JARINGAN ULAMA NUSANTARA DENGAN KAWASAN ISLAM INTERNASIONAL: PEMIKIRAN, KEILMUAN, SANAD, DAN KIPRAH BAGI ISLAM
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji corak pemikiran ulama Nusantara, garis sanad keilmuan, serta kiprah mereka di kancah internasional. Selain itu, penelitian ini juga berupaya memberikan gambaran mengenai perkembangan tradisi keilmuan Islam di Nusantara dan peran penting para ulama dalam membangun peradaban Islam. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai teks dan manuskrip terkait sejarah perkembangan Islam dan tokoh-tokoh ulama Nusantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran ulama Nusantara bersifat moderat (wasathiyah), toleran (tasamuh), dan terbuka terhadap budaya lokal, sehingga melahirkan konsep Islam Nusantara yang menonjolkan nilai-nilai harmoni sosial. Tradisi sanad keilmuan yang kuat dan terhubung hingga pusat-pusat ilmu Islam di Makkah dan Madinah menjadi landasan penting dalam menjaga kemurnian ajaran Islam serta membentuk karakter santri yang berwawasan luas. Selain itu, peran ulama Nusantara di tingkat internasional juga sangat berpengaruh, terlihat dari tokoh-tokoh seperti syekh Ahmad Khatib Al-Minagkabawi, Syekh Nawawi Al-Bantani, dan Syekh Muhammad Yasin Al-Fadani yang dikenal sebagai ulama besar dan penulis karya rujukan di berbagai negara. Kontribusi global ini terbukti melalui karya seperti Sabilal Muhtadin (rujukan fikih asia Tenggara), Nuruzh Zhalam (teks akidah utama), dan Manhaj Dhawi al-Nazhar (dicetak ulang di Beirut dan dipelajari di dunia Arab). Dengan demikian ulama Nusantara memiliki peranan besar dalam membentuk wajah Islam yang damai di Indonesia sekaligus memberikan kontribusi berharga bagi perkembangan peradaban Islam dunia.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
Cara Mengutip
Referensi
Abdul Muhyi, Asep, Nasarudin Umar, Ahmad Thib Raya, and Hamka Hasan. “JARINGAN ULAMA TAFSIR NUSANTARA ABAD KE-19 DARI NUSANTARA KE-HARAMAYN (Telaah Terhadap Jaringan Ulama Kiai Ṣalĩh Darat Abad Ke-19).” Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir 8, no. 1 (2023): 42–58. https://doi.org/10.15575/al-bayan.v8i1.32414.
Azisi, Ali Mursyid. “Islam Nusantara: Corak Keislaman Indonesia Dan Perannya Dalam Menghadapi Kelompok Puritan.” Empirisma: Jurnal Pemikiran Dan Kebudayaan Islam 29, no. 2 (2020): 123–36. https://jurnal.iainkediri.ac.id/index.php/empirisma/article/download/2347/1089.
Dafril, Johardi, Saifullah, Julhadi, and Desi Asmaret. “PEMIKIRAN KEAGAMAAN DAN WARISAN PENDIDIKAN SYEKH SULAIMAN AR-RASULI.” Ensiklopedia of Journal 7, no. 4 (2025): 94–104.
Damanik, Muhammad Zein, Putri Raj Wulandari Nasution, and Rizky Okctaviana. “GERAKAN DAN GAGASAN ISLAM NUSANTARA DI INDONESIA.” TARBIYAH: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pengajaran 3, no. 2 (December 31, 2024): 350–55. https://jurnal.diklinko.id/index.php/tarbiyah.
Estuningtyas, Retna Dwi. “MEMPERBAIKI TRADISI KEILMUAN.” Jurnal Retorika 1, no. 1 (2019): 51–65.
Firdaus, Syarif, and Dzulkifli Hadi Imawan. “Masa Penjajahan Dan Puncak Intelektual.” Al Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama 10, no. 2 (2024): 95–113.
Firmansyah, Siddik. “Muhammad Arsyad Al-Banjari Sebagai Ulama Nusantara: Kajian Metodologi Sejarah Terhadap Karya Arsyad Al-Banjari.” Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam 12, no. 2 (2024). https://doi.org/10.24235/tamaddun.v12i2.11660.
