Pemikiran dan Gerakan Politik Maria Walanda Maramis dalam Memperjuangkan Hak Perempuan di Sulawesi Utara Tahun 1890-1924
Isi Artikel Utama
Abstrak
Dalam catatan masa kolonial Belanda, hak memilih dan dipilih perempuan dalam dunia pemerintahan sangatlah terpinggrkan, bahkan untuk bersuarapun harus terbatasi. Minahasa adalah salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Utara yang memiliki seorang tokoh feminis perempuan yaitu Maria Walanda Maramis yang lahir di Desa Kema Sulawesi Utara. Maria Walanda Maramis adalah seorang tokoh feminis yang berperan dalam memperjuangkan hak politik perempuan terutama dalam hak memilih dan dipilih, khususnya hak politik perempuan daerah Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Maria Walanda Maramis sadar akan pentingnya peran seorang ibu dalam rumah tangga. Zaman Maria Walanda Maramis banyak kaum perempuan di Minahasa yang haknya dalam kehidupan pemerintahan sangat tertindas bahkan hak untuk menempuh pendidikanpun sangat di batasi, kepentingan-kepentingan kaum perempuan tidak dihiraukan dan condong dikesampingkan. Keadaan perempuan demikianlah yang membuat hati seorang Maria Walanda Maramis tergerak untuk berjuang. Dalam penelitian tersebut penulis akan melihat bagaimana pemikiran Maria Walanda Maramis tersebut melahirkan suatu gerakan feminis dengan membangun organisasi PIKAT (Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya), membangun sekolah, dan menuliskan opninidi surat kabar serta berkampanye menyuarakan hak perempuan.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
Cara Mengutip
Referensi
Abubakar, Rifa’i. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Press Uin Sunan Kalijaga.
Amin, Saidul. (2015). Filsafat Feminisme (Studi Krisis Terhadap Gerakan Pembaharuan Perempuan di dunia barat dan Islam). Pekanbaru: Asa Riau.
Amini, Mutia. (2021). Sejarah Organisasi perempuan Indonesia (1928-1998). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Aliyah, Ida Hidayatul. Dkk. (2018). Feminisme Indonesia dalam Lintasan Sejarah. Jurnal Pembangun Sosial Vol. 1. Jawa: Temali.
Atmosiswartoputra, Mulyono. (2018). Perempuan-Perempuan Pengukir Sejarah. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.
Batubara, Ulfah Nury. Dkk. (2021). Liberalisme John Locke dan Pengaruhnya dalam Tatanan Kehidupan. Jurnal Education and Development. Vol. 9 No.4
Dhiyaa Thurfah ilaa. (2021). Feminisme dan Kebebasan Perempuan Indonesia dalam Filosofi. Jurnal Filsafat Indonesia. Vol. 4. Jakarta: Universitas Indonesia.
Hanum, Farida. (2018). Kajian dan Dinamika Gender. Malang: Intrans Publishing.
Hasriyani Mahmud. (2014). Feminisme dalam Islam (Telaah Pemikiran Murtadha Muthahari). Skripsi Filsafat politik. Jawa Tengah: Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta
Hidayat, rahmad. (2020). Maskulinisme dalam Konstruksi Ilmu. Yogyakarta: Gagjah Mada University Press.
Ivan, R.B. Kaunang. (2017). Jangan Lupakan PIKAT Anak Bungsuku. Manado Sulawesi Utara: Aseni.
Lakawa, Septemmy E. (2018). Perempuan, Dapur dan Teologi Feminis. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Budiardjo, Miriam. (2019). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Prima Grafika.
Merlin Brenda Angeline Lumintang. (2021). A CROSS-BOUNDRY MISSIONARY: Menuju Sebuah Historiografi Feminis Missional Berdasarkan Pembacaan ulang Narasi Maria Walanda Maramis.
Mosse, Cleves Mosse. (2018). Gender dan Pembangunan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Muslimah, N. D., Suyitno, S., &Purwadi, P. (2019). Perjuangan Tokoh Perempuan Jawa Dalam Novel the Choronicle of Kartini Karya Wiwid Prasetyo (Kajian Feminis dan Nilai Pendidikan Karakter). Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 7(1), 125. https://doi.org/10.20961/basatra.v7i1.35510
Rokhmansyah, Alfian. (2016). Pengantar Gender dan Feminisme. Yogyakarta: Garudhawaca.
Sugiano. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suwastini, Ni Komang Arie. (2013). Perkembangan Feminisme Barat dari Abad Kedelapan Belas Hingga Postfeminisme : Sebuah Tinjauan Teoritis. Vol. 2 No. 1
Talumewo, Bodewyn Grey. (2015). Perkembangan pers Minahasa pada masa kolonial tahun 1869-1942. Jurnal Skripsi S.S., Universitas Sam Ratulangi.
Pinontoan, Denni H.R. (2022). Perempuan Minahasa Melawan Kolonialisme. Tomohon: Pusat Kajian Kebudayaan Indonesia Timur.
Yusuf, Sarana. (2019). Perempuan dalam Ranah Politik di Indonesia (Studi Atas Pemikiran Musdah Mulia dan Khofifah Indar Parawansa). Skripsi Ilmu Politik. Palembang: Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang
Internet :
Aris, (2021). Ideologi: Pengertian, Fungsi, Sejarah dan Jenisnya. (https://www.gramedia.com/literasi/ideologi/, diakses 7 February 2024)
Kasenda, Peter, (2015). Maria Walanda Maramis dan historiografi Indonesia. (https://www.scribd.com/doc/287307613/Maria-Walanda-Maramis-Dan-Historiografi-Indonesia, diakses 5 Desember 2023).
William, Ciputra. (2022). Biografi Maria Walanda Maramis, Pahlawan Nasional Perempuan Kebanggaan Masyarakat Minahasa. (https://regional.kompas.com/read/2022/03/01/143000878/biografi-maria-walanda-maramis-pahlawan-nasionalperempuankebanggaan.-page2 , diakses 7 February 2024)