PENYINTAS, KONFLIK, DAN JURNALISME
DOI:
https://doi.org/10.19109/2tjbkw28Keywords:
Penyintas, Konflik, Jurnalisme, Linda ChristantyAbstract
Konflik adalah salah satu bentuk perilaku persaingan antar individu atau antar kelompok orang. Konflik di Maluku Utara adalah salah satu bentuk konflik sosial yang menyebar menjadi konflik antar pemeluk agama umat Muslim – Kristen. Dalam buku Jangan Percaya Surat Palsu yang ditulis oleh Linda Christanty memberi penjabaran lain dari sisi penyintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyintas, konflik, dan jurnalisme yang digambarkan dalam buku tersebut dengan menggunakan teori penahapan konflik Simon Fisher yakni, pra konflik, konfrontasi, krisis, akibat, dan pasca konflik. Sumber data utama diambil dari buku Jangan Percaya Surat Palsu dan metode penelitian menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian, berdasarkan kesaksian penyintas konflik di Maluku Utara 1999 bermula dari konflik batas wilayah orang Kao dan orang Makian yang menyebar menjadi konflik antar pemeluk agama umat Muslim – Kristen. Informasi dari narasumber dijelaskan oleh Linda bukan hanya memberikan informasi kepada pembaca, tapi dapat meluruskan sejarah yang ditulis dengan keliru oleh peneliti sebelumnya. Pada jurnal ini dijelaskan beberapa teknik penulisan jurnalis yang digunakan dalam proses liputan jurnalisme.
Kata kunci: Penyintas, Konflik, Jurnalisme, Linda Christanty.
Downloads
References
Adam, Jeroen. 2010. “How Ordinary Folk Became Involved in the Ambonese Conflict Understanding Private Opportunities during Communal Violence.” Bijdragen Tot de Taal-, Land- En Volkenkunde 166(1):25–48. doi: 10.1163/22134379-90003624.
Aris. n.d. “Pengertian Konflik, Jenis-Jenis, Faktor Penyebab, Dan Contohnya.” Gramedia. Retrieved (https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-konflik/?srsltid=AfmBOooR4SK4d_xOcbGtxVi4OBIgTdnzXF8NHpkn1DKj2i0eIu5F5B0A#g_Soerjono_Soekanto).
Christanty, Linda. 2024. Jangan Percaya Surat Palsu: Laporan Jurnalistik Tentang Konflik Di Maluku Utara, Bahasa, Dan Kura-Kura. Yogyakarta.
Coulson, R. 2006. “Resilience and Self-Talk.” Thesis University of Calgary. Retrieved January 11, 2025 (https://nsd.co.id/posts/10002-tahapan-proses-resiliensi.html).
Fisher, Simon. 2000. Working with Conflict: Skill a Strategies for Action. London: Zed Books Ltd.
Harsono, Andreas. 2004. “Belajar Dari Kao Untuk Mamasa.” Andreasharsono.Net. Retrieved February 13, 2025 (http://www.andreasharsono.net/2004/10/belajar-dari-kao-untuk-mamasa.html).
Harsono, Andreas. 2010. Agama Saya Adalah Jurnalisme. Yogyakarta.
Huberman, Miles dan. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Indrawan, Jerry, and Ananda Tania Putri. 2022. “Analisis Konflik Ambon Menggunakan Penahapan Konflik Simon Fisher.” Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik 4(1):12. doi: 10.24198/jkrk.v4i1.36608.
Irwandi, and Endah R. Chotim. 2017. “Analisis Konflik Antara Masyarakat, Pemerintah, Dan Swasta.” Jispo 7(2):24–42.
Manullang, Sudianto. 2014. “Konflik Agama Dan Pluralisme Agama Di Indonesia.” Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan 4(1):99–120.
Michelis, Silvia De. 2018. “Peace Journalism in Theory and Practice.” E-Ir Info 1–7.
Sari, Milya. 2020. “NATURAL SCIENCE : Jurnal Penelitian Bidang IPA Dan Pendidikan IPA , ISSN : 2715-470X ( Online ), 2477 – 6181 ( Cetak ) Penelitian Kepustakaan ( Library Research ) Dalam Penelitian Pendidikan IPA.” 41–53.
Wicaksana, Arif. 2016. “Strategi Konflik Daerah Pemekaran Halmahera Barat
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Ayu Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





