Dinamika Tradisi Intelektual Melayu
Isi Artikel Utama
Abstrak
This article aims to determine the dynamics of the intellectual revival of the Malay world which includes the supporting factors for the intellectual revival of the Malay world, Malay intellectual figures and their works. This article is presented descriptively qualitatively using literature review techniques. The research results show that the formation of intellectual traditions in the Malay world is closely related to the process of Islamization of the archipelago. It is strongly suspected that the intellectual tradition was only formed during the sultanate, in the early days of the arrival and spread of Islam through trade activities and Islamic preaching. Furthermore, there was an increase in the intensity of relations between the Malay (Nusantara) community and Arab countries, especially Haromain. This happens with many people from the archipelago who perform the Hajj and who deliberately settle in Mecca or Medina to study there. These are the people who, after returning to the archipelago, became actors in the process of transmitting religious thought to the Muslim community of the archipelago.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
Cara Mengutip
Referensi
Asy’ari, Hasyim. “Renaisans Eropa Dan Transmisi Keilmuan Islam Ke Eropa.” JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) 2, no. 1 (2018)
Azra, Azyumardi. Jaringan Ulama Timur Tengah Dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. Jakarta: Kencana, 2013.
Burhanuddin, Jajat. “Tradisi Keilmuan Dan Intelektual.” In Ensiklopedi Tematis Dunia Islam-Asia Tenggara, edited by Taufik Abdullah, 139. Jakarta: Ichtiyar Van Hoeve, 2002.
Dahlan, Ahmad. Sejarah Melayu. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2014.
Fadhly, Fabian. “Tradisi Intelektual Islam Di Indonesia Abad VII-XXI.” Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam 18, no. 1 (2018) http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/tamaddun/article/view/2315.
Fathurahman, Oman. “Tradisi Intelektual Islam Melayu-Indonesia: Adaptasi Dan Pembaharuan.” Studia Islamika 8, no. 3 (2001).
———. “Tradisi Intelektual Islam Melayu-Indonesia: Adaptasi Dan Pembaharuan.” Studia Islamika 8, no. 3 (March 30, 2014). Accessed November 1, 2020. http://www.journal.uinjkt.ac.id/index.php/studia-islamika/article/view/685.
Fathurahman, Oman, and Jajat Burhanudin. “Tradisi Dan Wacana Intelektual Islam.” In Indonesia Dalam Arus Sejarah 3 : Kedatangan Dan Peradaban Islam, edited by Taufik Abdullah. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 2012.
Federspiel, Howard M. Kajian Al-Quran Di Indonesia : Dari Mahmud Yunus Quraisy Shihab. Bandung: Mizan, 1996.
Hadi, Abdul. Kumpulan Bahan Kuliah Seni Dan Kebudayaan Melayu. Palembang, 2015.
Huda, Khairul. “Islam Melayu Dalam Pusaran Sejarah : Sebuah Transformasi Kebudayaan Melayu Nusantara.” Toleransi : Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama 8, no. 1 (2016)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. “KBBI Daring.” Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa. Last modified 2016. https://kbbi.kemdikbud.go.id/.
Kuntowijoyo. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2003.
Mugiyono. “Integrasi Pemikiran Islam Dan Peradaban Melayu : Studi Eksploratif Historis Terhadap Perkembangan Peradaban Melayu Islam Di Nusantara.” JIA Th.17, no. Nomor 1 (2016)
Muhammad, Ismail. “Analisis Isi Kitab Al-Quran Al-Karim Wa Bihamishihi Turjuman Al-Mustafid.” Al-Mu’ashirah 16, no. Nomor 1 (2019)
Parpatih. “Syamduddin Sumatrani: Tokoh Tasawuf Dari Aceh.” Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam 7 (2015).
Rusli, Ris’an, and Yanto. “Relevansi Dan Kontinuitas Pemikiran Islam Klasik Dalam Intelektualisme Islam Melayu Nusantara.” Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya 3, no. 2 (2018)
Tosh, John. The Pursuit of History : Aims, Methods and New Direction in the Studyof Modern History. New York: Longman Inc., 1984.
Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Rajawali Press, 2013.
Yusuf, A. Muri. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenadamedia Group, 2015.
Zulyeno, Bastian. “Sastra Persia : Perjalanan Panjang Menuju Nusantara Dari Siyasat Name Sampai Tajussalatin.” Media Syari’ah 15, no. 1 (2017)