Kru Teater Surabaya Temukan Inspirasi dan Fokus Sebelum Pentas Lewat Gim Strategi Digital
Dunia teater dikenal penuh dinamika mulai dari latihan panjang, persiapan teknis yang melelahkan, hingga tekanan menjelang pertunjukan. Namun, di balik kesibukan itu, seorang kru teater asal Surabaya menemukan cara unik untuk menjaga ketenangan dan fokus sebelum naik panggung. Alih-alih menghabiskan waktu dengan obrolan santai atau kecemasan berlebih, ia memilih memainkan gim strategi digital sebagai bentuk relaksasi dan latihan konsentrasi.
Mencari Ketenangan di Balik Layar Panggung
Menjadi kru teater bukan pekerjaan yang ringan. Ia bertanggung jawab atas pencahayaan dan efek visual dua elemen penting yang menentukan suasana sebuah pertunjukan. Kesalahan kecil dalam pengaturan lampu bisa mengubah makna adegan dan memengaruhi seluruh tim. Karena itu, fokus dan koordinasi menjadi hal yang mutlak.
Sebelum setiap pementasan, biasanya ada waktu luang sekitar 30 menit setelah pengecekan teknis. Di momen inilah ia menggunakan ponselnya untuk bermain gim strategi digital. Menurutnya, permainan semacam ini membantu menenangkan pikiran, mengalihkan rasa tegang, sekaligus melatih pengambilan keputusan cepat.
“Main gim sebentar bikin saya lebih rileks. Setelah itu, saya bisa kerja lebih fokus tanpa rasa panik,” ujarnya sambil tertawa kecil.
Menghubungkan Dunia Teater dan Dunia Digital
Meski sekilas tampak berbeda, ia melihat banyak kesamaan antara dunia teater dan gim strategi digital. Keduanya membutuhkan perencanaan, kerja sama, serta kemampuan membaca situasi. Dalam teater, kru harus tahu kapan menyalakan lampu, kapan mengubah warna, dan kapan menahan diri agar momen dramatis terasa pas. Dalam gim, pemain juga harus tahu kapan bergerak dan kapan menunggu agar strategi berjalan efektif.
Menurutnya, memainkan gim sebelum pentas bukan bentuk pelarian, melainkan cara menyiapkan mental. Ia menyamakan aktivitas itu dengan pemanasan bagi pikiran, sebagaimana aktor melakukan pemanasan tubuh dan suara. “Kalau aktor butuh latihan pernapasan, saya butuh latihan fokus. Gim membantu saya melatih itu,” jelasnya.
Disiplin dan Batasan yang Jelas
Walau menjadikan gim sebagai sarana relaksasi, ia tetap menetapkan batas tegas. Ia hanya bermain 15–20 menit sebelum pertunjukan dimulai, dan tidak pernah membawa ponsel ke area panggung. Disiplin ini membuatnya tetap profesional sekaligus menjaga keseimbangan antara hiburan dan tanggung jawab kerja.
Rekan-rekannya di teater mengakui bahwa kebiasaan ini membawa dampak positif. Ia lebih tenang ketika menghadapi situasi darurat di panggung, lebih tanggap dalam berkoordinasi, dan jarang terlihat stres meskipun jadwal pertunjukan padat. Sikap tenangnya sering kali menular ke anggota kru lain yang lebih muda.
Keseimbangan sebagai Kunci Kreativitas
Bagi kru teater ini, dunia hiburan digital adalah ruang untuk menyeimbangkan energi. Setelah seharian bergelut dengan latihan dan persiapan teknis, beberapa menit bermain gim bisa mengembalikan semangatnya. Ia percaya bahwa kreativitas tidak akan tumbuh dari stres, melainkan dari pikiran yang tenang.
“Kalau kita bisa atur waktu antara kerja dan hiburan, hasil kerja juga jadi lebih bagus,” katanya dengan nada meyakinkan.
Kini, ia dikenal di komunitas teater Surabaya sebagai sosok yang tak hanya ahli dalam urusan teknis, tetapi juga pandai menjaga keseimbangan diri. Melalui kebiasaan sederhana memainkan gim strategi digital secara bijak, ia membuktikan bahwa fokus, disiplin, dan ketenangan adalah fondasi utama di balik setiap pertunjukan yang sukses.