Pola Pembinaan Kedisiplinan Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa
Main Article Content
Abstract
Kenakalan remaja dan pelanggaran-pelanggaran dalam Pendidikan saat ini semakin memprihatinkan, seperti yang sering kita dengar dan kita lihat di media massa bahwa banyak terjadi pelanggaran norma-norma yang dilakukan oleh peserta didik. Dalam pola pembinaan kedisiplinan di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa yang bertujuan untuk melihat kondisi riil pola pembinaan kedisiplinan siswa menemukan fakta bahwa secara umum sudah melaksanakan pembinaan kedisiplinan. Dalam pelaksanaan pembinaan kedisiplinan dilakukan dengan pembinaan kedisiplinan preventif dan kuratif. Pembinaan kedisiplinan preventif yaitu membuat surat perjanjian Ketika peserta didik dinyatakan diterima dan pembinaan ekstrakurikuler. Sedangkan pembinaan kedisiplinan kuratif yaitu penegakan tata tertib, memberikan ketauladanan kepada peserta didik, mengajarkan tepat waktu dalam aktivitas peserta didik, dan memberikan reward untuk memberikan semangat dan punishment yang sifatnya mendidik dengan tujuan tidak mengulangi perbuatannya. Dari pola pembinaan yang diterapkan maka kerjasama seluruh civitas akademika berperan penting dalammembina kedisiplinan peserta didik agar mencapai tujuan pembelajaran.
Article Details
How to Cite
Ghofur, A., & Nazaruddin, M. (2020). Pola Pembinaan Kedisiplinan Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa. Muaddib: Islamic Education Journal, 3(2), 81-88. https://doi.org/10.19109/muaddib.v3i2.6894
Section
Articles
How to Cite
Ghofur, A., & Nazaruddin, M. (2020). Pola Pembinaan Kedisiplinan Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa. Muaddib: Islamic Education Journal, 3(2), 81-88. https://doi.org/10.19109/muaddib.v3i2.6894
References
Arikunto, S. (1990). Manajemen Pelajaran secara manusiawi. PT. Rineka Cipta.
Chairunnisa, C. (2013). Kepemimpinan, Sistem dan Struktur Organisasi, Lingkungan Fisik, dan Keefektifan Organisasi Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 56–60.
Hadianti, L. S. (2008). Pengaruh Pelaksanaan Tata Tertib Sekolah Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa (Penelitian Deskriftif Analisis di SDN Sukakarya II Kecamatan Samarang Kabupaten Garut). Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 2(1), 1–8.
Lomu, L., & Widodo, S. A. (2018). Pengaruh Motivasi Belajar dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa. Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia, 745–751.
Permendikbud No. 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum, (2013).
Moleong, L. J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Muhyatun. (2019). Upaya Preventif Perilaku Menyontek Siswa Melalui Layanan Dukungan Sistem jurnal pendidikan Islam. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 157–164.
Pasiri, Y. (2018). Pengaruh Kepemimpinan Kepala SMP Terhadap Kinerja Guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Gowa. Jurnal Konfiks, 5(2), 78–84.
Rahman Hasima. (2020). Perlindungan Hukum terhadap Guru dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Kota Kendari. Jurnal Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas RiaU, 9(2), 190–209.
Sari, B. P., & Hadijah, H. S. (2017). Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa melalui Manajemen Kelas (Improving Students’ Learning Discipline through Classroom Management). Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 1(1), 124–131.
Solihuddin, M. (2013). Dampak Kebijakan Sekolah Tentang Poin Pelanggaran Tata Tertib Siswa dalam Membentuk Perilaku Siswa yang Berkarakter. Jurnal Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan, 1(1), 62–70.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sulfemi, W. B., & Lestari, A. H. (2017). Korelasi Kompetensi Pedagogik Guru dengan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS di SMP Muhammadiyah Pamijahan Kabupaten Bogor. Edutecno : Jurnal Pendidikan Dan Administrasi Pendidikan, 16(1), 1–17.
Sumara, D., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Kenakalan Remaja dan Penanganannya. Jurnal Penelitian & PPM, 4(2), 346–353.
