Efektivitas Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Dunia Jurnalisme: Studi Kasus Di Media Palembang Ekspres

Penulis

  • Indah Zahrotul Jannah Indah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Sumaina duku
  • Ahmad Harun Yahya

DOI:

https://doi.org/10.19109/747w8477

Kata Kunci:

kecerdasan buatan, jurnalisme, efektivitas, studi kasus, Palembang Ekspres.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara detail tentang efektivitas Kecerdasan Buatan dalam jurnalisme yang studi kasusnya ada pada proses produksi berita di Palembang Ekspres. Pada penelitian ini digunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Kecerdasan Buatan merupakan kemampuan sistem untuk mengikuti berbagai perintah dan sedikit mengurangi kesulitan kita dalam mencari ataupun dalam membahas sesuatu. Saat ini banyak sekali diantara mereka yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu kegiatan mereka sehari hari. Hasil penelitian menunjukkan penerapan AI di Palembang Ekspres dapat meningkatkan cepatnya proses produksi konten video TikTok berita mereka hingga 30%, terutama pada dubbing video berita. perkembangan teknologi sekarang pun semakin bertambah canggih. Bahkan sebenernya jika dia paham skripsi yang dibuatnya tersebut dapat dengan mudah ia kerjakan dengan meminta bantuan kepada AI. Namun penelitian ini mendapatkan bahwa belum sepenuhnya dapat mengambil alih keahlian para jurnalis berita dalam menulis berita. tetapi, Palembang Ekspres yakin bahwa AI tidak akan menggeser peran para jurnalis sampai kapanpun, karena sangat berbeda rasa berita yang diberikan oleh AI dan berita yang di produksi langsung oleh jurnalis. Penelitian ini memberi kesimpulan bahwa AI dapat membantu dalam jurnalisme namun tidak untuk secara penuh menggantikan posisi jurnalis. Implikasi pada penilitian kali ini adalah sangat penting adanya sinergi antara kecangginhan teknologi masa kini serta keterampilan jurnalistik demi terwujudnya karya jurnalistik yang berkelas dan berkualitas.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Adzkia, A. R. S. (2015). Praktik multimedia dalam jurnalisme online di Indonesia (Kajian praktik wartawan multimedia di cnnindonesia.com, rappler.com, dan tribunnews.com). Jurnal Komunikasi, 10(1), 41–53.

Alwi, H. (2015). Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Arikunto, S. (2022). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek (Cet. XII). Jakarta: PT Rineka Cipta.

Ashari, M. (2019). Jurnalisme digital: Dari pengumpulan informasi sampai penyebaran pesan. Inter Komunika: Jurnal Komunikasi, 4(1). Retrieved from https://journal.interstudi.edu/index.php/InterKomunika/article/view/286.

Bosch, T. (2020). Digital journalism and online public spheres in South Africa. Communicatio: South African Journal for Communication Theory and Research, 36(2), 265–275. https://doi.org/10.1080/02500167.2010.485374.

Cangara, H. (1998). Pengantar ilmu komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Danim, S. (2022). Menjadi peneliti kualitatif: Rancangan metodologi, presentasi, dan publikasi hasil penelitian untuk mahasiswa dan peneliti pemula bidang ilmu sosial, pendidikan, dan humaniora. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Deuze, M. (2004). What is multimedia journalism?. Journalism Studies, 5(2), 139–152.

Fetzer, J. H. (2019). Kecerdasan buatan: Cakupan dan batasannya. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.

Handayani, M. A. (2018). Kebebasan dan etika jurnalisme: Antara propaganda kepentingan dan perlawanan wartawan. Komunika, 2(1), Januari–Juni.

Kawamoto, K. (Ed.). (2023). Digital journalism: Emerging media and the changing horizons of journalism. USA: Rowman & Littlefield Publishers.

Kurnia, N. (2005). Perkembangan teknologi komunikasi dan media baru: Implikasi terhadap teori komunikasi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 6(2).

Lubis, M. S. Y. (2021). Implementasi artificial intelligence pada sistem manufaktur terpadu. Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU. Retrieved from https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/semnastek/article/view/4134

Malik, A., & Shapiro, I. (2017). What’s digital? What’s journalism? In Franklin, B. & Eldridge II, S. B. (Eds.), The Routledge Companion to Digital Journalism Studies. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315713793

Masrichah, S. (2023). Ancaman dan peluang artificial intelligence (AI). Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 3(3). Retrieved from https://journal.amikveteran.ac.id/index.php/Khatulistiwa/article/view/1860

Moelong, L. J. (2020). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Riyandi, M., Salim, A., & Qomario. (2024). Efektivitas program AI dalam meningkatkan kemampuan siswa di Orbit Future Academy. Jurnal of Education Research, 5(2), 2150–2154. https://jer.or.id/index.php/jer/article/view/1101

Ruang Saintek. (2023). Kecerdasan buatan (artificial intelligence) dari teori hingga penerapan. Semarang: Tiram Media.

Salaverría, R. (2019). Digital journalism: 25 years of research. El Profesional de la Información (EPI), 28(1), 1–26.

Schultz, R. T. (2015). Developmental deficits in social perception in autism: The role of the amygdala and fusiform face area. International Journal of Developmental Neuroscience, 23(2–3), 125–141.

Steensen, S., & Ahva, L. (2015). Theories of journalism in a digital age: An exploration and introduction. Digital Journalism, 3(1), 1–18.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi, A. (2017). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek (Cet. XII). Jakarta: PT Rineka Cipta.

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Efektivitas Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Dunia Jurnalisme: Studi Kasus Di Media Palembang Ekspres. (2025). TABAYYUN, 6(1 Juni), 35-48. https://doi.org/10.19109/747w8477