Implementasi Prinsip Multiple Intelligences Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MI Najahiyah Palembang

  • Tastin Tastin Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ibrahim Ibrahim Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Rahma Si Fitri Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Keywords: multiple intelligences, hasil belajar

Abstract

Implementasi Prinsip Multiple Intelligences dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Najahiyah Palembang. Adapun prinsip Multiple Intelligences pada mata pelajaran bahasa Indonesia dengan materi menulis karangan. Rumusan masalah yakni bagaimana hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan prinsip Multiple Intelligences dan apakah ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara sebelum dan sesudah menggunakan prinsip Multiple Intelligences pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Najahiyah Palembang, dengan menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Sehingga dengan teknik analisis data kuantitatif yaitu menguraikan data-data yang dapat dihitung dengan angka-angka menggunakan rumus tes “t”. Hasil analisis data yakni sebelum digunakan prinsip Multiple Intelligences yaitu tergolong tinggi (baik) sebanyak 3 orang siswa (12%) kategori tinggi (nilai di atas 76,74), tergolong sedang sebanyak 15 Orang siswa (60%), siswa termasuk dalam kategori sedang (nilai antara 37,6 sampai 76,74), dan yang tergolong rendah sebanyak 7 Orang siswa (28%), siswa termasuk dalam kategori sedang (nilai dibawah 37,6). Sedangkan hasil belajar siswa sesudah digunakan prinsip Multiple Intelligences yaitu yang tergolong tinggi (baik) sebanyak 7 orang siswa (28%), siswa kategori tinggi (nilai di atas 94), tergolong sedang sebanyak 16 Orang siswa (64%), siswa termasuk dalam kategori sedang (nilai antara 74 sampai 94), dan yang tergolong rendah sebanyak 2 Orang siswa (8%), dalam kategori rendah (nilai dibawah 74). Hipotesa alternatif diterima dengan rincian to lebih besar dari tt baik pada taraf signifikan 1% maupun 5% dengan perincian 2.79<-10,64>2.06. berarti adanya perbedaan hasil belajar antara sebelum dan sesudah digunakan prinsip Multiple Intelligences dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Najahiyah.

References

Chatib, M. ((2011). Sekolahnya Manusia. Bandung: Kaifa.
Fuad, I. (2005). Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Gunawan, R. (2001). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Terbit Terang.
Hamalik, O. (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hamzah B. Uno, H.B. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Ismail, F. (2014). Evaluasi Pendidikan. Palembang: Tunas Gemilang Press.
Kunandar. (2013). Penilain Autentik. Jakarta: Rajawali Press.
Maksum, M. (2014). Manjadi Guru Idola. Klaten: Cable Book.
Naim, N. (2009). Menjadi Guru Inspiratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nata, A. (2009). Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Sudjana, N. (2013). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya.
Suharsaputra, U. (2013). Menjadi Guru Berkarakter. Bandung: PT Refika Aditama.
Sanjaya, W. (2008). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran Cet. 1. Jakarta: Kencana.
Surya, S. (2007). Melejitkan Multiple Intelligences Anak Sejak Dini. Yogyakarta: Andi.
Published
04-01-2018