Kontradiksi antara Keulamaan dan Peran Politik Analisis Syofwatillah Mohzaib Selama menjadi Anggota DPR RI Sumatera Selatan Periode 2014-2019

Main Article Content

Ahmad Fauzan
Yenrizal Yenrizal
Raegen Harahap

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara demokratis terbesar di dunia. Demokrasi memberikan kemungkinan bagi semua lapisan masyarakat untuk ikut turut serta dalam mengelola pemerintahan. Oleh karena itu, selain sebagai objek pemerintahan, rakyat juga merupakan subjek karena pemerintahan berasal dan dilaksanakan oleh rakyat.Walaupun setiap rakyat punya kesempatan yang sama untuk dipilih, pada kenyataannya tidak semua orang mendaftarkan diri untuk dipilih dalam pemilu. Hal ini karena untuk dipilih, seseorang harus memiliki elektabilitas.Elektabilitas pada umumnya dimiliki oleh mereka yang dikenal secara luas oleh masyarakat, bisa dari kalangan partai politik, tokoh masyarakat, pengusaha, artis, hingga kiai dan ulama.Di Sumatra Selatan tepatnya di Palembang ada beberapa ulama yang tertarik akan dunia politik dan bahkan sudah menjadi anggota dewan. Salah satunya yaitu ulama Syowfatillah.Kontradiksi yang didapati dari penelitian ini ialah peran sebagai politikus dan ulama yang bisa dikatakan sangat bertentangan, dimana dewasa ini dinamika politik yang terjadi di Indonesia dianggap sebagian masyarakat menyesatkan dan tidak adil lagi mensejahterakan kehidupan masyarakatnya, sedangkan peran ulama ialah sebagai tuntunan atau penyampai syiar-syiar kebajikan dalam kehidupan yang adil dan memanusiakan.

Article Details

How to Cite
Kontradiksi antara Keulamaan dan Peran Politik Analisis Syofwatillah Mohzaib Selama menjadi Anggota DPR RI Sumatera Selatan Periode 2014-2019. (2022). Jurnal Studi Ilmu Politik, 1(1), 1-17. https://doi.org/10.19109/jsipol.v1i1.12195
Section
Articles

How to Cite

Kontradiksi antara Keulamaan dan Peran Politik Analisis Syofwatillah Mohzaib Selama menjadi Anggota DPR RI Sumatera Selatan Periode 2014-2019. (2022). Jurnal Studi Ilmu Politik, 1(1), 1-17. https://doi.org/10.19109/jsipol.v1i1.12195

References

REFERENSI
Amin, M. (2009). Mengislamkan kursi dan meja: dialektika ulama dan kekuasaan. Pustaka Pelajar.
Anwar, M. K., & Afdillah, M. (2016). Peran ulama di nusantara dalam mewujudkan harmonisasi umat beragama. Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah Dan Studi Keagamaan, 4(1), 80-95.
Basyar, M. H. (2016). Dinamika Peran Ulama dalam Perpolitikan Nasional Pasca-Orde Baru. Jurnal Penelitian Politik, 5(1), 73-83.
Cliford, Geertz. (1960). The Religion of Java, Amerika Serikat: The Free Press.
Dar, M. (2018). Kiprah ulama dalam sejarah sosial politik aceh. At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan, 5(1).
Diponegoro, A. M. (2016). Ulama Sebagai Kekuatan Politik: Peran Ulama Nahdlatul Ulama Dalam Kemenangan Ipong Muchlissoni Di Pilkada Langsung Kabupaten Ponorogo 2015(Bachelor's thesis, Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah).
Djohan, D. (2005). Masalah Krusial Pilkada. dalam dalam Djohermansyah.
Djohan, D., & Suwandi, M. (2005). Pilkada Langsung: Pemikiran dan Peraturan.
Eksan, M., & Kelana, K. (2000). Biografi Kiai Muchith Muzadi. Jogjakarta: Elkis Penlangi Aksara.
El-Guyanie, G. (2010). Resolusi jihad paling syar'i: biarkan kebenaran yang hampir setengah abad dikaburkan catatan sejarah itu terbongkar!. Penerbit & distribusi, Pustaka Pesantren.
Hadiwijono, H. (1980). Sari sejarah filsafat barat. Kanisius.
Hasan, M. I. (2002). Pokok-pokok materi metodologi penelitian dan aplikasinya.
Hasan, R. (2013). Peranan Dan Sikap Transformasi Politik Ulama Dalam Menghadapi Pemilu 2014 Di Aceh. Millah: Jurnal Studi Agama, 503-521.
Husain, Husman, Purnomo Stiady dan Amar. (2001), Metodologi Penelitian Sosial, Jakarta: Bumi Aksara
Janarko, F. (2016). Pengaruh Kepemimpinan dan Kemampuan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Variabel Kepercayaan (Doctoral dissertation, UII Yogyakarta).
Muslim, K. L. (2019). Gugatan terhadap Kepahlawanan Tuanku Imam Bonjol. Majalah Ilmiah Tabuah: Talimat, Budaya, Agama dan Humaniora, 23(1), 17-26.
Nahdli, A. F. M. Keterlibatan Ulama Dalam Politik (Studi Terhadap Peran Ulama Dalam Kemenangan Idris-Pradi Pada Pemilukada Kota Depok Tahun 2015) (Bachelor's thesis, Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah).
Prinsip-prinsip Demokrasi - KOMPAS.com, https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/07/150000469/prinsip-prinsip-demokrasi.
Putra, O. E. (2016). Ulama Sebagai Penyeimbang Kekuatan Sosial Politik di Indonesia. Tarjih: Jurnal Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam, 13(1), 67-80.
SALAMIAH, E. Z. (2019). Peran Ulama Dalam Pragmatisme Politik Pada Pilgub 2018 (Studi Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Twitter. https://wikidpr.org/anggota/5403631742b53eac2f8ef81f. Di akses pada tanggal 10 september 2020, 14:00
Ulama dan Politik - Aneka Ragam Makalah, https://www.anekamakalah.com/2012/04/ulama-dan-politik.html.
Zalika eka. 2019. Peran Ulama Dalam Pragmatisme Politik Pada Pilgub 2018. Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.