Hasanah, Ulfatun. “Pesantren Dan Transmisi Keilmuan Islam Melayu-Nusantara.” ’Anil Islam 8, no. 2 (2015): 204–24.
Mahfudloh, Ririn Inayatul. “Peran Sanad Keilmuan Dalam Pengembangan Pondok Pesantren.” QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 1, no. 1 (2023): 23–30. https://doi.org/10.62048/qjms.v1i1.7.
Maknun, Moch Lukluil, Muhammad Aji Nugroho, and Yuyun Libriyanti. “Kontribusi Ulama Nusantara Terhadap Keilmuan Islam Di Indonesia; Studi Kasus Inventarisasi Manuskrip Ponpes Tremas Dan Tebuireng.” Muslim Heritage 7, no. 1 (2022): 111–40. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v7i1.3625.
Mufidah, Ida, and Muhammad Fathoni Hasyim. “Corak Pemikiran Dan Peradaban Islam Nusantara Di Kerajaan Aceh Darussalam.” Alhamra: Jurnal Studi Islam 5, no. 2 (2024): 127–41. https://doi.org/10.32495/nun.v7i1.232.
Muhammad, Nurdinah. “KARAKTERISTIK JARINGAN ULAMA NUSANTARA MENURUT PEMIKIRAN AZYUMARDI AZRA” 14, no. 1 (2012): 73–87.
Muhid, Syabrowi, and Andris Nurita. “EPISTEMOLOGI KITAB SYARAH HADIS ‘MANHĀJ DHAWĪ AL-NAẒAR FĪ AL-SHARḤ ALFIYYAH ‘ILM AL- ATHAR’ KARYA SYEKH MAḤFŪẒ TARMAS.” El-Buhuth 6, no. 1 (2023): 177–92.
Mustaghfirin, M. Khairul, and Ghalby Nur Muhammad. “Transmisi Dan Kontribusi Dalam Jaringan Sanad Syekh Yasin Padang.” Refleksi 20, no. 1 (2021): 97–116. https://doi.org/10.15408/ref.v20i1.19763.
Muthalib, A, and Khairuddin. “Syekh Nawawi Al-Bantani: Ulama Indonesia Sebagai Motivator Bagi Generasi Sesudahnya.” Jurnal Edukasi 13, no. 1 (2025): 312–23.
Nawawi, Ruston. “GENEALOGI KIAI JAWA (Studi Sanad Keilmuan Dan Nasab Kiai Pondok Pesantren Jampes ).” Jurnal Kajian Islam Interdisipliner 8, no. 2 (2023): 1–28.
Pradana, Ryan Yusuf, and Dzulkifli Hadi Imawan. “Corak Pemikiran Dan Peradaban Islam Nusantara Di Kerajaan Aceh Darussalam Patterns of Islamic Thought and Civilization of the Archipelago in the Kingdom of Aceh Darussalam.” Alhamra: Jurnal Studi Islam 5, no. 2 (2024): 127–41.
Safitri, Cindika Melia. “Relevansi Kitab Nuruzh Zhalam Karya Imam An-Nawawi Al-Bantani Sebagai Sumber Sejarah Di Era Globalisasi.” Prosiding Konfrensi Nasional Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam Konmaspi 1 (2024): 846–54.
Sholihah, Ellyatus, Sofyan As-Tsauri, and Khoirin Nikmah. “Islam Nusantara Sebagai Model Pemikiran Dan Pengamalan Islam.” Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam 2, no. 1 (2025): 274–81. https://doi.org/10.61132/moral.v2i1.613.
Syafi’i, Sufyan. “Urgensitas Sanad Sebagai Modal Sosial Pesantren Dalam Deradikalisasi Islam.” The International Journal of Pegon : Islam Nusantara Civilization 3, no. 02 (2020): 161–90. https://doi.org/10.51925/inc.v3i02.25.
Syaifullah, A. “Moderasi Islam Dalam Kitab Sabilal Muhtadin: Kearifan Lokal Tanah Banjar.” Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer 2, no. 1 (2020): 31–44. https://doi.org/10.18592/msr.v2i1.3676.
Zubair. “K . H . Abdullah Syafi ’ Ie : Ulama Produk Lokal Asli.” Buletin Al-Turas (2020) 21(2) 315-342 21, no. 2 (2020): 315–442.