RESTORATIVE JUSTICE IN THE NEW CRIMINAL CODE AS A MANIFESTATION OF PROPHETIC LAW VALUES AND PANCASILA
Main Article Content
Abstract
This research aims to explain the extent to which the principle of restorative justice in the 2023 Criminal Code reflects prophetic legal values and how their implications are for the practice of Pancasila values. This study adopts a normative juridical methodology combined with a descriptive-analytical approach. Data is collected through literature review including primary, secondary, and tertiary legal sources, and then processed qualitatively. The results show that the application of restorative justice in the 2023 Criminal Code is in line with three main values in the prophetic legal framework, namely the dimensions of divinity, humanity, and justice. This approach also reflects the practice of Pancasila values, especially in upholding human dignity, deliberation, and social justice. Thus, the 2023 Criminal Code not only represents the renewal of the national criminal law, but also becomes a forum for humanist and transformative legal transformation based on the noble values of the nation.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
How to Cite
References
Ali, Muhammad Husin, Akhmad Saripudin, dan Andi Bahri Saputra. “Kedudukan Pancasila Sebagai Norma Dasar Dalam Kasus Pernikahan Beda Agama di IndonesiaTinjauan Teori Hans Kelsen (Stufenbau Theory).” Jurnal Kolaboratif Sains 8, no. 1 (2025): 512–20. https://doi.org/https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6766.
Ali, Zainuddin. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2022.
Christianto, Hwian. “Norma Persatuan Sebagai Batasan Perbuatan Pidana Penyebaran Ujaran Kebencian Melalui Internet.” Veritas et Justitia 6, no. 1 (2020): 94–126. https://doi.org/https://doi.org/10.25123/vej.3501.
Gemilang, Gilang, dan Ismaidar Ismaidar. “Politik Hukum Restorative Justice Dalam Pembaharuan Hukum Pidana di Indonesia.” Semarang Law Review 4, no. 1 (2024): 7370–7382. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8733.
Hasan, Zainudin, Fathaniah Ghaisani Putri, Cinta Jivara Riani, dan Amanda Putri Evandra. “Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembentukan Peraturan Hukum di Indonesia.” Perkara: Jurnal Ilmu Hukum dan Politik 2, no. 2 (2024): 138–50. https://doi.org/https://doi.org/10.51903/perkara.v2i2.1863.
Hobson, Jonathan, Anamika Twyman-Ghoshal, Rebecca Banwell-Moore, dan Daniel P Ash. ““Restorative Justice, Youth Violence, and Policing: A Review of the Evidence.” MDPI Journal Laws 11, no. 4 (2022). https://doi.org/https://doi.org/10.3390/laws11040062.
Muin, Fatkhul. “Paradigma Relasi Hukum Profetik: Pancasila Dalam Pembangunan Hukum Nasional.” Jurnal Kewarganegaraan 7, no. 2 (2023): 2169–75. https://doi.org/https://doi.org/10.31316/jk.v7i2.5631.
Rahmad, Noor. “Hukum Profetik Pancasila: Studi Tentang Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Sistem Hukum Indonesia.” In Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum, 107–15, 2024.
Rizqullah, Teuku Muharam, dan Fatma Ulfatum Najicha. “Pengimplementasian Ideologi Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.” Jurnal Kewarganegaraan 6, no. 2 (2022): 2630–33. https://doi.org/https://doi.org/10.31316/jk.v6i2.3072.
Sari, Ratna, dan Fatma Ulfatun Najicha. “Memahami Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Dasar Negara Dalam Kehidupan Masyarakat.” Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN 7, no. 1 (2022): 53–58. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/harmony.v7i1.56445.
Sirait, Adi Syahputra. “Asas Peradilan Sederhana, Cepat Dan Biaya Ringan Dalam Peradilan Tindak Pidana Korupsi Di Pengadilan Negeri Medan.” Jurnal Al-Maqasid 7, no. 1 (2021). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31602/al-adl.v12i1.4328.
Utami, Tanti Kirana, Ardelia Lananda, Cindy Claudia Simbolon, Mila Arastasya, Nayla Ratu Baidhowi, dan Pusfa Januwati. “Pengaruh Teori Perundang-undangan Terhadap Dinamika Norma Hukum Dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Hukum Ius Publicum 5, no. 2 (2024). https://doi.org/10.55551/jip.v5i2.199