Analisis Kecerdasan Emosional Terhadap Kisah Serial Drama Layangan Putus pada Ibu Rumah Tangga di Desa Jungai
DOI:
https://doi.org/10.19109/g6yycw72Kata Kunci:
Kecerdasan emosional, Ibu Rumah Tangga, DramaAbstrak
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji respons kecerdasan emosional ibu rumah tangga di Desa Jungai setelah menonton serial drama Indonesia "Layangan Putus." Penelitian ini menelusuri dampak psikologis dan sosial dari tayangan tersebut, terutama dalam hal pengendalian emosi, empati, dan ketahanan diri. Penelitian kualitatif ini menggunakan wawancara mendalam dan analisis tematik terhadap partisipan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai cermin reflektif yang memicu kesadaran emosional dan berpikir empatik. Identifikasi terhadap karakter utama membuat penonton terlibat secara emosional dan memperkuat pandangan serta mekanisme koping pribadi mereka terhadap pernikahan dan perselingkuhan.
Unduhan
Referensi
Goleman, Daniel. Kecerdasan Emosional: Mengapa EQ Lebih Penting Daripada IQ, (Jakarta:Gramedia Pustaka Utama, 2002).
Mayer, John D., dan Peter Salovey. “What Is Emotional Intelligence?” Dalam Emotional Development and Emotional Intelligence: Educational Implications, disunting oleh Peter Salovey dan David Sluyter, 3–31. New York: Basic Books, 1997.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Denis Anugrah Denis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








