Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menginternalisasikan Nilai-Nilai Qur’ani

Main Article Content

Husnul Yamil
Iwan Fitriani
Lubna

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menginternalisasikan nilai-nilai Qur’ani kepada santri di MA Plus Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologis, melibatkan guru PAI, santri, pimpinan pesantren, dan musyrif asrama sebagai informan. Data dihimpun melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI meliputi keteladanan (uswah hasanah), pembiasaan, pendekatan kontekstual, motivasi spiritual, serta pendampingan personal. Strategi ini diimplementasikan melalui kegiatan pembelajaran, pembinaan karakter, program tahfizh, dan pengawasan kehidupan asrama. Faktor pendukung meliputi kultur pesantren yang religius, struktur kurikulum yang berbasis Al-Qur’an, serta kedekatan emosional guru–santri. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan intelektual santri, latar belakang pendidikan, serta dinamika lingkungan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa peran strategis guru PAI sangat menentukan keberhasilan pembentukan karakter Qur’ani santri.

Article Details

How to Cite
“Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menginternalisasikan Nilai-Nilai Qur’ani”. Intizar 31, no. 2 (December 22, 2025). Accessed January 23, 2026. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/intizar/article/view/32374.
Section
Artikel

How to Cite

“Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menginternalisasikan Nilai-Nilai Qur’ani”. Intizar 31, no. 2 (December 22, 2025). Accessed January 23, 2026. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/intizar/article/view/32374.