Salafiyah Wustha level in terms of the context, process, or product dimensions was in accordance with the criteria so that the program needed to be continued. However, if viewed from the input dimension, it only reached a sufficient level of conformity. The researcher's recommendation for policy makers is to limit a maximum of 30 students per study group, educators who have not received a bachelor's degree to be directed to continue their education, educators are expected to teach subjects according to academic qualifications, the need for infrastructure is not fulfilled, and damaged infrastructure needs to be repaired. The components of the Salafiyah Wustha PKPPS program that need to be disseminated are mainly related to increasing the number of students, namely a distinctive vision and mission, the establishment of programs based on community needs, and the use of online media in the study of the Kitab Kuning.
Article Details
How to Cite
Andespa, R., Ismail, F., & Mardeli, M. (2021). Program Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) di Ma’had Zaadul Ma’ad Palembang. Studia Manageria, 3(2), 119-134. https://doi.org/10.19109/studiamanageria.v3i2.8339
Section
Articles
Studia Manageria by http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/studiamanageria is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Andespa, R., Ismail, F., & Mardeli, M. (2021). Program Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) di Ma’had Zaadul Ma’ad Palembang. Studia Manageria, 3(2), 119-134. https://doi.org/10.19109/studiamanageria.v3i2.8339
References
Agustina, A. (2018). Evaluasi Program Pendidikan Keseteraan Paket C Vokasional di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bhina Swakarya Kabupaten Bandung. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(2).
Ananda, R., & Rafida, T. (2017). Pengantar Evaluasi Program Pendidikan. Medan: Perdana Publishing.
Anita, D. E. (2016). Implementasi Wajar Dikdas di Pondok Pesantren Salafiyah: Studi Kasus Pondok Pesantren Salafiyah APIK Kaliwungu dan Darul Falah Kudus. Jurnal Wahana Akademika, 3(2).
Arikunto, S., & Jabar, C. S. (2009). Evaluasi Program Pendidikan: Pedoman Teoretis Praktis bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Depag. (2001). Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor: E/239/2001 tentang Panduan Teknis Penyelenggaraan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar pada Pondok Pesantren Salafiyah.
Djaali, dan Pudji, M. (2008). Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo.
Kemenag. (2018). Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3543 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah.
Kemendikbud. (2016). Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan. (2016). APK/APM (Angka Partisipasi Kasar/Angka Partisipasi Murni) Tahun 2015/2016. Jakarta: Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud.
Mastiyah, I. (2016). Evaluasi Penyelenggara Program Wajib Belajar bagi Pendidikan Dasar pada Pondok Pesantren Salafiyah. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 14(1).
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mughist, A., Suparta, M., & Badruttamam, N. (2008). Kritik Nalar Fiqih Pesantren. Jakarta: Kencana.
Munawiroh. (2019). Pesantren Salafiyah. Yogyakarta: Deepublish.
Mutrofin. (2014). Evaluasi Program: Teks Pilihan untuk Pemula. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo.
Poerwadarminta, W. J. (2019). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Rosyad, R. A. (2019). Pelaksanaan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun pada Pondok Pesantren Salafiyah IBNU Taimiyyah Kebokura Sumpiuh Banyumas. Jurnal Kependidikan IAIN Purwokerto, 7(1), 43-55.
Sudjana, N., dan Ibrahim. (2004). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata. (2007). Metode Kajian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Widoyoko, E.P. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran: Panduan Praktis bagi Pendidik dan Calon Pendidik. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Wirawan. (2011). Evaluasi Teori, Model, Standar, Aplikasi, dan Profesi. Jakarta: Rajawali Pers.
Ananda, R., & Rafida, T. (2017). Pengantar Evaluasi Program Pendidikan. Medan: Perdana Publishing.
Anita, D. E. (2016). Implementasi Wajar Dikdas di Pondok Pesantren Salafiyah: Studi Kasus Pondok Pesantren Salafiyah APIK Kaliwungu dan Darul Falah Kudus. Jurnal Wahana Akademika, 3(2).
Arikunto, S., & Jabar, C. S. (2009). Evaluasi Program Pendidikan: Pedoman Teoretis Praktis bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Depag. (2001). Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor: E/239/2001 tentang Panduan Teknis Penyelenggaraan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar pada Pondok Pesantren Salafiyah.
Djaali, dan Pudji, M. (2008). Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo.
Kemenag. (2018). Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3543 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah.
Kemendikbud. (2016). Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan. (2016). APK/APM (Angka Partisipasi Kasar/Angka Partisipasi Murni) Tahun 2015/2016. Jakarta: Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud.
Mastiyah, I. (2016). Evaluasi Penyelenggara Program Wajib Belajar bagi Pendidikan Dasar pada Pondok Pesantren Salafiyah. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 14(1).
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mughist, A., Suparta, M., & Badruttamam, N. (2008). Kritik Nalar Fiqih Pesantren. Jakarta: Kencana.
Munawiroh. (2019). Pesantren Salafiyah. Yogyakarta: Deepublish.
Mutrofin. (2014). Evaluasi Program: Teks Pilihan untuk Pemula. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo.
Poerwadarminta, W. J. (2019). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Rosyad, R. A. (2019). Pelaksanaan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun pada Pondok Pesantren Salafiyah IBNU Taimiyyah Kebokura Sumpiuh Banyumas. Jurnal Kependidikan IAIN Purwokerto, 7(1), 43-55.
Sudjana, N., dan Ibrahim. (2004). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata. (2007). Metode Kajian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Widoyoko, E.P. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran: Panduan Praktis bagi Pendidik dan Calon Pendidik. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Wirawan. (2011). Evaluasi Teori, Model, Standar, Aplikasi, dan Profesi. Jakarta: Rajawali Pers.