DINAMIKA JIWA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM
Main Article Content
Abstract
Jiwa, dalam bahasa Arab disebut Nafs, dan dalam bahasa Yunani disebut Psyche yang diterjemahkan dengan jiwa atau Soul dalam bahasa Inggris. Sedangkan Roh biasanya diterjemahkan dengan Nyawa atau Spirit. Jadi, sebenarnya sejak manusia mengalami proses kejadian sampai dengan sempurna menjadi janin dan dilahirkan ke atas dunia, telah ada unsur lain yang bukan fisik material yang ikut menyusun semua peristiwa penciptaan itu. Justru adanya unsur non-fisik inilah yang membedakan manusia dari makhluk hidup lainnya sebagai satu kelebihan. Kelebihan ini akhirnya tampak nyata pada norma-norma nafsiyah (psikologis) dengan segala kegiatannya. Tulisan ini akan memaparkan sekilas pembahasan mengenai jiwa menurut paradigma psikologi Islam di Indonesia dimulai pada periode pra-psikologi Islam (Hamka) sampai dengan periode psikologi Islam berkembang (Mujib & Muzakir).
Article Details
How to Cite
Yudiani, Ema. “DINAMIKA JIWA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM”. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama 14, no. 1 (April 14, 2016): 45–60. Accessed April 3, 2025. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/JIA/article/view/460.
Section
Artikel
The requirements that must be met by the author are as follows:
- The author saves the copyright and gives the journal simultaneously with the license under Creative Commons Attribution License which permits other people to share the work by stating that it is firstly published in this journal.
- The author can post their work in an institutional repository or publish it in a book by by stating that it is firstly published in this journal.
- The author is allowed to post their work online (for instance, in an institutional repository or their own website) before and during the process of delivery. (seeOpen Access Effect).
How to Cite
Yudiani, Ema. “DINAMIKA JIWA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM”. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama 14, no. 1 (April 14, 2016): 45–60. Accessed April 3, 2025. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/JIA/article/view/460.
References
HAMKA, 1956, Mutiara Filsafat (Kumpulan Naskah Tasauf Modern, Falsafah Hidup, Lembaga Hidup dan Lembaga Budi), Jakarta: Penerbit Widjaya Djakarta.
Mujib, A & Mudzakir, J. 2002, Nuansa-nuansa Psikologi Islam, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.