DARI PERANG SALIB HINGGA WAR ON TERROR: SEJARAHPANJANG ISLAMOFOBIA DI EROPA
DOI:
https://doi.org/10.19109/tanjak.v6i1.35515Keywords:
Islamofobia, Muslim minoritas, war on terror, integrasisosial, eropa.Abstract
Penelitian ini membahas perkembangan Islam di Eropa dan munculnya Islamofobia terhadap muslim sebagai kelompok minoritas. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan Islam dan Eropa, faktor penyebab Islamofobia, serta dampaknya terhadap kehidupan muslim di Eropa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari jurnal dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamofobia di Eropa dipengaruhi oleh sejarah panjang hubungan Islam dan Barat, seperti Perang Salib, kolonialisme, dan peristiwa 11 September 2001. Media dan kebijakan politik turut memperkuat stereotip negatif terhadap Islam. Dampaknya terlihat dalam bentuk diskriminasi, marginalisasi sosial, dan kesulitan integrasi Muslim di Eropa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Islamofobia bukan hanya fenomena kontemporer pasca 9/11, tetapi merupakan konstruksi historis yang berkembang melalui konflik, migrasi, serta dinamika politik global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islamofobia merupakan fenomena historis dan sosial yang terus berkembang hingga saat ini.
References
Aniroh, A. “Perang Salib Serta Dampaknya Bagi Dunia Islam dan Eropa.” AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam dan Budaya 1, no. 1 (2021).
Bell, David Andreas, Marko Valenta, dan Zan Strabac. “A Comparative Analysis of Changes in Anti-Immigrant and Anti-Muslim Attitudes in Europe: 1990–2017.”Comparative Migration Studies 9, no. 57 (2021).
Kazanci, H. The Rise of Anti-Muslim Racism in Europe. Anadolu Agency Publications, 2021.
Kedang, Ambrosius Yustinus. “Internasionalisasi dan Internalisasi Wacana War on Terror.” Jurnal Sospol 3, no. 2 (2017): 21–42. Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam, Vol. 6 No.1, 2026 53
Nurdin, M. A. “Islam di Eropa: Mendayung di antara Debat dan Negosiasi.” Ilmu Ushuluddin 5, no. 2 (2018): 155–166.
Sahrasad, Herdi, dan Septa Dinata. “Muslim Eropa, Terorisme dan Gerakan Anti-Islam di Eropa: Sebuah Refleksi.” Jurnal Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam 18, no. 1 (2018): 1–25.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2022.
Tambunan, Putri Marlen Noviana, dan Ainun Nur Baiti. “Tantangan terhadap Integrasi: Pengaruh Islamofobia terhadap Politik Eropa.” Convergence: Journal of Global Dynamics (2025): 155–172.
Tavkhelidze, Tatia. “Historical Origins of European Islamophobia: The Nexus of Islamist Terrorism, Colonialism and the Holy Wars Reconsidered.” Journal of the Contemporary Study of Islam 2, no. 2 (2021).
https://contemporarystudyofislam.org/index.php/jcsi/article/view/64/25
Uenal, F., R. Bergh, J. Sidanius, A. Zick, S. Kimel, dan J. R. Kunst. “The Nature of Islamophobia: A Test of a Tripartite View in Five Countries.” Personality and Social Psychology Bulletin 47, no. 2 (2021): 275–292.
Zakiya, R. K. E., dan A. Yasin. “Peradaban Islam di Eropa pada Era Kesultanan Turki Utsmani.” Jurnal Pendidikan Tambusai 8, no. 3 (2024): 43965–43971.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2018.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nita -, Rintan -, Dimas -, Annisa -

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

