The Contribution Of Sufism In Facing Covid-19 Pandemic

Main Article Content

Syamsul Bakri
M. Agus Wahyudi

Abstract

Tasawuf merupakan aspek esoterik dalam Islam syang mengajarkan penyucian diri (taskiyatun nafs) untuk  mendekatkan diri kepada Tuhan serta sebagai langkah awal untuk memperbaiki perilaku mansuia sebagai mahluk sosial yang memiliki akhlaq dan moral. Tasawuf sebagai ilmu batiniah yang menyeimbangkan hubungan manusia secara vertikal (Tuhan) dan horizontal (manusia). Disaat dunia sedang dilanda Covid-19 maka perilaku yang ditunjukan masyarakat pun berbeda-beda. Kejadian ini tidak hanya menyangkut permasalahan kesehatan tapi juga menyangkut permasalahan keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi kepustakaan dengan rumusan masalah bagaimana deskripsi peran tasawuf dalam menghadapi wabah Covid-19. Tujuan dari dari penelitian ini akan mendeskripsikan nilai-nilai tasawuf dalam berkontrubusi memutus mata rantai penyebarann wabah Covid-19. Hasil dari penelitian ini adalah praktik uzlah (mengasingkan diri) dan khalwat (menyendiri) dalam tasawuf dapat dijadikan alternatif dalam memutus laju penyebaran wabah Covid-19.

Article Details

How to Cite
“The Contribution Of Sufism In Facing Covid-19 Pandemic”. Spiritual Healing : Jurnal Tasawuf dan Psikoterapi 2, no. 1 (June 16, 2021): 1–8. Accessed May 27, 2024. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/SH/article/view/7899.
Section
Articles

How to Cite

“The Contribution Of Sufism In Facing Covid-19 Pandemic”. Spiritual Healing : Jurnal Tasawuf dan Psikoterapi 2, no. 1 (June 16, 2021): 1–8. Accessed May 27, 2024. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/SH/article/view/7899.