UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA PLAY DOUGH

  • Yecha Febrieanitha Putri Universitas Islam Negeri Raden Fatah
Keywords: kemampuan motorik halus, media play dough

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan motorik halus dapat ditingkatkan melalui media play dough. Penelitian dilaksanakan pada kelompok A PAUD Adzkiyah Desa Sukarami dengan jumlah anak yaitu 12 orang yang dilaksanakan tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian tindakan kemmis dan taggart dengan menggunakan 2 siklus masing-masing siklus dilakukan 3 pertemuan. Setiap pertemuan dilakukan dengan empat kegiatan yaitu. Perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Analisis data menggunakan analisis data analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Analisis data kuantitatif diperoleh dari diskripsi nilai pra-siklus, siklus satu dan siklus dua. Sedangkan analisis data kualitatif diperoleh dari catatatan lapangan, catatan dokumentasi dan catatan wawancara dengan menggunakan empat bagian yaitu data reduction, data display dan data kesimpulan. Hasil dari penelitian kemampuan motorik halus melalui media play dough di kelompok A PAUD Adzkiyah Desa Sukarami mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Nilai pada siklus 1 yaitu sebesar 61,17% kemudian meningkat ke siklus 2 menjadi 80,08%.             Kata Kunci: kemampuan motorik halus, media play dough

References

Arikunto. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Beaty, Janice J. 2013. Observasi Perkembangan Anak Usia Dini, Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Bee, Helen. 1994. Life Span Development. New York: Hareper Collins College Publisher.
Berk, Laura E. 2012. Development Through the Lifespan (Dari Prenatal Sampai Remaja-Transisi Menjelang Dewasa) Edisi Kelima. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Brian, Sharkey, J.2003. Kebugaran dan Kesehatan. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa.
Dariyo, Agoes. 2011. Psikologi Perkembangan Anak Tiga Tahun Pertama, Bandung: Refika Aditama.
Dewi, Rosmala. 2005. Berbagai Masalah Anak Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidan Tinggi.
Emzir. 2013. Metodologi Penelitian Pendidikan, Kuantitatif & Kualitatif Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Gallahu, David L. dan John C. Oznum. 1998. Understanding Motor Development. Boston: MC Graw Hill Ccompanies.
Magill, Richard A. 1998. Motor Learning. Boston: MC Graw Hill.
Mattew B dan Milles A Hubermen. 1992. Analisis data Kualitatif, Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: Universitas Indonesia.
Moleong, Lexy J. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Rumini dan Sundari, Perkembangan Anak dan Remaja, (Jakarta: Renika Cipta).
Santrock, John W. 2012. Life-Span Development, Perkembangan Masa-Hidup, Jakarta: Erlangga,
Schreiber, James & Kimberly Asner-Self. Educational Research. United States of America: John Wiley & Sons, Inc.
Sudono, Anggani. 2002. Sumber Belajar dan Alat Permainan untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Grasindo,
Suyadi. 2010. Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini. Jogjakarta: Pedagogja.
Syamsuddin AR & Vismaia S. Damaianti. 2009. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Jakarta: Pascasarjana UNJ dengan PT. Rosdakarya.
Yaumi, Muhammad & Muljiono Damopolii. 2014. Action Research Teori, Model, Dan AplikasI. Jakarta: kencana.
Published
20-12-2018
How to Cite
Putri, Y. F. (2018). UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA PLAY DOUGH. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 60-71. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/ra.v2i2.2848