Persepsi Guru dan Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Berbasis E-learning Madrasah pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam

Main Article Content

Ferisa Laelah
Ismail Sukardi
Amalia Hasanah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru dan peserta didik terhadap pembelajaran berbasis e-learning madrasah pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri 1 Palembang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Setelah data dikumpulkan kemudian di analisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Persepsi guru SKI dan peserta didik terhadap penerapan pembelajaran berbasis e-learning madrasah menunjukan persepsi positif dan adapun yang negatif. Ditinjau dari komponen persepsi kognitif guru SKI dan peserta didik memberikan persepsi positif serta telah mengetahui pembelajaran berbasis E-learning madrasah. Ditinjau dari komponen persepsi konatif guru SKI dan peserta didik memberikan persepsi positif dari persiapan apa saja yang diperlukan hingga aktivitas apa saja yang dilaksanakan pada pembelajaran berbasis e-learning madrasah. Ditinjau dari komponen persepsi afektif terdapat 2 orang guru SKI dan 3 orang peserta didik memberikan persepsi positif dan 3 orang guru SKI dan 5 orang peserta didik memberikan persepsi negatif.  Selain itu, persepsi guru SKI dan peserta didik terhadap kebermanfaatan pembelajaran berbasis e-learning madrasah menunjukan bahwa persepsi positif dan adapun yang negatif. Ditinjau dari komponen persepsi kognitif guru SKI dan peserta didik memberikan persepsi positif serta telah mengetahui bagaimana manfaat pembelajaran berbasis e-learning madrasah. Ditinjau dari komponen persepsi konatif guru SKI dan peserta didik memberikan persepsi positif dari tindakan apa yang dimanfaatkan pada fitur di e-learning madrasah hingga aktivitas-aktivitas apa saja yang dilaksanakan pada pembelajaran berbasis e-learning madrasah. Ditinjau dari komponen persepsi afektif terdapat 2 orang guru SKI dan 3 orang peserta didik memberikan persepsi positif dan 3 orang guru SKI dan 5 orang peserta didik memberikan persepsi negatif.
 

Article Details

How to Cite
Laelah, F., Sukardi, I., & Hasanah, A. (2021). Persepsi Guru dan Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Berbasis E-learning Madrasah pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Muaddib: Islamic Education Journal, 4(2), 91-99. https://doi.org/10.19109/muaddib.v4i2.14663
Section
Articles

How to Cite

Laelah, F., Sukardi, I., & Hasanah, A. (2021). Persepsi Guru dan Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Berbasis E-learning Madrasah pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Muaddib: Islamic Education Journal, 4(2), 91-99. https://doi.org/10.19109/muaddib.v4i2.14663

References

Anshori, S. (2016) Strategi Pembelajaran di Era Digital (Tantangan Profesionalisme Guru di Era Digital. Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru, 194-202
Arikunto, S. (2014). Manajemen Penulisan. Jakarta: Rineka Cipta.
Atika, D., Hermawan, S., & Alfianti, D. (2021). Persepsi Siswa, Orang Tua, dan Guru Terhadap Penggunaan E-Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII-A di MTsN 2 Banjarmasin. Locana, 4(1), 39-50.
Atsani, K. L. G. M. Z. (2020). Transformasi media pembelajaran pada masa Pandemi COVID-19. Al-Hikmah: Jurnal Studi Islam, 1(1), 82-93.
Deva, A. S., Fadhilaturrahmi, F., & Kusuma, Y. Y. (2021). Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Online di Masa Virus Corona. Indonesian Research Journal on Education, 1(2), 55-63.
Hikmah, S. (2020). Pemanfaatan E-learning Madrasah dalam Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh Masa Pandemi di MIN 1 Rembang. Edutrained J. Pendidik dan Pelatih, 4(2), 73-85.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penulisan Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. (2008). Jakarta: Menteri Agama Republik Indonesia.
Rahayu, L. P. (2017). Efektivitas Strategi Pembelajaran Flipped Classroom pada Materi Pythagoras SMP Kelas VIII Ditinjau Berdasarkan Gender. Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami), 1(1), 173-177.
Sari, I. P., Rahmah, P. J., & Arifah, M. N. (2020). Pengaruh E-Learning Terhadap HOTS (Higher Order Thinking Skills) Mahasiswa Universitas Islam Indonesia. At-Thullab Mahasiswa Studi Islam, 2(2), 442-454.
Sofiana, N. (2015). Implementasi Blended Learning Pada Mata Kuliah Extensive Listening. Jurnal Tarbawi, 12(1), (2015), 59-70.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatf, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Suryani, N. N. A., & Tripalupi, L. E. (2021). Persepsi Guru Terhadap Proses Pembelajaran Daring Pada Masa (Pandemi Covid-19) di SMP Negeri 1 Sawan. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 13(2), 340-351.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Jakarta: Presiden Republik Indonesia.
Wood, J. T. (2013). Komunikasi Teori dan Praktik (Komunikasi dalam Kehidupan Kita). Jakarta: Salemba Humanika.