Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa
DOI:
https://doi.org/10.19109/pair.v7i4.27272Keywords:
Character Building, Islamic Education, Moral Guidance, PAI Teachers, Student DelinquencyAbstract
Student delinquency is one of the challenges faced in the school environment, especially at the junior high school level. This research aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in dealing with student delinquency. The research method used is descriptive qualitative with field research type with data collection techniques in the form of interviews, observation and documentation.The research results show that PAI teachers have a strategic role as educators, advisors, role models, mentors and motivators in shaping student character. PAI teachers apply various strategies, such as providing an understanding of religious values, holding group discussions, and taking a personal approach to students who have problems. Apart from that, collaboration between PAI teachers and Guidance and Counseling (BK) teachers is an important factor in creating effective solutions. In addition, the study highlights that the integration of religious education in school culture contributes significantly to the prevention and reduction of student delinquency. Therefore, strengthening the role of PAI teachers is essential in fostering disciplined, responsible, and ethical behavior among students.
References
Auliya, Afika Tisa, Alimron Alimron, dan Mardeli Mardeli, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masalah Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Smp Negeri 20 Palembang,” Jurnal PAI Raden Fatah 3, no. 3 (2021): hlm. 220.
Ahmad Husni Hamim, Muhidin Muhidin, dan Uus Ruswandi, “Pengertian, Landasan, Tujuan dan Kedudukan PAI Dalam Sistem Pendidikan Nasional,” Jurnal Dirosah Islamiyah 4, no. 2 (2022): hlm 215.
Ayuni, Famela dan Febrina Dafit, “Peran Guru Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Sdn 83 Pekanbaru,” Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang 9, no. 3 (2023): 1250–57, doi:10.36989/didaktik.v9i3.1586.
Azmi, Nurul “Potensi Emosi Remaja dan Perkembangannya” 2, no. 1 (2015): hlm 36–46.
Azmi, Kasmanto “Potensi Emosi Remaja dan Perkembangannya” 2, no. 1 (2015): hlm 36–46
Fiantika, Feny Rita, Metodologi Penelitian Kualitatif (Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi, 2022), hlm. 4.
Hasanah, Mizanul dan Muhammad Anas Maarif, “Solusi Pendidikan Agama Islam Mengatasi Kenakalan Remaja Pada Keluarga Broken Home,” Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 4, no. 1 (2021): 39–49, doi:10.54069/attadrib.v4i1.130.
Irawan, Dodi “Pendidikan Agama Islam dalam Menciptakan Kepribadian yang Baik di Keluarga dan Masyarakat,” Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains 11, no. 2 (2022): hlm 50.
Jannah, Miftahul “Remaja Dan Tugas-Tugas Perkembangannya Dalam Islam,” Psikoislamedia : Jurnal Psikologi 1, no. 1 (2017): hlm 244
Jasmiara, Mutiara dan Ari Ginanjar Herdiansah, “Kenakalan Remaja Di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas Di Bandung: Studi Pendahuluan,” Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan dan hubungan Internasional 2021, no.3 September (2021): 169–74
Lexy J. Moelong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2014).
Mulyasa, Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan (Bandung: PT.Remaja Rosdakarya, 2013), hlm. 37.
Mulyana, Dedy Metodologi Penelitian Kualitatif (Paragdima Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya) (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004), hlm. 160.
Qalbi, Nurul, Eka Pratiwi dan Agung Rimba Kurniawan, “Identifikasi Kenakalan Siswa Di Sekolah Dasar,” Artikel Ilmiah : Mata Kuliah Belajar dan Pembelajaran, 2018, 6.
Qomariyah, Nurul, Ahmad dan Asdiana Asdiana, “Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menghadapi Kenakalan Remaja Pada Masa Pubertas,” Jurnal As-Salam 3, no. 2 (2019): 9–17, doi:10.37249/as-salam.v3i2.127.
Rohmadi Rohmadi, pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap karakter tanggung jawab siswa, Jurnal ilmu pendidikan Islam, 5, no 2 (2023), hlm 85
Rinaldi, Kasmanto “Upaya Meminimalisir Kenakalan Remaja Khususnya Perkelahian di Kalangan Pelajar Pada Masa Pandemi Covid-19,” 2015, hlm 217.
Saleh, Sirajuddin, Analisis Data Kualitatif (Bandung: Pustaka Ramadhan, 2017), hlm. 65
Soraya Nyayu, “Lembaga Pendidikan Islam Periode Awal Dalam Perspektif Sejarah,” Tadrib 2, no. 2 (2016): hlm. 7.
Soraya Nyayu, Nuraini, Achmad Fadil, Islam dan etika belajar: perspektif tradisional versus modern, Jurnal The 4th International Education Conference, 4 (2024), hlm 50.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2012), hlm. 244
Syarnubi Syarnubi, “Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Religiusitas Siswa Kelas Iv Di Sdn 2 Pengarayan,” Tadrib 5, no. 1 (2019): 87–103.
Syarnubi Syarnubi, Alimron, and Sukirman, “Curriculum Design for the Islamic Religious Education Study Program in the Era of the Industrial Revolution 4.0,” AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan 15, no. 4 (2023).









.png)


1.png)