Surachman, W. (1980). Pengantar Penelitian Ilmiah. Tarsito.
Suryabroto. (1997). Prestasi Belajar Mengajar di Sekolah. PT. Rineka Cipta.
Unayah, N., & Sabarisman, M. (2015). Fenomena Kenakalan Remaja dan Kriminalitas. Sosio Informa: Kajian Permasalahan Sosial Dan Usaha Kesejahteraan Sosial, 1(2), 121–140.
Wadhani, N. W., & Wahono, M. (2017). Keteladanan Guru Sebagai Penguat Proses Pendidikan Karakter. Untirta Civic Education Journal (UCEJ), 2(1), 49–60.
Yanti, Y., & Marimin, M. (2017). Pengaruh Motivasi, Lingkungan Keluarga, Dan Teman Sebaya Terhadap Kedisiplinan Siswa. Economic Education Analysis Journal, 6(2), 329–338.
Zuriah, N. (2005). Metode Penelitian Sosial dan Pendidikan. Bumi Aksara.
Chairunnisa, C. (2013). Kepemimpinan, Sistem dan Struktur Organisasi, Lingkungan Fisik, dan Keefektifan Organisasi Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 56–60.
Hadianti, L. S. (2008). Pengaruh Pelaksanaan Tata Tertib Sekolah Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa (Penelitian Deskriftif Analisis di SDN Sukakarya II Kecamatan Samarang Kabupaten Garut). Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 2(1), 1–8.
Lomu, L., & Widodo, S. A. (2018). Pengaruh Motivasi Belajar dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa. Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia, 745–751.
Permendikbud No. 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum, (2013).
Moleong, L. J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Muhyatun. (2019). Upaya Preventif Perilaku Menyontek Siswa Melalui Layanan Dukungan Sistem jurnal pendidikan Islam. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 157–164.
Pasiri, Y. (2018). Pengaruh Kepemimpinan Kepala SMP Terhadap Kinerja Guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Gowa. Jurnal Konfiks, 5(2), 78–84.
Rahman Hasima. (2020). Perlindungan Hukum terhadap Guru dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Kota Kendari. Jurnal Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas RiaU, 9(2), 190–209.
Sari, B. P., & Hadijah, H. S. (2017). Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa melalui Manajemen Kelas (Improving Students’ Learning Discipline through Classroom Management). Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 1(1), 124–131.
Solihuddin, M. (2013). Dampak Kebijakan Sekolah Tentang Poin Pelanggaran Tata Tertib Siswa dalam Membentuk Perilaku Siswa yang Berkarakter. Jurnal Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan, 1(1), 62–70.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sulfemi, W. B., & Lestari, A. H. (2017). Korelasi Kompetensi Pedagogik Guru dengan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS di SMP Muhammadiyah Pamijahan Kabupaten Bogor. Edutecno : Jurnal Pendidikan Dan Administrasi Pendidikan, 16(1), 1–17.
Sumara, D., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Kenakalan Remaja dan Penanganannya. Jurnal Penelitian & PPM, 4(2), 346–353.
Surachman, W. (1980). Pengantar Penelitian Ilmiah. Tarsito.
Suryabroto. (1997). Prestasi Belajar Mengajar di Sekolah. PT. Rineka Cipta.
Unayah, N., & Sabarisman, M. (2015). Fenomena Kenakalan Remaja dan Kriminalitas. Sosio Informa: Kajian Permasalahan Sosial Dan Usaha Kesejahteraan Sosial, 1(2), 121–140.
Wadhani, N. W., & Wahono, M. (2017). Keteladanan Guru Sebagai Penguat Proses Pendidikan Karakter. Untirta Civic Education Journal (UCEJ), 2(1), 49–60.
Yanti, Y., & Marimin, M. (2017). Pengaruh Motivasi, Lingkungan Keluarga, Dan Teman Sebaya Terhadap Kedisiplinan Siswa. Economic Education Analysis Journal, 6(2), 329–338.
Zuriah, N. (2005). Metode Penelitian Sosial dan Pendidikan. Bumi Aksara.