PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS

  • Luthfia Ulva Irmita UIN Raden Fatah Palembang
Keywords: model STS, Literasi Sains, Laju Reaksi

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran Science Technology Society (STS) untuk meningkatkan literasi sains siswa. Perangkat pembelajaran berupa RPP dan LKS pembelajaran. Metode penelitian ini adalah Research and Development yang terdiri dari tiga tahap yaitu pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Pada tahap pendefinisian dilakukan persiapan studi awal. Pada tahap perancangan dilakukan untuk menentukan indikator, tujuan pembelajaran dan analisis materi laju reaksi. Pada tahap pengembangan dilakukan pengembangan langkah-langkah kegiatan pembelajaran pada RPP dan LKS pembelajaran dengan menggunakan model STS dengan sintak ekplorasi, pembentukan dan pengembangan konsep, aplikasi konsep, pemantapan dan penilaian. Selanjutnya akan diuji kelayakannya oleh dua orang dosen validator dan dua orang guru kimia SMA. RPP dan LKS pembelajaran dikembangkan untuk meningkatkan literasi sains yang mencakup ketiga aspek yaitu aspek konteks sains, konten sains dan proses sains. Hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran dikatakan memiliki kelayakan yang tinggi dengan rata-rata nilai Aiken’s V untuk RPP yaitu 0,697 dan untuk LKS yaitu 0,644. Dengan demikian, perangkat pembelajaran menggunakan model STS dapat digunakan khususnya pada materi laju reaksi kimia.   Kata kunci: model STS, literasi sains, laju reaksi

References

Aikenhead, G. S. (2009). Research into STS. Revista Brasileira de Pesquisa em Educação em Ciências, 9(1).

Akcay, B., & Akcay, H. (2015). Effectiveness of Science-Technology-Society (STS) Instruction on Student Understanding of The Nature of Science and Attitudes Toward Science. International Journal of Education in Mathematics, Science and Technology, 3(1), 37-45.

Alkan, F. (2016). Experiential Learning: Its Effects on Achievement and Scientific Process Skills. Journal of Turkish Science Education, 13(2), 15-26.

Ardianto, D., & Rubini, B. (2016). Literasi sains dan aktivitas siswa pada pembelajaran IPA terpadu tipe shared. Unnes Science Education Journal , 5(1), 1153-1159.

Auteri, S. M., Amirshokoohi, A., & Kazempour, M. (2016). The ScienceTechnology-Society Framework for Achieving Scientific. European Journal of Science and Mathematics Education, 4(1), 75-89.

Azwar. (2012). Reliabilitas dan validitas (Edisi keempat). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bada, & Olusegun, S. (2015). Constructivism Learning Theory: A Paradigm for Teaching and Learning. IOSR Journal of Research & Method in Education (IOSR-JRME), 5(6), 66-70.

BSNP. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP.

Carreria, S., Amado, N., & Lecoq, F. (2011). Mathematiical Modelling of Daily Life in Adult Education: Focusing on the Notion of Knowledge. Springer , 199-209.

Hayati, D. K., Sutrisno, & Lukman, A. (2014). Pengembangan kerangka kerja TPACK pada materi koloid untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dalam mencapai HOTS S iswa. Edu-Sains , 3(1), 53-61.

Ilaah, Y. F., & Yonata, B. (2015). Keterampilan Berfikir Kritis Siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya Pada Materi Laju Reaksi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri. UNESA Journal of Chemical Education, 78-83.

Kemdikbud. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nomor 65, Tahun 2013, tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah.

Marks, R., & Eilks, I. (2009). Promoting Scientific Literacy Using a Sociocritical and Problem Oriented Approach to Chemistry Teaching: Concept, Examples, Experiences. International Journal of Enviromental & Science Education, 4(3), 231-245.

OECD. (2006). Assessing Scientific, Reading and Mathematical Literacy A Framework for PISA 2006. USA: OECD.
OECD. (2013). PISA 2012 Assessment and Analytical Framework. OECD Publishing.

OECD. (2016). PISA High Performers Siangapure. OECD.

Rakhmawan, A., Setiabudi, A., & Mudzakir, A. (2015). Perancangan pembelajaran literasi sains berbasis inkuiri pada kegiatan laboratorium. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA , 1(1), 143-152. Sani, R. A. (2015). Pembelajaran Saintifik Untuk Implementasi Kurikulum 2013.
jakarta: PT Bumi Aksara.

Smitha, & Aruna, P. K. (2014). Effect of Science Technology Society Approach on Achievement Motivation in Biology of Secondary School Students of

Kasaragod District. IOSR Journal Of Humanities And Social Science (IOSRJHSS), 19(4), 54-48. Thummathong, R., & Thathong, K. (2016). Construction of a Chemical Literacy Test for Engineering Students. Journal of Turkish Science Education, 13(3), 185-198.

Wulandari, N., & Sholihin, H. (2016). Analisis kemampuan literasi sains pada aspek pengetahuan dan kompetensi sains siswa pada materi kolor. Jurnal edusains , 8(1), 66-73.

Zan, N., & Seçken, N. (2015). Monthly Chemistry Newspaper in Vocational High Schools. International J. Soc. Sci. & Education, 5(4), 746-766.
Published
06-07-2018