DARI SEMARANG KE SOLO JEJAK SEJARAH IPNU DAN IPPNU SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN DAN DAKWAH DALAM PERADABAN ISLAM INDONESIA

Authors

  • Muhammad Nur Wahyu Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP PGRI) Wates
  • Tya Rokasih Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP PGRI) Wates

DOI:

https://doi.org/10.19109/tanjak.v6i2.35259

Keywords:

IPNU, IPPNU, Sejarah Pendidikan, Dakwah Moderat, Semarang-Solo.

Abstract

Transisi historis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dari Semarang menuju Solo sebagai poros perubahan strategi pendidikan dan dakwah dalam peradaban Islam di Indonesia. Secara historis, kelahiran organisasi ini di Semarang pada masa transisi kemerdekaan merupakan respons terhadap kebutuhan wadah pendidikan inklusif bagi pelajar santri. Namun, seiring perkembangannya, terjadi pergeseran pusat aktivitas menuju Solo yang membawa dampak signifikan pada paradigma organisasi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka (library research), penelitian ini membedah berbagai literatur dan arsip sejarah untuk menemukan keterkaitan antara ruang geografis dengan transformasi ideologi dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika Semarang menjadi simbol kristalisasi identitas intelektual, maka Solo berperan sebagai ruang pendewasaan strategis di mana IPNU dan IPPNU mulai mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama (wasathiyah) dengan kearifan lokal secara lebih sistematis. Transformasi ini berhasil menjadikan kedua organisasi tersebut sebagai pilar pendidikan yang adaptif terhadap arus modernitas namun tetap teguh pada akar tradisi pesantren. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa jejak sejarah dari Semarang ke Solo merupakan bukti evolusi strategi dakwah moderat yang kontributif dalam membangun peradaban Islam Nusantara yang inklusif dan berkemajuan.

References

Anam, C. (2010). Pertumbuhan dan Perkembangan Nahdlatul Ulama. Jakarta: Duta Aksara Mulia.

Fauzi, A. (2019). Genealogi Gerakan Pelajar NU: Sejarah dan Dinamika. Jakarta: LTN NU.

Hasan, M. (2022). Dakwah Pelajar di Era Disrupsi: Tantangan dan Strategi. Surabaya: Global Press.

Nuraini, S. (2020). Eksistensi IPPNU dalam Gerakan Perempuan di Indonesia. Jurnal Sejarah dan Kebudayaan, Vol. 14(2).

Slamet, S. (2021). Moderasi Beragama: Strategi IPNU-IPPNU dalam Menangkal Radikalisme di Sekolah. Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 9(1).

Van Bruinessen, M. (1994). NU: Tradisi, Relasi-relasi Kuasa, Pencarian Wacana Baru.

Yogyakarta: LKiS.

Fauzi, A. (2019). Genealogi Gerakan Pelajar NU: Sejarah dan Dinamika. Jakarta: LTN NU.

Hasan, M. (2022). Dakwah Pelajar di Era Disrupsi: Tantangan dan Strategi. Surabaya: Global Press.

Huda, M. N. (2020). "Peran IPNU dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah Umum". Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45-60.

Kusumawati, R. (2021). "Kepemimpinan Perempuan di IPPNU: Analisis Historis dan Sosiologis". Jurnal Kajian Gender, 15(2), 112-128.

Maimun, M. (2018). Pendidikan Karakter Berbasis Aswaja: Studi Kasus Gerakan Pelajar NU.

Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Prastowo, A. (2023). "Transformasi Strategi Dakwah Moderat Pelajar NU di Jawa Tengah". Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 10(3), 201-215.

Rohman, F. (2017). Sejarah Pergerakan Pelajar di Indonesia: Dari Masa Kolonial hingga Reformasi. Jakarta: Obor.

Slamet, S. (2021). "Moderasi Beragama: Strategi IPNU-IPPNU dalam Menangkal Radikalisme di Sekolah". Jurnal Ilmiah Pendidikan, 9(1), 12-25.

Utomo, S. B. (2025). Peta Sejarah Islam Nusantara di Solo Raya. Surakarta: Solo Press.

Wahyuni, T. (2020). "Inklusivitas Pendidikan Islam melalui Organisasi Pelajar Putri". Jurnal Pedagogia, 8(2), 88-102.

Published

2026-04-30

How to Cite

Muhammad Nur Wahyu, and Tya Rokasih. “DARI SEMARANG KE SOLO JEJAK SEJARAH IPNU DAN IPPNU SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN DAN DAKWAH DALAM PERADABAN ISLAM INDONESIA”. Tanjak: Sejarah dan Peradaban Islam 6, no. 2 (April 30, 2026): 109–115. Accessed May 9, 2026. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/tanjak/article/view/35259.